Menambahkan Kaporit ke Kolam Renang akan mendisinfeksi kolam renang dan membantu mencegah pertumbuhan ganggang.
Algasida, seperti namanya, membunuh ganggang yang tumbuh di kolam renang. Jadi, apakah menggunakan algasida di kolam renang lebih baik daripada menggunakan Kaporit Kolam Renang?
Pertanyaan ini telah menyebabkan banyak perdebatan. Karena itu, kami akan membahasnya lebih lanjut dalam artikel ini.
Baca Juga
Daftar Isi
Kaporit
Faktanya, kaporit kolam renang mengandung berbagai senyawa klorida yang larut dalam air untuk menghasilkan asam hipoklorit.
Asam hipoklorit memiliki efek disinfektan yang kuat. Senyawa ini sangat efektif dalam membasmi mikroorganisme berbahaya.
Kaporit kolam renang sering digunakan sebagai disinfektan di kolam renang untuk memastikan kesehatan perenang.
Selain itu, kandungan klorin dalam kaporit juga memberikan manfaat untuk mengoksidasi kontaminan, mengurai bahan organik seperti keringat, air seni, dan minyak tubuh.
Tindakan ganda ini, membersihkan dan mengoksidasi, membuat klorin menjadi senyawa kimia yang sangat diperlukan untuk menjaga air kolam renang tetap bersih dan jernih.
Algasida
Algasida adalah bahan kimia yang dirancang khusus untuk mencegah dan mengendalikan pertumbuhan alga di kolam renang.
Ganggang, meskipun biasanya tidak berbahaya bagi manusia, dapat menyebabkan air kolam renang berubah menjadi hijau, keruh, dan tidak menarik.
Ada berbagai jenis algasida yang tersedia, termasuk yang berbasis tembaga, senyawa amonium kuartener, dan algasidas polimer.
Ini penting diketahui karena masing-masing jenis tersebut mempunyai metode kerjanya sendiri terhadap berbagai jenis ganggang yang spesifik.
Tidak seperti klorin, algasida bukanlah pembersih yang kuat dan tidak secara efektif dan cepat membunuh bakteri atau virus.
Sebaliknya, obat kolam renang ini bertindak sebagai langkah preventif, menghentikan spora ganggang berkecambah dan berkembang biak.
Hal ini dapat sangat berguna di kolam yang rentan terhadap pertumbuhan ganggang karena faktor-faktor seperti suhu hangat, curah hujan yang tinggi, atau beban perendaman yang tinggi.
Algasida, meskipun efektif melawan ganggang, tidak menggantikan kebutuhan akan desinfeksi yang dilakukan klorin dalam kaporit. Namun, algasida masih bagus digunakan.
Apakah Algasida Lebih Baik dari Kaporit?
Tidak perlu diperdebatkan apakah algasida lebih baik daripada klorin. Pilihan antara algasida dan klorin bukanlah pilihan baik atau buruk, melainkan masalah keseimbangan dan preferensi.
Bagaimana Menggunakan Keduanya untuk Membasmi Ganggang?
Seperti dijelaskan, melakukan shocking treatment pada kolam renang dan menambahkan algasida ke dalam air adalah dua cara untuk menghilangkan ganggang hijau.
Namun, anda tidak boleh melakukan kedua hal ini secara bersamaan. Klorin bercampur dengan bahan algasida dan membuatnya tidak efektif.
Klorin dalam kaporit yang digunakan dalam perawatan shocking treatment menyerang rantai polimer dalam algasida berbasis quat dan bergabung dengan ion-ion dalam algasida berbasis logam.
Hal ini berarti anda hanya membuang-buang algasida dengan menuangkannya ke dalam kolam yang baru saja dilakukan perawatan shocking tretment.
Algasida berfungsi paling baik sebagai pencegahan. Waktu terbaik untuk memasukkannya adalah setelah melakukan shocking treatment dan kadar klorin turun di bawah 5 ppm.
Langkah Melakukan Shocking Treatment dan Menambahkan Algasida untuk Basmi Ganggang
Langkah 1
Vakum kolam renang, mulai dinding hingga dasar. Klorin yang anda tambahkan akan bercampur dengan endapan ini jika tidak membuangnya.
Langkah 2
Sikat sisi kolam, tangga dan perlengkapan lainnya untuk menghilangkan ganggang yang menempel di permukaan. Ganggang akan menggantung di dalam air di mana klorin dapat menjangkaunya.
Langkah 3
Gunakan proporsi bahan shocking treatment yang tepat. Biasanya satu kantong per 10.000 galon. Unutk melakukan treatment ini, gandakan jumlah tersebut. Jika kolam anda sangat gelap dosisnya bisa ditambah lagi.
Biar lebih aman, ikuti petunjuk pada wadah bahan shocking treatment untuk mengetahui jumlah yang tepat untuk ditambahkan.
Langkah 4
Tuangkan bahan shocking treatment ke dalam kolam pada sore atau malam hari. Selanjutnya, nyalakan pompa sirkulasi sepanjang malam.
Langkah 5
Pantau tingkat kadar klorin dalam air kolam renang. Jika sudah di bawah 5 ppm, tambahkan algasida untuk mencegah pertumbuhan ganggang lebih lanjut. <DP>











