Berikut tiga langkah cara mencegah penguapan air kolam renang secara berlebihan. Simak penjelasannya dalam artikel ini.
Pada dasarnya, penguapan air kolam renang adalah hal yang normal. Apalagi dengan adanya kaporit yang bisa mempercepat proses tersebut.
Namun, kehilangan air kolam renang secara berlebihan juga bisa menjadi masalah. Ada banyak hal yang bisa terjadi, termasuk kerusakan di sistem sirkulasi.
Baca Juga
Di artikel ini kita akan membahas tiga langkah yang bisa anda lakukan untuk mencegah penguapan air kolam renang berlebih.
Daftar Isi
Memahami Penguapan Air Kolam Renang
Sebelum membahas langkah mencegah penguapan air kolam renang secara berlebihan, ada baiknya kita sama-sama pahami apa yang dimaksud dengan penguapan.
Penguapan terjadi ketika panas menyebabkan air berubah menjadi uap dan memasuki atmosfer, seperti ketika anda merebus air di atas nyala kompor.
Peristiwa ini bisa terjadi sebagai akibat dari panas sekitar, seperti panas matahari yang memanggang permukaan kolam renang.
Namun, penguapan tidak selalu merupakan proses yang melibatkan suhu yang tinggi. Angin, kelembaban, dan penggunaan kolam renang dapat mempengaruhi tingkat penguapan.
Secara umum, kolam renang kehilangan karena penguapan sekitar 1/4 inchi air per hari secara rata-rata. Jika anda melihat penurunan permukaan air kolam renang yang drastis, segera cek. Karena bisa jadi ada kebocoran.
Langkah Mencegah Penguapan Berlebih
Seperti dijelaskan, penguapan air kolam renang sebenarnya adalah hal normal. Namun kalau berlebihan bisa membahayakan. Dan berikut cara mencegahnya:
1. Menambahkan Air
Yap, betul. Air kolam renang bisa anda tambahkan untuk mencegah penguapan berlebih, terutama di malam hari serta saat kolam renang sering digunakan.
Air tambahan akan menurunkan suhu air dan mencegah proses penguapan. Hal ini karena air kolam akan menjadi lebih dingin daripada udara sekitar.
2. Gunakan Cover Kolam Renang
Anda bisa menggunakan cover atau penutup kolam renang yang banyak dijual di pasaran untuk mencegah penguapan air berlebih.
Cara ini sangat sederhana. Yang agak merepotkan mungkin hanya ketika memasangnya. Tapi, lebih baik ribet di awal daripada harus renovasi besar di kemudian hari, bukan?
Gunakan cover ketika kolam renang tidak digunakan. Cover kolam renang akan menahan air ke atas menuju atmosfer. Imbasnya, pasti akan ada air yang tertahan di lapisan bawah ketika anda membukanya kembali.
Anda perlu mengembalikan air yang tertahan tersebut ke kolam renang, bagaimanapun caranya. Tapi sebelumnya jangan lupa bersihkan kotoran yang tertahan di atas cover agar tidak jatuh ke kolam.
Selain mencegah penguapan air berlebih, cover kolam renang berfungsi untuk mencegah kotoran seperti daun dan ranting masuk ke kolam.
Selain itu, kalau anda punya anak kecil yang masih balita, peralatan ini bisa sangat membantu menjaga keamanan si kecil dari potensi tenggelam di kolam renang.
3. Tanam Tanaman yang Tepat
Tanaman yang tumbuh di sekitar kolam renang anda juga dapat membantu mengurangi penguapan air kolam renang berlebih.
Pilih tanaman yang rindang dan tumbuh rapat untuk menciptakan bayangan alami yang membantu menjaga suhu air tetap dingin dan mencegah penguapan berlebih.
Selain itu, tanaman-tanaman ini akan memberikan tampilan yang indah dan alami di sekitar kolam renang anda.
Yang perlu anda ingat adalah tanaman ini akan merontokkan daun dan ranting-ranting. Karena itu, berkonsultasi dengan ahli tanaman tentang tanaman mana saja yang tidak terlalu banyak merontokkan dua bagian tersebut.
Pun begitu, jenis tanaman ini juga tetap akan merontokkan daun dan ranting. Tapi, setidak nya lebih meringankan anda ketika menyerok kedua kotoran tersebut dari kolam renang karena jumlahnya tak terlalu banyak. <DP>











