Mengecek kadar air kolam renang sangatlah penting untuk menjaga kualitas air kolam agar selalu stabil. Kualitas air yang stabil yaitu jika air memiliki kadar pH dan chlorine yang ideal. Selain itu, air kolam renang juga harus selalu bersih dan juga jernih.

Jika kualitas air bagus dan jernih, maka pengguna akan merasa nyaman dan tidak takut terkena penyakit saat berenang di kolam tersebut.

Setiap air kolam renang memiliki kadar pH dan chlorine yang berbeda-beda. Yang dimaksud dengan kadar pH yaitu derajat keasaman. Derajat ini digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan termasuk aik kolam renang.

Sedangkan chlorine, yaitu bahan kimia yang paling sering digunakan untuk membunuh bakteri yang cukup sederhana pada kolam renang. Kedua kadar air kolam renang tersebut harus berada pada kondisi ideal agar air aman untuk digunakan.

Baca juga : 6 Hal Membuat Konstruksi Kolam Renang Menjadi Mahal

Cara Mengecek Kadar Air Kolam Renang

Pentingnya Mengecek Kadar Air Kolam Renang

Mengecek kadar air kolam renang sangat mudah. Terlebih dengan kehadiran alat yang disebut test kit. Test kit adalah alat sederhana yang digunakan untuk mengukur tingkat pH dan chlorine air kolam renang. Bentuknya berupa dua tabung kecil dan dua botol kecil cairan yang disebut oto phenol yang dikemas dalam satu kotak. Sedangkan untuk mengecek kadar air kolam renang dengan menggunakan test kit, adalah sebagai berikut:

  1. Ambil tabung kemudian isi dengan air kolam dengan cara memasukkan tabung ke kolam hingga kedalaman kira-kira sebatas lengan. Isilah tabung test kit hingga sebatas garis yang tertera pada tabung.
  2. Teteskan 5 tetes Phenol Red pada tabung pH dan teteskan 5 tetes Orthotolidine pada tabung chlorine. Kemudian tutup tabung dan kocok sebentar lalu lihat perubahan warna yang terjadi.
  3. Cocokkan perubahan warna yang terjadi pada indikator. Jika pada tabung pH menunjukkan angka kisaran 7.2 – 7.6 ppm, artinya kadar pH air dalam kondisi ideal. Jika menunjukkan angka di atas 7.6 ppm, berarti air dinyatakan basa. Dan, jika pH berada dibawah 7.2 ppm, berarti air dinyatakan asam. Untuk tabung chlorine, jika menunjukkan angka kisaran 1.0 – 1.5 ppm artinya kadar chlorine dalam air berada pada kondisi ideal.

Akibat Air Kolam Renang Terlalu Asam

Beberapa akibat jika kandungan air kolam renang terlalu asam atau pH rendah diantaranya :

  1. Jika kolam renang menggunakan keramik, kadar air kolam renang yang terlalu asam akan merusak dasar keramik dan mempercepat tumbuhnya lumut.
  2. Bahan yang terbuat dari logam terutama besi akan cepat berkarat. Karat yang tercampur dengan air akan membuat air berwarna kecoklatan. Walaupun air tersebut tidak beracun jika terminum akan menyebabkan diare dan dehidrasi.
  3. Pemakaian klorin akan meningkat.
  4. Kadar air kolam renang yang terlalu asam menyebabkan mata terasa terbakar. Sedangkan untuk kulit akan terasa kering dan gatal.
  5. Pakaian renang akan mudah rusak.

Akibat Air Kolam Renang Terlalu Basa

Beberapa akibat jika kandungan air kolam renang terlalu basa atau pH tinggi diantaranya :

  1. Air kolam renang akan mudah berubah menjadi keruh.
  2. Kalsium dalam air yang berkombinasi dengan carbonat akan membentuk gumpalan berwarna hitam yang mengikat debu. Jika gumpalan tersebut jika masuk kedalam filter akan merusak filter dan air menjadi keruh.
  3. Kemampuan klorin sebagai disinfektan berkurang.
  4. Menyebabkan iritasi pada mata, terasa panas di hidung, dan menyebabkan kulit menjadi kering dan gatal.

Akibat Chlorine yang Tidak Ideal

Pentingnya Mengecek Kadar Air Kolam Renang

Kadar chlorine dalam air juga tidak kalah pentingya karena berfungsi sebagai disinfektan dan pembeningan air. Chlorine yang terlalu rendah akan mengakibatkan tumbuhnya lumut dan bakteri dalam air dan akan membuat air kolam menjadi keruh. Jika kadar chlorine terlalu tinggi, maka akan mengakibatkan iritasi mata, hidung, dan kulit.

Sekian artikel tentang pentingnya mengecek kadar air kolam renang. Pengecekan sebaiknya dilakukan secara rutin dan berkala untuk menjaga kondisi air kolam. Kondisi air kolam dengan kadar pH dan chlorine yang ideal akan mencegah kuman, bakteri, dan menghambat pertumbuhan lumut. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda dalam menjaga posisi ideal kandunga air kolam renang.

Edited by: Eko Prasetyo (21 November 2016)

2 thoughts on “Pentingnya Mengecek Kadar Air Kolam Renang”

  1. Mau bertanya hal air kolam renang pak/bu. Kalau pH sering drop sampai pH 5 ke 6 sementara Cl nya sudah 3.1 ppm, ini kenapa ya?
    Apa yang harus dilakukan?

    Terima kasih atas perhatiannya.
    Salam.

  2. Selamat sore ibu winny. Sebelumnya terimakasih telah meninggalkan pertanyaan diwebsite kami. Sebelumnya perlu diketahui bahwa penurunan kadar pH dalam air kolam renang merupakan hal yang pasti terjadi. Adapun yang mempengaruhi kadar pH seperti penambahan air, lama tidak ditambahkan chemical, maupun air hujan. Untuk solusinya, cek berkala menggunakan teskit setelah vaccum kolam renang. Tambahkan soda ash bila kadar pH dibawah ideal. Terimakasih semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.