Melakukan perawatan kolam renang menggunakan chemical atau bahan kimia wajib dilakukan. Yang penting, kita harus menjaganya selalu dalam kadar ideal.
Setiap bahan kimia sendiri sudah ada acuannya berapa yang idelal untuk digunakan. Dengan mengikuti aturan tersebut, perawatan dengan chemical akan efektif.
Setiap bahan kimia yang digunakan untuk perawatan kolam renang punya fungsinya maisng-masing. Misalnya, kaporit digunakan untuk menjernihkan air dan membunuh mikroorgaisme.
Baca Juga
Meski begitu, saat memberikan chemical ke kolam renang juga harus diperhatikan. Ada beberapa jenis kombinasi chemical perawatan kolam yang berdampak buruk jika kadarnya tidak sesuai.
Dalam artikel ini kita akan membahas hal tersebut. Simak informasinya supaya perawatan kolam renang anda berjalan efektif tanpa menimbulkan bahaya hingga kerusakan kolam.
Klorin Rendah + Penstabil Rendah
Klorin merupakan zat yang berada dalam kandungan kaporit. Sementara stabiliser atau pentabil, bahan kimia yang ditambahkan untuk membantu mempertahankan tingkat klorin.
Saat menggunakan keduanya, dosisnya harus sesuai. Jika keduanya terlalu rendah dari batas yang ditentukan, klorin tidak akan memiliki perlindungan dari sinar Uvyang merusak klorin.
Jika tingkat klorin terlalu rendah, lama kelamaan akan hilang. Dan jika tidak ada klorin, kolam renang anda akan mengalami kontaminasi alga atau bakteri.
Stabilizer sendiri biasanya ditambahkan saat perawatan kolam renang dilakukan di siang hari. Karena itu, kami juag sarankan agar menambahkan kaporit di malam hari untuk menghindari Sinar UV.
Penstabil Tinggi + Klorin Rendah
Meskipun stabiliser melindungi klorin dari sinar UV matahari, tingkat yang terlalu tinggi ditambah dengan tingkat klorin yang rendah hampir sama dengan tidak adanya klorin di kolam renang .
Hla tersebut karena stabilisator (sifat menstabilkan stabilizer) juga mengurangi efisiensi klorin kolam renang . Hal ini juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut Klorin Lock.
Daftar Isi
Kombinasi pH tinggi + Klorin Rendah
Semakin tinggi tingkat pH air kolam renang, semakin tidak efektif klorin yang digunakan untuk perawatan.
Jika terjadi, anda akan dengan mudah menemukan ganggang bersemayam di kolam. Hal ini karena ganggang menyukai tingkat pH yang tinggi. Sementara klorin yang sedikit tidak akan mampu membasmi pertumbuhannya.
pH Tinggi + Kalsium Tinggi
Kadar Kalsium atau biasa digunakan sebagai parameter kesadahan kolam renang yang tinggi dan tingkat pH yang tinggi akan menyebabkan air keruh dan pembentukan kerak pada saluran air serta bagian dalam pipa Anda.
Kerak tidak hanya tidak sedap dipandang, tetapi juga dapat menyebabkan penyumbatan pada komponen kolam renang.
Gejala yang terlihat dari kombinasi bahan kimia kolam renang yang buruk ini adalah adanya residu kapur putih di percikan air kolam saat mengering.
Alkalinitas Rendah + pH Rendah
Jika hal ini terjadi, sebenarnya anda tidak perlu khawatir karena ganggang pada tingkat pH rendah tidak akan tumbuh sementara kerja klorin jauh lebih efektif.
Tapi bukan berarti bagus. Kombinasi tingkat pH rendah dan Alkalinitas rendah bersifat sangat asam yang sangat korosif dan dapat merusak peralatan kolam renang, Selain itu,juga bisa membuat kulit iritasi.
Penstabil Tinggi + Tingkat Klorin Tinggi
Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan klorin stabilisator yang terus-menerus untuk meningkatkan kinerja klorin di kolam renang.
Setelah stabilizer mencapai tingkat tinggi (lebih dari tingkat yang direkomendasikan yaitu 50ppm), klorin kolam renang mulai kehilangan keefektifannya.
Dengan begitu, membutuhkan konsentrasi klorin yang lebih tinggi lagi untuk membersihkan kolam renang dengan benar.
Klaau sudah begitu, ketika dilakukan pengujian kadar klorin kolam renang, kadar idealnya sudah tidak bisa sesuai dengan acuan.
Paling buruk, anda harus menguras kolam dan menggunakan air baru agar perawatan kolam renang jadi sesuai aturan.
Satu hal lagi yang perlu diingat, klorin atau kaporit bisa dibilang bahan kimia utama untuk menjaga kesehatan kolam. Penting untuk menjaga kadarnya tetap ideal agar efektif.
Penutup
Itulah penjelasan tentang kombinasi chemical atau bahan kimia yang buruk saat melakukan perawatan kolam renang. Ingat, jangan pernah mencapai level kombinasi tersebut.
Karena itu, jika anda masih pemula atau menemukan masalah perawatan kolam renang meski sudah sesuai aturan, jangan ragu konsultasikan dengan Dimulti Pool.
Kami merupakan kontraktor kolam renang profesional dengan teknisi yang berpengalaman belasan tahun di bidang ini.
Selain konsultasi dan pembangunan, kami juga ahli di bidang perawatan kolam renang. Dimulti Pool siap membuat kolam renang anda jadi aman dan nyaman digunakan.











