Kolam renang terus berkembang dengan berbagai fasilitas pendukung modern yang tersedia. Area ini kini bisa dibilang jadi impian setiap keluarga.
Di banyak artikel sebelumnya, kita sudah membahas bagaimana kolam renang dibangun serta cara merawatnya. Tapi, tahukah anda sejarah kolam renang itu sendiri?
Sebagai tambahan wawasan sebelum memutuskan membuat desain ciamik untuk kolam renang idaman anda, mari kita telusuri terlebih dahulu bagaimana perkembangan sejarah fasilitas ini dari waktu ke waktu.
Baca Juga
Daftar Isi
Sejarah Awal Kemunculan
Kolam renang telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Salah satu kolam renang tertua berasal dari lebih dari 5000 tahun yang lalu di pemukiman Pakistan dengan kapasitas sekitar 200.000L. Situs ini disebut sebagai Pemandian The Great Baths of Mohenjodaro.

Maju beberapa ribu tahun ke depan, yang disebut gambaran paling populer tentang kolam renang kuno adalah kolam renang yang digunakan oleh orang Yunani dan Romawi kuno.
Kolam-kolam kuno ini sudah memiliki pemanas dengan menggunakan tungku di ruang bawah tanah di bawah kolam, seperti kuali raksasa.
Dari Kolam Renang Umum hingga Kolam Renang Pribadi
Di masa lalu, karena sulit dan mahalnya biaya yang dibutuhkan untuk merawat kolam renang, kolam renang hanya terbatas pada kalangan ultra-kaya atau sebagai tempat berkumpul bersama.
Jika kita mundur sedikit ke belakang, pada tahun 1800-an ada beberapa kolam renang indoor yang dibangun di seluruh dunia untuk digunakan sebagai tempat kompetisi renang.
Kolam ini jarang digunakan karena biaya yang sangat besar untuk perawatan yang diperlukan dan menjaga kolam renang bebas dari patogen penyebab penyakit.

Pada akhir tahun 1800-an, orang-orang mulai khawatir kalau kolam renang sebagai tempat berlindung bagi patogen penyebab penyakit, dan itu terbukti.
Metode yang mereka gunakan untuk menjaga kebersihan kolam dengan menguras dan mengisi ulang tidak efisien sehingga membatasi pertumbuhan industri kolam renang.
Baru pada tahun 1910 ketika Brown University mulai bereksperimen dengan menggunakan klorin untuk membersihkan kolam renang mereka, kolam renang rumahan mulai mendapatkan perhatian.
Kaporit, Katalisator untuk Kolam Renang Rumah
Setelah diketahui bahwa klorin memang efektif untuk membersihkan air kolam renang, fasilitas yg dibangun di rumah mulai mendapatkan popularitas.

Hal ini seiring pengurasan kolam renang dan penggunaan air yang berlebihan tidak lagi diperlukan untuk mendapatkan kolam renang yang jernih
Belum lagi fakta bahwa mandi di kolam renang bersama anggota keluarga jauh lebih aman daripada mandi di kolam renang umum dengan ratusan orang asing.
Inovasi Kolam Renang Terus Berdatangan
Setelah pasar terbentuk untuk kolam renang rumahan, hal ini mendorong para inovator untuk menciptakan perbaikan kolam yang membuat fasilitas ini menjadi lebih menyenangkan.
Beberapa inovasi penting di antaranya pengembangan sistem skimmer pada tahun 1950-an, yang masih digunakan hingga hari ini.
Filter cartridge dan filter pasir seperti yang kita kenal sekarang membutuhkan pengembangan beberapa tahun sebelum mencapai kondisi saat ini.

Mungkin salah satu inovasi yang paling menonjol dalam teknologi kolam renang adalah penemuan dan pengembangan sistem klorinasi air asin.
Klorinasi air asin memulai debutnya di Selandia Baru dengan Aquatech IG4500. Ini adalah sistem klorinasi air asin yang pertama kali tersedia secara komersial.
Hal ini memungkinkan orang untuk memiliki kolam yang disanitasi tanpa harus memberi klorin pada kolam renang mereka secara teratur.
Teknologi ini pada dasarnya tetap sama sejak awal peluncurannya. Namun, sekarang banyak inovasi tambahan seperti integrasi pompa, pengatur waktu, tingkat daya, pemantauan TDS dan sebagainya.
Kolam Renang Modern
Jika anda merasa bahwa merawat kolam renang cukup berat, pikirkanlah kembali ke masa lalu. Saat itu, orang-orang harus menguras kolam renang mereka secara total lalu mengisinya kembali tanpa tekanan air komersial seperti sekarang.
Belum lagi mereka harus memanaskan kolam renang menggunakan kuali berbahan bakar kayu di ruang bawah tanah.

Yang paling parah, mereka tidak mengetahui jenis patogen apa yang dibawa oleh ratusan orang asing yang berbagi kolam renang.
Kesimpulannya, kolam renang modern saat ini benar-benar mengalami perubahan sangat signifikan, terutama dari segi keamanan.
Jika berbicara bentuk, kalimat “sejarah terus berulang” tampaknya juga berlaku untuk fasilitas ini. Faktanya, banyak owner yang kini kesemsem untuk membuat kolam renang dengan lansekap kuno.
Perpaduan batu alam dengan pepohonan tinggi menjulang di sekitar area kolam renang jadi pemandangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. <DP>











