Penggunaan batu alam sebagai material dalam finishing kolam renang semakin banyak diminati. Tingginya antusiasme warga terhadap batu alam sebagai material dalam pembuatan kolam renang tak lepas dari kualitas yang ditawarkan oleh batu alam itu sendiri. Batu alam tergolong sebagai material yang kuat dan tahan lama. Selain itu, batu yang dihasilkan dari alam ini juga mampu memberikan kesan natural pada kolam renang. Akan tetapi, dalam pemasangannya kita tidak boleh asal. Pemasangan batu alam, khususnya sebagai material untuk kolam renang dilakukan dengan benar seperti petunjuk di bawah ini.

Sebelum memasang batu alam, sebaiknnya pilih jenis batu dengan pori-pori yang kecil. Batu dengan pori-pori kecil ini tidak banyak menyerap air. Karenanya, lumut dan jamur akan sulit untuk tumbuh pada jenis batu ini. Selain itu, dengan menggunakan batu alam, anda bisa memilih warna batu yang sesuai dengan selera anda karena batu alam tersedia dalam berbagai jenis dan warna.

Kembali ke pemasangan batu alam, pada dasarnya pemasangan ini hampir sama dengan pemasangan mosaik atau keramik. Namun, dalam memasang batu alam ada yang berbeda hal yang harus diperhatikan karena jika pemasangannya tidak benar, batu akan mudah lepas. Berikut adalah langkah pemasangan batu alam yang  baik dan benar.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Dilakukan Pemasangan Batu Alam

Langkah-Langkah dalam Pemasangan Batu Alam untuk Kolam Renang

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam pemasangan batu alam adalah pengukuran luas. Ukur luas permukaan yang akan dipasang batu alam. Tujuan dari pengukuran luas ini adalah untuk menentukan jumlah batu alam yang akan dipasang.

Setelah anda mendapatkan ukuran luas, siapkan alat dan bahan. Alat yang digunakan dalam pemasangan batu alam diantaranya adalah martil karet, centong semen, cangkul ,sekop, benang nilon, dan selang waterpas. Sedangkan, untuk bahan diantaranya yaitu batu alam, pasir, semen abu-abu, semen adhesive dan air.

Kemudian, tarik benang nilon dari pangkal ke ujung bagian yang akan dipasang batu alam. Tujuannya adalah supaya pemasangannya bisa lurus dan rapi. Kemudian ukur menggunakan waterpas supaya permukaannya rata.

Sebelum dilakukan pemasangan, jangan lupa untuk merendam batu alam. Batu alam yang akan dipasang sebaiknya direndam dalam air terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan batu alam memiliki pori – pori yang cukup besar, sehingga jika tidak direndam air, biasanya akan mudah lepas saat ditempel.

Terakhir, buatlah adukan untuk menempelkan batu alam. Adukan terbuat dari campuran pasir, semen abu-abu, semen adhesive dan air. Tiap matrial yang dicampurkan harus benar perbandingannya. Jika tidak, maka batu tidak akan merekat atau menempel dengan sempurna sehingga mudah lepas.

Proses Pemasangan Batu Alam

Proses pemasangan yang pertama yaitu dengan mengoleskan adukan pada batu alam itu sendiri. Oleskan adukan pada batu alam secara merata. Pengolesan adukan yang rata bertujuan supaya seluruh bagian batu menempel pada permukaan dengan baik. Kemudian, setelah dioleskan adukan, tempelkan batu tersebut pada permukaan yang akan dipasang batu alam.

Baca juga Kelebihan dan Kekurangan Batu Alam Untuk Kolam

Kemudian, pukul-pukul dengan martil karet hingga posisi batu alam rata dengan benang. Tujuannya, agar permukaan batu yang ditempel bisa rata dan batu bisa menempel dengan kuat.

Setelah Pemasangan

Setelah pemasangan batu selesai dan kering, maka proses berlanjut ke pembersihan batu alam. Bila saat pemasangan permukaan batu terkena semen, sebaiknya langsung dibersihkan. Jika tidak, maka semen bisa masuk ke pori-pori batu. Semen yang masuk ke pori-pori batu dan mengering akan susah untuk dibersihkan.

Proses pemasangan batu yang terakhir adalah pemberian coating pada batu alam. Batu yang sudah dibersihkan bisa dilapisi dengan coating agar mengkilap. Selain itu coating juga berfungsi untuk melindungi dari panas matahari dan air. Air yang mengenai dan masuk ke pori-pori batu akan menyebabkan lumut dan jamur tumbuh dipermukaan batu, sehingga batu cepat terkikis.

Demikianlah ulasan tentang pemasangan batu alam. Jika anda ingin mencoba memasangnya sendiri, ulasan ini bisa dijadikan panduan. Akan tetapi, jika anda ragu, sebaiknya anda memakai jasa tukang dalam pemasangan batuan alam. Pakailah tukang yang sudah profesional atau berpengalaman dalam pemasangan batu agar pemasangan yang dilakukan bisa benar, rapi, dan mudah lepas. Semoga bermanfaat.

Edited by: Eko Prasetyo (15 November 2016)

1 thought on “Langkah-Langkah dalam Pemasangan Batu Alam untuk Kolam Renang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.