Di sini kami akan menjelaskan bagaimana langkah Tim Dimulti Pool sebagai spesialis perawatan kolam renang dalam melakukan treatment awal kolam renang ukuran 3 x 7 meter menggunakan air gunung.

Kenapa Air Gunung Jadi Pertimbangan Utama?

Air gunung adalah air yang paling jernih dan selalu kami rekomendasikan pada pemilik kolam renang untuk digunakan sebagai pengisian. Hal ini setidaknya karena dua alasan:

1. Kualitas Air Lebih Bagus

Air gunung lebih sedikit kandungan mineral ketimbang air sumur/tanah dan air PDAM. Dengan begitu, proses treatment awal jadi lebih mudah.

2. Pengisian Lebih Cepat Dibanding Air Sumur

Air gunung dan air PDAM harus beli. Proses pengantarannya menggunakan truk tangki air. Untuk menuangkannya ke kolam renang, tangki truk tersebut punya saluran dengan tekanan yang tinggi. Ini akan mempercepat proses pengisian.

Jika dibandingkan dengan air sumur yang biasanya diisi menggunakan selang, tekanannya jauh lebih kecil jadi bisa sangat lama.

Obat Kolam Renang yang Digunakan

Ada 4 jenis obat kolam renang yang kami gunakan untuk treatment awal kolam renang menggunakan air gunung sebagai air pengisian.

Namun, semua obat itu perlu disesuaikan takarannya. Untuk ukuran kolam renang 3 x 7 meter, berikut jenis dan takaran obat tersebut:

1. Kaporit Bubuk 60% 1 Kg

2. Soda Ash 4 Kg

3. PAC 2 Kg

4. HCL 33% 5 Liter

Langkah Treatment Awal Kolam Renang Menggunakan Air Gunung

Meskipun jernih, air gunung tetap harus kami lakukan treatment awal supaya kondisinya ideal digunakan berenang.

Pemberian obat saat treatment awal akan membuat warna atau kondisinya berubah. Namun ini adalah proses yang normal.

Langkah pertama treatment awal kolam renang ukuran 3 x 7 meter menggunakan air gunung adalah kami akan melakukan backwash dan rinse terlebih dahulu. Sebelumnya kami akan memastikan jika pengisian sudah mencapai ketinggian yang ideal.

Untuk melakukan backwash, kami akan mematikan pompa, membuka ball valve pembuangan serta memutar handle multivalve ke mode backwash.

Selanjutnya pompa akan kami nyalakan dan proses backwash ini berlangsung hingga kaca kontrol di filter terlihat jernih. Setelah itu pompa akan kami matikan lagi.

Berlanjut ke proses rinse. Kami akan memutar handle multivalve ke mode rinse lalu menyalakan pompa lagi.

Sama seperti backwash, proses rinse berjalan hingga kaca kontrol di filter terlihat jernih lalu pompa akan kami matikan kembali.

Proses selanjutnya kami akan mengaplikasikan obat. Yang pertama adalah kaporit. Pertama-tama, kami akan mengubah handle multivalve ke mode circulate atau sirkulasi.

Mode ini tidak akan mengarahkan air ke dalam filter. Ini mencegah filter yang baru terkontaminasi obat. Jadi kedepannya media filter ini akan bekerja ideal.

Jika sudah, kami akan menyalakan pompa lagi lalu menuangkan semua kaporit langsung ke kolam renang tanpa pengenceran. Aplikasinya dilakukan merata ke beberapa titik supaya obat tersebut cepat larut.

Kami akan memberikan jeda sekitar 10 menit sebelum menuangkan obat selanjutnya. Saat proses ini, biasanya air kolam renang perlahan berubah menjadi kecoklatan. Namun ini normal.

Kami kemudian akan menuangkan soda ash, juga langsung ke dalam kolam renang tanpa pengenceran di dalam ember. Aplikasinya juga merata ke beberapa titik.

Kami akan memberikan jeda lagi dengan waktu yang sama. Di sini, biasanya air kolam renang akan berubah menjadi keputihan namun ini normal.

Setelah itu kami meneruskan proses penuangan obat PAC dengan teknis/teknik yang sama dengan kedua obat sebelumnya.

Kami akan menunggu sekitar 3 jam agar  semua obat tercampur merata. Ketika menambahkan PAC, biasanya air kana sedikit berkabut. Namun kembali lagi, ini normal.

Obat PAC ini digunakan untuk mengendapkan kotoran. Jadi setelah perlakuan di atas, kami akan mematikan pompa dan menunggu hingga kotoran mengendap semua di lantai. Waktu tunggunya bervariasi tergantung tingkat kejernihan air gunung yang digunakan.

Treatment awal kolam renang ukuran 3 x 7 meter menggunakan air gunung 1 Treatment Awal Kolam Renang yang Menggunakan Air Gunung Ukuran 3 X 7 Meter
Kotoran mengendap setelah pemberian obat PAC

Kami kemudian akan membuang semua endapan kotoran menggunakan vacuum. Posisi pompa masih mati, lalu kami akan memutar handle multivalve ke mode waste serta membuka ball valve pembuangan. Ini adalah mode untuk melakukan vacuum buang.

Vacuum seperti ini perlu dilakukan agar tidak membebani kerja filter karena kotoran yang dihisap akan langsung dibuang ke pembuangan.

Proses vacuum dilakukan dengan hati-hati hingga semua kotoran terhisap. Setelah itu, kami akan mematikan pompa dan menutup ball valve.

Agar hasilnya maksimal, kami kemudian akan melakukan vacuum lagi. Tapi kali ini adalah vacuum filter di mana kotoran yang dihisap akan diarahkan masuk ke filter.

Dalam kondisi pompa masih mati, kami akan memutar handle multivalve ke mode filter lalu menyalakan pompa kembali. Kami akan melakukan metode vacuum yang sama seperti sebelumnya.

Jika sudah, kami akan mematikan pompa lalu dilanjutkan untuk mencuci dan membilas filter dengan backwash dan rinse.

Langkah backwash dan rinse filter ini sama seperti di awal tadi. Jadi, kami tidak perlu mengulang penjelasannya lagi, ya!

Jika sudah, dalam kondisi pompa sudah mati, kami akan memutar handle multivalve ke mode filter lalu menyalakan pompa lagi.

Ini adalah proses sirkulasi kolam normal. Untuk kolam renang ukuran 3 x 7 meter, waktu idealnya adalah 6 jam. Setelah itu, kami akan mematikan pompa dan mengevaluasi hasilnya keesokan hari.

Jika keesokan harinya air sudah jernih, kami akan menyalakan pompa lagi dan melakukan sirkulasi normal. Dalam sekitar 2 hingga 3 jam kedepan, kolam renang sudah siap digunakan.

Air jernih setelah dilakukan treatment awal oleh Tim Dimulti Pool Treatment Awal Kolam Renang yang Menggunakan Air Gunung Ukuran 3 X 7 Meter
Air jernih setelah dilakukan treatment awal oleh Tim Dimulti Pool

Penggunaan HCL

Jika anda memperhatikan langkah treatment awal kolam renang ukuran 3 x 7 meter menggunakan air gunung di atas, mungkin anda bertanya-tanya, “mana penggunaan HCL-nya?”

Anda tidak salah baca atau terlewat. Karena HCL ini kami gunakan jika kotoran saat pengendapan tidak mengendap sempurna. HCL akan membantu membunuh kotoran tersebut sehingga ia bisa mati lalu jatuh ke dasar kolam.

HCL juga kami gunakan jika setelah semua langkah dilakukan namun air kolam renang belum jernih. Biasanya yang sering kami temukan adalah air sedikit keruh atau berkabut.

HCL akan membantu menyerap semua unsur yang membuat kondisi air tersebut.

Sementara langkah penggunaannya, kami tidak akan mengubah mode filter serta pompa tetap akan dinyalakan. Dengan kata lain, sirkulasi kolam renang berjalan seperti biasa.

Kami akan menuangkan semua HCL langsung ke dalam kolam renang. Aplikasinya dilakukan merata di setiap titik semburan inlet.

Jika sudah, kami kemudian tinggal membiarkan sirkulasi kolam renang berjalan normal selama 6 jam. Setelah itu kami akan matikan pompa lagi lalu mengevaluasi hasilnya keesokan hari.

Jika sudah jernih saat kami cek keesokan harinya, kami akan menyalakan pompa kolam renang dan kolam akan bersirkulasi normal. Kolam renang pun sudah siap digunakan.  

Penutup

Meski air gunung adalah jenis air yang paling mudah untuk dilakukan treatment awal, namun jika ada langkah yang salah atau terlewat bisa jadi hasilnya tidak maksimal.

Di sisi lain, setiap air gunung punya karakteristik. Terkadang kami memerlukan penyesuaian agar hasil treatment awal tetap bagus.

Dan langkah seperti itu hanya bisa dianalisis dan dilakukan oleh spesialis perawatan kolam renang seperti Dimulti Pool. Jadi pastikan anda menggunakan kontraktor yang tepat.

Jika anda mau melakukan treatment awal kolam renang menggunakan air gunung dengan garansi hasil maksimal, bisa langsung menghubungi kami!