Ganggang hijau merupakan salah satu masalah yang sering dialami pemilik kolam renang. Namun, tanpa disadari, penyebab pertumbuhan ganggang juga bisa karena kita sendiri, salah satunya penggunaan pupuk tanaman.
Pupuk memang akan menyuburkan tanaman, sementara tanaman adalah makhluk hidup. Sialnya, ganggang juga salah satu jenis makhluk hidup yang sistem tubuhnya mirip tanaman.
Karena itu, kalau anda punya tanaman di sekitar kolam renang, ada baiknya hati-hati. Kami akan membahas bagaimana pupuk bisa menjadi penyebab pertumbuhan ganggang di kolam renang.
Baca Juga
Daftar Isi
Pupuk Tanaman Rentan Menyebabkan Pertumbuhan Ganggang
Ada ribuan jenis ganggang yang telah diketahui oleh para ilmuwan. Alam dapat meningkatkan pertumbuhan ganggang dengan sendirinya.
Namun, pupuk udara yang digunakan oleh manusia dapat secara tidak sengaja membuat berbagai jenis ganggang tersebut tumbuh lebih cepat.
Pikirkan semua pupuk yang ada di udara di area di mana kolam berada, seperti lapangan golf, sekolah, taman, dll. Ditambah lagi, saat ini banyak pemilik rumah residensial yang gemar membuat kolam renang.
Sebagai contoh setiap kali tanaman dalam pot yang berada di dekat tepi kolam renang disiram dan airnya mengalir atau terciprat ke dalam kolam atau kapan saja desain drainase yang buruk memungkinkan air mengalir ke kolam dari penanam.
Dengan begitu, anda memberi makan pupuk ke ganggang. Ini juga akna membantunya tumbuh lebih cepat.
Aplikasi pupuk bahkan lebih sulit dikendalikan. Pemilik rumah sering kali tidak menyadari apa yang dilakukan pupuk di kolam renang dan betapa mudahnya ganggang tumbuh.
Begitu anda melihat ganggang, anda harus mengatasinya, atau ganggang akan menyebar dengan cepat. Kolam renang dapat bahkan bisa tercemar ganggang walau terlihat sangat jernih.
Perhatikan Kondisi Filter Kolam Renang
Kita tidak dapat mengendalikan setiap faktor manusia dan lingkungan. Inilah sebabnya mengapa filter yang bersih dan rutin diservis sangat penting untuk mengurangi pembentukan ganggang.
Jenis filter yang anda gunakan penting, karena semua filter sedikit berbeda. Filter D.E., kartrid dan filter pasir menjebak kotoran pada tingkat yang berbeda.

Untuk mencegah pertumbuhan ganggang, memang paling efektif menggunakan filter D.E. / Quad D.E.. Ini merupakan filter dengan media bubuk diatomik yang disediakan.
Filter ini juga tersedia katup pencucian balik multiport. Filter DE memang lebih baik dalam penyaringan dibandingkan dengan kartrid serat standar atau filter pasir. Namun, harganya jauh lebih mahal.
Sikat Dinding dan Dasar Kolam Renang
Menyikat dinding sebagai bagian dari perawatan rutin kolam renang juga sangat penting, baik ada ganggang atau tidak.
Ganggang memiliki lapisan pelindung muatan negatif alami. Agar algasida dan disinfektan menjadi efektif, menyikat sangat penting.

Jenis perawatan ini akan membantu memecah film yang memungkinkan bahan kimia koneksi positif / negatif untuk melakukan tugasnya dan membunuh dan mengendalikan ganggang.
Menjaga Kadar Air Ideal
Sementara itu, kadar klorin juga harus dijaga dalam kondisi ideal. Kadar klorin yang rendah secara terus menerus akan membiakkan ganggang kuning terlebih dahulu, biasanya di area yang teduh.
Pertumbuhan ganggang kuning di kolam renang biasanya berada di area yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Matahari bakal membantu membunuh dan mengendalikan ganggang.

Awalnya ganggang akan mudah dibersihkan, mungkin selama satu atau dua minggu pertama. Kemudian ganggang akan berakar dan Anda akan membutuhkan sikat nilon kawat 50% untuk menghilangkannya. Meski begitu, anda pasti bakal masih susah menghilangkan semuanya.
Karena itu, selalu lebih baik untuk segera mengatasinya segera setelah melihat adanya ganggang. Jika kadar klorin dalam kolam renang makin rendah, ganggang kuning akan berubah menjadi ganggang hitam dan hijau.
Ganggang hitam dan hijau, yang menempel pada permukaan kolam dan masuk ke dalam bakal makin menyulitkan anda untuk membersihkannya.
Segera lakukan shocking treatment kalau kejadiannya sudah seperti itu. Jangan lupa tambahkan algasida atau terusi hingga kadarnya mencapai 30 atau 40 ppm. <DP>











