Kolam Terapi biasanya digunakan untuk hidroterapi, salah satunya terapi akuatik. Loh, apa bedanya? Kami akan jelaskan di sini.
Terapi menggunakan kolam renang makin populer dan sangat dibutuhkan mengingat semakin banyak pasien fisioterapis yang beralih dengan terapi ini untuk mengembalikan kondisi tubuh.
Karena itu, kolam terapi kini sudah jadi kebutuhan berbagai layanan kesehatan, yang paling utama adalah rumah sakit.
Baca Juga
Tapi, di sini kami akan jelaskan bagaimana aktivitas yang dilakukan di kolam terapi, yakni hidroterapi, dan apa bedanya dengan terapi akuatik.
Daftar Isi
Apa itu Hidroterapi?
Hidroterapi adalah istilah umum yang mencakup semua terapi yang menggunakan air. Terapi ini dapat digunakan untuk kesehatan fisik dan mental, serta untuk pengobatan berbagai kondisi.
Hidroterapi sering dikaitkan dengan kolam spa atau Jacuzzi. Namun, sebenarnya tidak terbatas pada pengaturan ini.
Para profesional hidroterapi merawat pasien dengan menggunakan teknik yang didasarkan pada sifat-sifat air (yaitu kemampuannya untuk menyerap panas atau dingin).
Mereka juga memberikan teknik pijat yang menggunakan gerakan tubuh yang mengalir seperti gerakan menguleni atau menggosok pada tekstur kulit.
- Hidroterapi dapat digunakan untuk berbagai alasan, termasuk:
- Mengobati rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh cedera atau penyakit
- Memperkuat otot setelah operasi atau selama rehabilitasi setelah operasi
Apa itu Terapi Akuatik?
Terapi akuatik adalah jenis terapi fisik yang menggunakan air untuk membantu penyembuhan dan pemulihan. Terapi ini dapat digunakan untuk berbagai kondisi, termasuk:
- Radang sendi
- Sindrom lorong karpal
- Nyeri kronis
- Fibromyalgia (kondisi yang ditandai dengan nyeri muskuloskeletal kronis yang meluas) atau disebut juga Cedera sendi
Lalu, Apa Bedanya Hidroterapi dan Terapi Akuatik?
Hidroterapi adalah istilah umum yang mencakup semua terapi yang menggunakan air. Terapi akuatik secara khusus mengacu pada terapi fisik yang dilakukan di kolam renang.
Perbedaan antara hidroterapi dan terapi akuatik adalah terapi akuatik menggunakan air sebagai modalitas pengobatan utama.
Sedangkan hidroterapi juga dapat mencakup metode lain seperti kompres panas, kompres dingin, stimulasi listrik, gelombang ultrasonik, atau pijat.
Prosedur Hidroterapi dan Terapi Akuatik
Anda akan dirujuk oleh fisioterapis. Mereka akan menjelaskan mengapa mereka merekomendasikan anda untuk menjalani Terapi ini.
Selanjutnya, fisioterapis akan mendiskusikan dengan anda apakah anda ingin melanjutkan terapi ini sebagai pilihan perawatan.
Jika karena alasan apa pun (seperti takut air) anda merasa tidak mau melakukannya, maka perawatan fisioterapi lain bisa jadi alternatif (misalnya kelas berbasis gym atau latihan individu).
Tidak bisa berenang tidak menjadi masalah karena kolam renang terapi biasanya tidak dalam. Ban lengan juga disediakan untuk anak-anak.
Meskipun sebagian besar pasien memenuhi syarat untuk menjalani Terapi Akuatik, fisioterapis akan mengisi formulir pemeriksaan kesehatan anda.
Hal ini dilakukan karena ada beberapa kondisi medis yang akan membuat seorang pasien tidak dapat menjalani Terapi Akuatik.
Efek Samping Jalani Terapi di Kolam Terapi
Ada beberapa efek samping yang bakal dirasakan ketika menjalani terapi air di kolam terapi. Yang pertama, anda akan merasa kelelahan dan dehidrasi karena suhu air hangat di kolam renang.
Minum yang banyak setelah atau saat interval sesi terapi akan membantu anda meringankan efek samping umum ini.
Yang kedua, ada kemungkinan anda akan merasakan peningkatan rasa sakit atau nyeri setelah menjalani sesi terapi.
Tapi, tenang saja. Staf di kolam terapi akan secara perlahan meningkatkan latihan dalam program anda untuk membatasi kemungkinan terjadinya hal ini. <DP>











