Air kolam renang berlumut sering menjadi masalah di berbagai jenis ukuran kolam renang, termasuk kolam 4 X 8 meter yang cukup lumrah dibuat untuk kolam renang pribadi.

Lumut bisa jadi masalah yang sangat mengganggu, bahkan bisa merusak peralatan sirkulasi kolam renang jika dibiarkan begitu lama. Dan sudah pasti, kolam renang tidak bisa digunakan.

Pelanggan Dimulti Pool yang punya kolam renang dengan ukuran 4 X 8 meter juga pernah mengalami hal serupa dan melaporkannya kepada kami.

Dan disini, kami akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi air kolam renang ukuran 4 X 8 meter berlumut tersebut.

Penyebab Air Kolam Berlumut

cara mengatasi air kolam renang berlumut
Kondisi air kolam renang berlumut

Penyebab utama yang sering kami temukan dari air kolam renang berlumut adalah karena kelalaian pemilik dalam melakukan sirkulasi.

Idealnya, waktu sirkulasi kolam renang ukuran 4 X 8 meter adalah 6 jam. Kalau kurang dari itu, bisa membuat lumut tumbuh subur.

Selain itu, terkadang kami juga menemukan pemilik yang belum memahami takaran obat kaporit yang tepat untuk ukuran kolam renang 4 X 8 meter. Akibatnya, kadar klorin kurang dan ini akan membuat lumut bisa tumbuh.

Terakhir, kami juga menemukan masalah air kolam renang berlumut yang disebabkan karena adanya kotoran dari sekitar kolam yang masuk. Baik dari tanaman, area plasa atau bahkan tubuh perenang.

Obat Kolam Renang yang Digunakan

Untuk mengatasi masalah air kolam renang ukuran 4 X 8 meter berlumut ini, kami akan menggunakan obat kolam renang.

Obat yang kami gunakan adalah kaporit bubuk 60% sebanyak 2 Kg, soda ash sebanyak 5 Kg serta PAC sebanyak 2 Kg. Perlu diketahui, takaran obat kolam renang harus disesuaikan dengan ukuran kolam renang.

Langkah Mengatasi Air Kolam Renang Ukuran 4 X 8 Meter Berlumut

Pertama-tama, kami akan memeriksa kadar klorin kolam renang terlebih dahulu. Ini untuk menentukan takaran obat yang digunakan. Semakin rendah penurunan klorin, semakin banyak yang digunakan.

Jika penurunannya masih dalam batas wajar, kami akan menggunakan takaran yang disebutkan di atas. Selanjutnya, kami akan mulai memasukkan obat.

Sebelumnya kami akan mematikan pompa terlebih dahulu. Selanjutnya, kami akan memindahkan handle multivalve ke mode circulation. Model ini membuat air tidak mengalir ke filter sehingga tidak membebani kerja filter.

Jika sudah, kami akan menyalakan pompa lagi lalu memasukkan kaporit. Kami akan aplikasikan langsung tanpa dilarutkan. Aplikasinya dilakukan di beberapa titik kolam renang supaya lebih mudah larut.

Kami akan menunggu sekitar 10 sampai 15 menit sampai kaporit bereaksi dengan air kolam renang. Selanjutnya, kami akan masukkan soda ash.

Caranya sama, kami akan masukkan langsung tanpa pengenceran dan diaplikasikan di beberapa titik kolam renang.

Kami akan memberikan jeda waktu lagi selama 10 sampai 15 menit hingga soda ash bereaksi dengan air kolam renang.

Setelah itu kami akan memasukkan obat yang terakhir, yaitu PAC. Caranya persis seperti kedua obat sebelumnya.

Jika sudah, kami akan membiarkan kolam renang bersirkulasi selama 3 jam. Setelah itu, pompa akan kami matikan.

Kami akan menunggu hingga kotoran mengendap. Sebagai informasi, obat PAC yang kami gunakan berfungsi untuk mengendapkan kotoran atau lumut.

Jika sudah semua kotoran mengendap, ditunjukkan dengan visual air kolam renang yang terjadi dua fasa (air jernih di atas dan kotoran di bawah), kami akan melakukan vacuum kolam renang.

Metode vacuum yang kami lakukan adalah vacuum buang. Proses ini tidak akan mengalirkan air yang terhisap vacuum ke filter sehingga kotoran yang terhisap tidak mengotori media filter pasir.

Pertama-tama, kami akan memutar handle multivalve ke mode waste. Selain itu, kami juga akan membuka ball valve pembuangan.

Kami akan menyalakan pompa kembali lalu melakukan vacuum kolam renang secara perlahan sampai semua kotoran yang mengendap bisa terhisap. Setelah proses ini, biasanya kolam renang sudah jernih kembali.

Jika sudah, kami akan membilas dan mencuci filter untuk memastikan tidak ada kotoran yang mengotori media filter pasir.

Pertama, kami akan matikan pompa kolam renang terlebih dahulu. Dalam kondisi ball valve pembuangan masih terbuka, kami akan mengubah handle multivalve ke mode backwash. Setelah itu pompa akan kami nyalakan kembali.

Proses backwash berlangsung hingga kaca kontrol di multivalve filter terlihat jernih. Setelah itu, pompa akan kami matikan kembali.

Selanjutnya proses rinse. Kami akan memutar handle multivalve ke mode rinse lalu menyalakan pompa kembali. Sama seperti sebelumnya, proses ini dilakukan hingga kaca kontrol filter jernih. Setelah itu, pompa akan kami matikan kembali.

Kami lalu akan mengubah handle multivalve ke mode filter (sirkulasi normal) dan menutup ball valve pembuangan. Selanjutnya, pompa akan kami nyalakan kembali.

Sembari membiarkan kolam renang bersirkulasi normal, kami akan menambahkan air kolam renang menggunakan air kran. Karena pada saat proses backwash dan rinse, air kolam renang akan sedikit terbuang.

Kami akan menambahkannya secara perlahan supaya warna air kolam renang tidak berubah dan malah menimbulkan masalah lanjutan.

Setelah sirkulasi 6 jam (dalam 1 hari), pompa kolam renang akan kami matikan. Keesokan harinya, kami akan menyalakan sirkulasi lagi dan memeriksa kadar air kolam renang.

Jika pH dan klorin sudah ideal, berarti kolam renang sudah bisa digunakan kembali.

Penutup

Itulah penjelasan tentang bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi masalah air kolam renang ukuran 4 X 8 meter berlumut.

Langkah ini cukup panjang. Prosesnya pun perlu dilakukan dengan hati-hati karena kesalahan sedikit saja bisa menggagalkan proses penjernihan air. Karena itu, pastikan anda menggunakan tukang kolam renang profesional untuk melakukannya.

Anda bisa mempercayakannya pada Dimulti Pool yang berpengalaman belasan tahun dalam penjernihan air ini. Soal hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan.