Banyak pelanggan Dimulti Pool yang meminta menggunakan air sumur untuk mengisi kolam renang mereka. Namun biasanya kami tidak menyarankan karena berbagai alasan.
Tapi jika memang harus menggunakannya, kami tentu punya langkah treatment awal kolam renang menggunakan air sumur yang tepat.
Treatment awal sendiri merupakan proses penjernihan air kolam renang saat pertama kali diisi. Karena air yang digunakan benar-benar harus aman untuk pengguna.
Setelah air jernih, kami sebagai spesialis perawatan kolam renang tinggal menyesuaikan kadar air yang ideal.
Pertimbangan Menggunakan Air Sumur
Berdasarkan pengalaman kami sebagai spesialis kolam renang, mengisi kolam renang menggunakan air sumur membutuhkan waktu lebih lama.
Selain itu, kandungan mineral seperti besi di dalam air sumur masih terlalu tinggi sehingga akan menyulitkan proses treatment awal.
Namun kami bisa merekomendasikan penggunaan air sumur jika terdapat dua kondisi:
1. Lokasi Kolam Renang Sulit Dijangkau
Yang pertama jika akses ke lokasi kolam renang terbatas. Menggunakan air PDAM atau air Gunung membutuhkan pengangkutan menggunakan truk tangki air.
Jika lokasi kolam renang sulit dijangkau oleh kendaraan tersebut, menggunakan air sumur tidak masalah.
2. Biaya Terbatas
Alasan kedua karena ini biasanya jadi permintaan owner atau pemilik kolam renang. Yang sering kami temukan adalah mereka meminta menggunakan air sumur untuk menekan biaya pembuatan kolam renang itu sendiri.
Obat Kolam Renang yang Digunakan
Tentu saja kami sebagai spesialis perawatan kolam renang punya langkah yang tepat untuk treatment awal kolam renang menggunakan air sumur.
Sama seperti kami melakukan penjernihan air kolam renang, melakukan treatment awal ini kami akan menggunakan 4 jenis obat kolam renang.
Untuk ukuran kolam renang 3 x 7 meter, berikut jenis obat dan dosis atau takaran yang kami gunakan:
1. HCL 33% 5 Liter
2. Kaporit Bubuk 60% 1 Kg
3. Soda Ash 5 Kg
4. PAC 2 Kg
Langkah Treatment Awal Kolam Renang Menggunakan Air Sumur
Langkah treatment awal kolam renang menggunakan air sumur yang pertama kami perlu memastikan air kolam renang sudah mencapai ketinggian yang ideal.
Kemudian kami akan memutar handle multivalve filter ke mode sirkulasi lalu kami akan menyalakan pompa. Sirkulasi kolam renang perlu berjalan supaya chemical tersebar merata dan [proses treatment berjalan efektif.
Kami akan masuk ke proses treatment menggunakan obat. Yang pertama adalah penuangan HCL. Aplikasi dilakukan secara merata ke semua titik semburan inlet kolam renang.
HCL sendiri kami pakai untuk mengurangi kadar besi yang biasanya banyak terdapat pada air sumur. Jika kadar besi terlalu tinggi, ketika ditambahkan kaporit, air akan berubah menjadi coklat.
Penggunaan HCL akan membuat air kolam renang menjadi berwarna hijau bening. Namun ini adalah kondisi normal dan akan berubah lagi seiring penambahan obat selanjutnya.
Selanjutnya kami akan memasukkan kaporit. Penuangannya perlu diencerkan terlebih dahulu di dalam ember lalu dituang ke dalam kolam. Penuangannya dilakukan merata di setiap sisi kolam renang.
Sama seperti HCL, penuangan kaporit biasanya juga kana membuat warna air berubah, kali ini berwarna kebiruan. Ini juga kondisi nirmal sehingga kami hanya perlu menambahkan obat selanjutnya.
Kami akan menunggu beberapa saat sampai kaporit yang dituangkan sudah larut sempurna di dalam air kolam renang. Jika sudah, kami akan menuangkan soda ash.
Obat ini kami tuangkan secara langsung tanpa perlu pengenceran. Namun, aplikasinya kami lakukan secara merata di beberapa titik kolam renang.
Penambahan soda ash akan membuat air kolam renang menjadi keputihan. Lagi-lagi, ini adalah kondisi normal.
Setelah itu kami langsung menuangkan PAC tanpa perlu jeda setelah menambahkan kaporit. Penuangannya kami lakukan secara merata ke beberapa titik kolam renang.
Setelah penuangan PAC, kotoran akan menggumpal di lantai kolam renang dan membuatnya terlihat butek. Tapi justru ini menandakan treatment menggunakan obat tersebut berhasil.

