Kami selalu menyarankan menggunakan air gunung untuk pengisian kolam renang. Air ini lebih murni ketimbang air sumur atau PDAM.

Tak hanya itu, mengisi kolam renang menggunakan air gunung juga lebih cepat. Air dibawa oleh truk tangki yang punya semburan air besar. Jadi, debit air akan lebih cepat.

Tapi meskipun jernih, tetap harus dilakukan treatment awal. Disini, kami akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool melakukan treatment awal kolam renang ukuran 4 X 8 meter menggunakan air gunung.

Apa Itu Treatment Awal?

Treatment awal air kolam renang adalah proses penjernihan air ketika baru pertama kali mengisi kolam renang.

Treatment awal kolam renang ukuran 4x8 menggunakan air gunung
Tim Dimulti Pool saat melakukan treatment awal kolam renang menggunakan air gunung

Air kolam renang harus diatur kandungan kimia di dalamnya. Misalnya, pada kadar pH dan kadar klorin air. Ini untuk mencegah pertumbuhan ganggang hijau atau lumut.

Treatment awal ini berfungsi supaya air kolam renang cocok dengan perlakuan penyesuaian kadar kimia tersebut. Dengan treatment awal, akan lebih mudah untuk menstabilkan kadar air.

Obat Kolam Renang yang Digunakan

Untuk melakukan treatment awal air kolam renang ukuran 4 X 8 meter menggunakan air gunung, kami menggunakan 4 jenis obat kolam renang.

Obat tersebut yaitu kaporit bubuk 60% sebanyak 2 Kg, soda ash sebanyak 5 Kg, PAC sebanyak 2 Kg, serta HCL dengan kadar 33% sebanyak 5 liter.

Sebagai catatan, takaran obat kolam renang ini harus disesuaikan dengan kubikasi air kolam renang, atau dengan kata lain menyesuaikan dengan ukuran kolam renang.

Langkah Treatment Awal Kolam Renang Ukuran 4 X 8 Meter Menggunakan Air Gunung

Pertama-tama, kami akan memastikan air kolam renang sudah terisi sampai batas ideal. Selanjutnya, kami akan melakukan proses backwash dan rinse filter kolam renang.

Ini adalah proses membilas dan mencuci media pasir dalam filter kolam renang. Tujuannya agar pasir tidak “kaget’ ketika menerima air kolam renang saat proses treatment awal. Dengan begitu, kinerjanya lebih optimal.

Dalam keadaan pompa mati, kami akan membuka ball valve pembuangan serta memutar handle multivalve ke mode backwash. Setelah itu, pompa akan kami nyalakan kembali.

Proses backwash berlangsung hingga kaca kontrol pada multivalve filter terlihat jernih. Setelah itu, pompa kami matikan lagi.

Selanjutnya kami akan memutar handle multivalve le mode rinse. Pompa kami akan nyalakan lagi dan proses rinse berlangsung sama, hingga kaca kontrol terlihat jernih. Setelah itu, pompa kami matikan kembali.

Sebelum mengaplikasikan obat, kami akan menutup ball valve pembuangan dan mengubah handle multivalve menjadi mode circulate. Dengan mode ini, air tidak akan mengalir ke filter sehingga tidak membebani kinerja media pasir. Jika sudah, pompa akan kami nyalakan.

Pertama kami masukkan kaporit secara langsung tanpa pengenceran. Kami aplikasikan di beberapa titik supaya mudah larut. Setelah itu, kami tunggu 10 sampai 15 menit.

Air biasanya akan berubah menjadi kecoklatan. Namun ini normal. Setelah itu, kami akan masukkan soda ash dengan cara yang sama seperti kaporit dan kami bera jeda waktu lagi.

Setelah menambah soda ash, biasanya air akan menjadi agak keputihan. Tapi sekali lagi, ini normal. Kami kemudian akan melanjutkan dengan menuangkan PAC. Masih sama caranya seperti kaporit dan soda ash.

Setelah penambahan PAC biasanya air kolam renang akan sedikit berkabut. Namun ini normal. Kami kemudian akan menunggu selama 3 jam sampai semua obat kolam renang larut.

Sebagai informasi, PAC ini digunakan untuk mengendapkan kotoran.

Setelah 3 jam, kami akan mematikan pompa kolam renang dan akan menunggu hingga kotoran mengendap semua. Jika sudah, kami akan melakukan vacuum kolam renang.

Namun jika kotoran tidak mau mengendap sempurna, kami akan menggunakan HCL. Kami akan menuangkannya langsung hingga kotoran bisa mengendap sempurna.  

Masih dalam keadaan pompa mati, kami akan memutar handle multivalve ke mode waste. Dengan demikian, vacuum yang kami lakukan adalah vacuum buang. Cara ini untuk mencegah endapan kotoran masuk ke media filter dan merusak kinerjanya.

Tidak lupa juga kami akan membuka ball valve pembuangan. Setelah itu, pompa akan kami nyalakan dan proses vacuum kami mulai hingga semua kotoran terhisap sempurna.

Jika sudah, kami akan melanjutkan dengan proses vacuum normal, yakni mengarahkan aliran air ke media filter.

Caranya, kami akan matikan pompa terlebih dahulu. Selanjutnya kami akan memutar handle multivalve ke mode filter lalu pompa kami nyalakan dan proses vacuum kami mulai lagi.

Jika sudah, kami akan mencuci dan membilas filter lagi dengan mode backwash dan rinse filter. Caranya sama saja seperti sebelumnya.

Kemudian kami akan memutar handle multivalve ke mode filter lagi dan menutup ball valve pembuangan. Setelah itu, kolam renang akan kami biarkan bersirkulasi. Untuk kolam renang 4 X 8 meter, waktu idealnya adalah 6 jam dalam sehari. Setelah itu, pompa bisa dimatikan lagi.

Keesokan harinya, kami akan menyalakan pompa lagi. Tunggu 2 sampai 3 jam dan kolam renan sudah bisa digunakan.

Penutup

Itulah penjelasan tentang bagaimana Tim Dimulti Pool melakukan treatment awal kolam renang ukuran 4 X 8 meter menggunakan air gunung.

Langkah ini kami sarankan dilakukan oleh teknisi profesional. Karena kesalahan sedikit saja, proses ini tidak akan berjalan sesuai harapan.

Anda bisa mempercayakannya kepada kami jika ingin melakukan treatment awal. Teknisi kami berpengalaman belasan tahun dalam dunia kolam renang, termasuk soal treatment awal. Jadi, sola hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan.