Apa Gaya Renang Paling Cepat? Ini Jawabannya

Fakhri Adzhar

Ilustrasi renang gaya bebas. Gaya renang paling cepat.

Ketika melakukan olahraga renang terkadang terobsesi untuk berenang lebih cepat. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggunakan gaya renang paling cepat.

Tapi seperti kita ketahui, ada berbagai macam gaya renang yang bisa digunakan. Mulai dari gaya dada, gaya bebas, gaya kupu-kupu serta gaya punggung. Belum lagi gaya lainnya seperti meluncur serta streamline.

Lantas mana gaya renang paling cepat di antara semuanya? Kita akan menemukan jawabannya di sini.

Gaya Renang Paling Cepat

Kecepatan renang sangat dipengaruhi oleh daya dorong yang anda lakukan serta bagaimana mengurangi hambatan air kolam renang.

Semakin banyak daya dorong yang dihasilkan dan semakin sedikit hambatan yang dihasilkan, semakin cepat anda melaju.

Berdasarkan keterangan tersebut diketahui bahwa gaya renang paling cepat adalah renang gaya bebas. Sejauh ini, gaya renang ini juga paling efisien.

Kedua lengan anda ketika melakukan gaya bebas ibarat dayung. Pergerakannya yang bergantian akan memuat momentum dayung tersebut terus melaju tanpa ada jeda.

Selain itu gerakan kaki anda juga bertugas sebagai dorongan tambahan. Jadi akan lebih banyak kecepatan yang dihasilkan.

Jika berbicara tentang mengurangi hambatan, kita bisa mengibaratkannya seperti mobil.

Mobil mana yang akan lebih cepat, mobil sport yang ramping atau truk besar? Mobil sport akan selalu lebih cepat karena mobil itu meluncur dengan hambatan udara yang kecil.

Ini juga terjadi pada renang gaya bebas. Posisi tubuh ketika melakukan renang gaya bebas sangat ramping. Jika dibandingkan dengan gaya dada yang perlu menjuntaikan kaki dan tangan, akan ada lebih sedikit hambatan di air.

Pada intinya, semakin ramping tubuh anda ketika berenang maka bisa semakin cepat.

Renang gaya punggung memang memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan renang gaya bebas. Namun anda akan sedikit kehilangan pandangan karena kepala menghadap ke atas. Dengan begitu anda tidak bisa melihat dengan bai jalur yang dilewati.

Sementara renang gaya bebas jika anda berenang menggunakan kacamata akan sangat mudah melihat jalurnya. Dengan begitu gerakan anda akan terus lurus dan ini juga mempengaruhi kecepatan renang.

Ada yang Lebih Cepat dari Renang Gaya Bebas?

Jika anda bertanya apakah ada gaya renang paling cepat dibandingkan gaya bebas, jawabannya ada. Nama gaya ini adalah streamline.

Namun gaya ini digunakan sebagai awalan. Dalam perlombaan, ketika atlet meloncat masuk kolam renang, sebelum melakukan gaya renang tertentu mereka akan melakukan gerakan ini.

Dan karena ini hanya sebuah gaya “awalan” maka tidak dipertandingkan pada kelas lomba atau kejuaraan renang. Namun ini juga penting dipelajari.

Gaya renang ini mengandalkan gerakan tubuh bagian bawah yang digerakkan seperti lumba-lumba. Gerakan ini bisa menghasilkan kecepatan lebih cepat ketimbang gerakan kaki renang gaya bebas.

Hal tersebut karena tidak cuma pergelangan kaki saja yang digerakkan. Anda perlu mengandalkan gerakkan otot pergelangan kaki, lutut, hingga pinggul sekaligus. Semakin banyak otot yang bergerak maka semakin banyak dorongan yang tercipta.

Sementara itu tidak ada gerakan tangan dalam streamline. Anda hanya perlu meluruskan tangan dengan merapatkan lengan ke telinga seperti meluncur.

Posisi tubuh seperti ini juga sangat ramping sehingga akan mengurangi hambatan air kolam renang.

Gerakan ini juga biasanya dilakukan saat momentum menyelam di dalam air sebelum atlet kembali ke permukaan untuk melakukan gaya renang tertentu.

Karena dilakukan di bawah air, semua hambatan yang biasanya dialami di permukaan air dihilangkan.

Cara Meningkatkan Kecepatan Renang

Kecepatan dalam renang sangat penting terutama jika anda berada dalam sebuah kejuaraan renang. Setiap gaya renang punya trik untuk meningkatkan kecepatannya.

Tapi secara keseluruhan sebenarnya yang perlu anda lakukan adalah memperbaiki teknik berenang yang tepat. Selain itu, ada beberapa lagi yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan renang:

1. Tetapkan Tujuan Renang

Sebuah target yang bagus membutuhkan tujuan spesifik. Pun begitu target dikatakan berhasil jika kita sudah mampu mencapai atau melewati batas tujuan yang ditetapkan.

Karena itu untuk meningkatkan kecepatan renang anda perlu menentukan target berapa lama waktu yang ingin ditempuh dalam berenang di jarak tertentu.

Sebagai contoh, anda ingin berenang 100 meter. Saat ini kecepatan rata-rata anda adalah 3 menit. Untuk meningkatkan kecepatan renang anda tentu perlu memasang target lebih cepat dari wau yang bisa anda tempuh saat ini. Misalnya 2 menit.

Dengan begitu anda punya motivasi untuk terus berlatih dan memperbaiki teknik berenang untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Kuasai Teknik Berenang dengan Tepat

Yang kedua seperti yang dijelaskan di awal. Teknik berenang yang tepat sangat penting karena setiap gaya didesain untuk meminimalkan hambatan di dalam air.

Bahkan atlet renang profesional sekalipun pernah melakukan kesalahan teknik berenang sehingga menyebabkan mereka kehilangan waktu dan kalah dalam perlombaan. Namun inilah gunanya belajar dan terus berlatih.

3. Latihan Pernapasan

Setiap gaya renang punya teknik pernapasannya sendiri-sendiri. Kecuali renang gaya punggung yang memang hidung dan mulut anda akan selalu berada di atas permukaan air, ketika mengambil napas biasanya perenang akan menggerakkan kepalanya.

Kepala sendiri ibarat navigator tubuh anda ketika berenang. Karena itu setiap gaya renang juga perlu melatih gerakkan kepala ini. Ketika kepala melakukan gerakan yang salah bisa jadi seluruh koordinasi tubuh anda jadi kacau.

Karena itu ketika melakukan gerakkan kepala saat bernafas juga perlu dilakukan dengan benar supaya meminimalisir gangguan tersebut.

Jika anda melakukan teknik pernapasan renang gaya bebas yang benar maka kecepatan renang anda akan semakin bertambah.

4. Terus Berlatih dan Latihan dengan Cerdas

Latihan rutin memang sangat penting. Namun lebih penting lagi adalah anda memahami bagaimana kondisi tubuh dan target yang sudah dicapai.

Akan sia-sia kalau anda berenang terus menerus namun ujungnya sakit. Ini juga sama kalau anda hanya berenang saja tanpa punya target.

Berenang sejauh 500 meter lima kali seminggu dengan fokus penuh pada teknik dan latihan akan memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada berenang sejauh 1.500 meter tiga kali seminggu.

Hal ini karena  jarak yang lebih jauh berarti anda mengorbankan akan bentuk dan teknik dalam prosesnya.

Berenang yang lebih pendek, lebih sering, dan lebih terarah juga akan membantu anda menghindari terlalu memaksakan diri dan berisiko mengalami cedera atau rasa sakit. Inilah yang disebut dengan latihan cerdas.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.