Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 2

Fakhri Adzhar

Ilustrasi kolam renang keruh. Ini bisa terjadi setelah melakukan shocking treatment.
Ilustrasi kolam renang keruh. Ini bisa terjadi setelah melakukan shocking treatment.Ilustrasi kolam renang keruh. Ini bisa terjadi setelah melakukan shocking treatment.

Sebelumnya, kami sudah membahas setidaknya dua hal yang menyebabkan kolam renang jadi keruh pasca melakukan shocking treatment. Anda bisa membaca artikelnya di sini.

Sekarang, kami akan menambahkan kembali tiga penyebab di antaranya. Sekali lagi, pastikan anda membaca sampai habis untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif.

Tingkat Asam Sianurat yang Tinggi

Sebelumnya, kami sudah membahas dua alasan. Sekarang, alasan ketiga yang mungkin mengapa kolam renang anda keruh setelah di-shock adalah karena konsentrasi Asam Sianurat yang tinggi.

Juga dikenal sebagai stabilizer atau kondisioner, Asam Sianurat sejatinya adalah bahan kimia yang bermanfaat untuk dimiliki di kolam renang.

Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 2

Asam Sianurat bertindak sebagai “tabir surya” untuk klorin, melindunginya agar tidak rusak di bawah sinar UV matahari yang keras.

Namun, kelebihan Asam Sianurat dalam air kolam renang lebih berbahaya daripada manfaatnya. Hal ini dapat menyebabkan klorin tidak efektif dan air keruh setelah shocking treatment.

Kejadian kolam keruh biasanya terjadi usai melakukan shocking treatment menggunakan natrium diklor. Ini adalah jenis klorin yang distabilkan, yang berarti mengandung Asam Sianurat.

Cara Mengatasinya

Untuk mencegah keruh, uji kadar air kolam renang sebelum melakukan shocking treatment untuk menentukan tingkat Asam Sianurat.

Jangan gunakan kejutan diklor jika tingkatnya di atas kisaran ideal 30-50 ppm. Sebagai gantinya, pilihlah klorin yang tidak stabil seperti kaporit atau klorin cair.

Sama seperti Kesadahan Kalsium, tingkat Asam Sianurat hanya dapat diturunkan dengan mengencerkan air kolam renang dengan pengurasan dan pengisian ulang.

Penyebab Keruh Pasca Shocking Treatment karena Kontaminan Tinggi

Mengalami kesulitan dalam mempertahankan kadar klorin yang ideal di kolam renang? Itu adalah petunjuk bahwa anda sedang menghadapi kontaminasi air yang serius.

Ketika anda melakukan shocking treatment pada kolam renang untuk meningkatkan kadar klorin, tetapi air berubah menjadi keruh dan kadar klorin kembali mendekati nol dalam satu atau dua hari, Anda mungkin perlu melakukan shock dua atau tiga kali lipat untuk menghilangkan semua kontaminan organik di dalam air.

Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 2

Hal ini paling sering terjadi setelah hujan deras yang membawa kontaminan dan mengubah tingkat pH dan selama periode suhu tinggi.

Selain itu, juga setelah penggunaan kolam renang yang meningkat atau setelah menggelar acara di kolam renang utama.

Terakhir, keruh terjadi ketika kolam renang anda berada pada tahap awal pertumbuhan ganggang yang akan datang.

Jika semua aspek lain dari kimia air kolam renang seimbang, anda hanya perlu mlakukan lebih banyak shocking treatment pada kolam renang.

Sirkulasi dan Filtrasi yang Buruk

Ketidakstabilan kadar kimiawi kolam renang tidak selalu menjadi penyebab utama ketika air kolam berubah menjadi keruh setelah dilakukan shocking treatment.

Hal ini bisa juga disebabkan karena sistem sirkulasi dan filtrasi kolam renang anda tidak berjalan optimal.

Sirkulasi air yang buruk atau tidak memadai mencegah klorin dari shocking treatment masuk dengan benar ke dalam air.

Penyebab Kolam Renang Keruh Pasca Shocking Treatment – Part 2

Filter anda juga tidak dapat dengan mudah menghilangkan kontaminan mikroskopis. Kedua hal tersebut dapat menyebabkan air keruh.

Bayangkan seseorang menuangkan gula ke dalam segelas air yang diam dan tidak bergerak. Jika mereka mengaduk air setelah menambahkan gula, gula akan menghilang. Tetapi jika mereka tidak menggerakkan air sama sekali setelah menambahkan gula, air akan menjadi keruh.

Hal yang sama juga terjadi pada kolam renang anda jika tidak “mengaduk” air menggunakan proses sirkulasi setelah menambahkan bahan kimia.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasinya, jalankan pompa kolam renang setidaknya satu kali putaran penuh (sekitar 8 jam atau lebih) setiap hari.

Bersihkan saringan pompa dan filter sesering mungkin, dan periksa pengukur tekanan pada filter kolam renang untuk memantau kapan filter harus dibersihkan atau dicuci ulang.

Jika media filter sudah melewati masa pakainya, pertimbangkan untuk menggantinya demi menjaga efisiensi penyaringan.

Penutup

Itulah penjelasan tentang penyebab kolam renang menjadi keruh pasca melakukan shocking treatment. Segera konsultasikan dengan profesional kolam renang jika hal ini terjadi.

Anda bisa menghubungi Dimulti Pool sebagai kontraktor kolam renang profesional dan berpengalaman untuk mengembalikan air kolam menjadi jernih kembali.

Pengalaman teknisi kami selama belasan tahun di bidang ini akan membantu anda dari masalah yang cukup memusingkan tersebut. <DP>

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.