Untuk menghilangkan kotoran tersebut, kami akan melakukan vacuum buang. Pertama-tama, kami akan mematikan pompa terlebih dahulu. Kemudian kami akan memutar handle multivalve ke mode waste. Jika sudah, kami nyalakan pompa kembali.
Kami akan melakukan vacuum secara perlahan ke semua sisi lantai kolam renang sampai kotoran benar-benar terangkat semua.

Saat proses vacuum ini filter akan kotor. Jadi kami juga akan melakukan proses backwash dan rinse. Untuk proses backwash, kami akan matikan terlebih dahulu pompa kolam renang. Setelah itu kami akan putar handle multivalve ke mode backwash serta membuka ball valve pembuangan.
Pompa kemudian kami nyalakan kembali dan proses backwash berlangsung hingga kaca kontrol terlihat jernih. Jika sudah, kami akan mematikan pompa kembali.
Selanjutnya ke proses rinse. Kami akan memutar handle multivalve ke mode rinse lalu pompa akan kami nyalakan kembali. Salma seperti backwash, proses rinse dilakukan hingga kaca kontrol terlihat jernih lalu kami akan matikan pompa lagi.
Meski sudah dilakukan vacuum buang, biasanya kami menemukan sisa-sisa kotoran di kolam renang. Karena itu, kami akan melakukan vacuum dengan mode filter pada handle multivalve. Proses ini juga diikuti dengan backwash dan rinse untuk memastikan media pasir tetap bersih.
Setelah proses backwash dan rinse, pompa akan matikan kembali da handle multivalve diputar ke mode filter. Pompa kami akan nyalakan kembali dan sirkulasi kolam renang akan berjalan normal.
Saat proses sirkulasi ini, kami juga akan menambahkan air lagi secara perlahan-lahan. Perlakuan ini penting supaya warna air kolam renang tidak berubah lagi.
Yang dimaksud dengan perlahan-lahan ini adalah jika misalnya air kolam renang berkurang saat proses vacuum uang sebanyak 5 cm. Kami tidak akan menambahkan air hingga ketinggian bertambah 5 cm.
Namun, saat kenaikan mencapai 2,5 cm, kami akan matikan kran air dan membiarkan sirkulasi kolam renang berjalan selama sekitar 1 jam. Setelah itu baru kami isi air kolam renang hingga ketinggian 5 cm.
Jika semua perlakuan di atas sudah terlaksana, kami tinggal menjalankan sirkulasi kolam renang yang ideal. Untuk ukuran kolam renang 3 x 7 meter, waktu idealnya adalah 6 jam.

Penutup
Begitulah cara Tim Dimulti Pool melakukan treatment kolam renang menggunakan air sumur. Meski cukup sulit, namun keahlian teknisi kami akan menjamin air tersebut bisa jernih dan aman digunakan.
Treatment seperti ini perlu dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman. Jadi, kami sarankan menggunakan jasa profesional seperti Dimulti Pool untuk melakukannya.
Tenang saja. Kami bisa melayani treatment awal kolam renang saja. Soal hasil dan kualitas layanan bisa anda buktikan sendiri.