Bahaya Tersangkut di Drainase Kolam Renang, Jangan Lakukan Hal Ini!

Fakhri Adzhar

Ilustrasi main drain. Ini bahaya tersangkut di drainase kolam renang.

Kasus tersangkut di drainase kolam renang semakin marak terjadi. Bahkan banyak juga yang akhirnya menelan korban jiwa karena tenggelam.

Ini menjadi salah satu masalah yang penting jadi perhatian setiap kontraktor kolam renang. Pasalnya, pembuatan drainase kolam renang bukan hanya tentang sepsifikasi, tapi juga keamanan.

Selain itu buat pengguna dan pemilik kolam renang, tindakan pencegahan kecelakaan di kolam renang seperti ini juga harus dilakukan.

Di sini, kita akan menjelaskan bagaimana membuat drainase kolam renang yang aman serta mencegah tersangkut di bagian tersebut yang bisa berakibat fatal.

Apa Itu Drainase Kolam Renang dan Dimana Lokasinya?

Drainase kolam renang biasa juga dikenal dengan main drain dalam dunia konstruksi kolam renang. Ini adalah saluran pembuangan air kolam renang.

Saluran ini mengarahkan langsung air kolam renang ke pembuangan. Namun juga bisa membantu sirkulasi kolam renang dengan instalasi yang tepat.

Letaknya sendiri ada di dasar kolam renang. Kalau anda pernah melihat sebuah saluran di dasar kolam yang ditutupi sebuah penutup, itulah drainase kolam renang.

Dan karena letaknya di dasar kolam, banyak pengguna yang tidak menyadarinya. Akibatnya, kecelakaan di kolam renang akibat masalah di bagian ini bisa terjadi.

Kasus Tersangkut Drainase Kolam Renang

Dalam laporan Media Tempo, seorang anak berusia 6 tahun di Garut, Jawa Barat, tenggelam karena tersangkut di saluran pembuangan kolam renang. Kejadian nahas ini terjadi pada 23 Februari 2025 lalu.

Bahaya Tersangkut di Drainase Kolam Renang, Jangan Lakukan Hal Ini!
Berita Media Tempo tentang anak yang tersangkut di drainase kolam renang.

Tangan anak yang sedang bermain di kolam renang yang ramai pengunjung itu tersedot setelah berseluncur dari perosotan.

Karena sedotan main drain terlalu kuat, anak tersebut tidak bisa kembali ke permukaan. Pengunjung yang menyadari sang anak tenggelam segera membantu.

Ada yang mencoba menarik sang anak. Ada juga yang mencoba menguras air kolam renang dengan peralatan sederhana untuk menurunkan ketinggian air.

Padahal, kedalaman kolam renangnya hanya 1 meter. Namun karena main drain tidak didesain dengan aman dan kurangnya perhatian terhadap keselamatan di kolam renang, nyawa anak tersebut tidak terselamatkan.

Jangan Lakukan Ini di Kolam Renang

Penyelidikan kepolisian pada kejadian di atas tidak dilanjutkan. Permintaan otopsi pun ditolak keluarga. Pada akhirnya, penyebab utama sang anak tersangkut di drainase kolam renang tidak diketahui.

Namun belajar dari pengalaman tersebut, sebagai orang tua atau pengguna kolam renang harus memahami bahaya di kolam renang, termasuk pada bagian main drain.

Meski pada dasarnya saluran ini aman karena adanya penutup, kejadian ini sangat mungkin terjadi jika anda melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Pakai Baju atau Celana Longgar

Inilah alasan utama kenapa anda harus memakai pakaian renang khusus. Pakaian ini biasanya ketat dan lentur serta lembut. Jadi tidak ada bahan kain yang berantakan.

Sementara jika anda memakai celana pendek atau baju yang longgar berpotensi membuat kain tersedot ke dalam main drain.

Di sisi lain, tidak memakai pakaian renang khusus juga bisa membuat kolam renang kotor. Ini karena kain dan pewarna yang digunakan tidak dibuat khusus untuk lingkungan kolam renang yang penuh bahan kimia.

2. Pakai Perhiasan

Perhiasan terutama kalung sangat berbahaya jika anda pakai ketika berenang. Kalung yang tipis berpotensi tersedot ke dalam main drain.

Jika saat tersedot lalu panik dan tidak mampu membuka kalung tersebut, bisa jadi potensi tenggelamnya tinggi.

Di sisi lain, perhiasan terutama yang tidak terbuat dari emas murni rentan berkarat kalau terkena air kolam renang. Selain perhiasannya rusak, karat tersebut juga bisa merusak air kolam renang.

3. Tidak Mengikat Rambut atau Tidak Pakai Topi Kolam Renang

Buat anda yang berambut panjang, disarankan mengikat rambut atau menggunakan topi renang saat berenang.

Sama seperti perhiasan kalung, rambut yang tipis bisa tersangkut di drainase kolam renang. Tenggelam bisa jadi bahaya paling fatal.

4. Berdiri di Atas Main Drain Terlalu Lama

Pantau anak-anak anda ketika berenang di kolam renang. Bentuk main drain yang menarik buat anak kecil bisa jadi mainan buat mereka.

Ini bisa bahaya terutama jika anak-anak terlalu lama berdiri di atas main drain tersebut. Kalau ada masalah pada penutupnya, bisa jadi mereka tertahan oleh hisapan dan tidak bisa bergerak.

Ini juga yang kemungkinan terjadi pada kasus tenggelam di kolam renang di atas.

Pompa menyedot air melalui kisi-kisi main drain. Ketika kisi-kisi tersebut tertutup, pompa akan terus menyedot hingga semua air di dalam pipa terkuras.

Setelah air terkuras dan tidak ada lagi yang masuk karena penyumbatan, ruang hampa akan terbentuk. Saat pompa terus menyedot, ruang hampa akan semakin rapat dan daya hisapnya semakin kuat.

Hanya dalam hitungan detik, tekanan ratusan pon dapat diberikan pada apa pun yang menyumbat kisi-kisi tersebut.

Jika kebetulan yang tersangkut adalah perenang, ia bisa terperangkap dan tidak dapat melepaskan diri dan kembali ke permukaan.

Membuat Drainase Kolam Renang yang Aman

Buat kontraktor kolam renang, membuat drainase yang aman sudah harus jadi standar pembuatan fasilitas ini.

Selain penggunaan material dan spesifikasi teknis lainnya, dua hal ini perlu jadi pertimbangan untuk dimasukkan dalam standar pembuatan main drain tersebut.

1. Buat Lebih dari Satu Saluran Main Drain

Berapapun ukuran kolam renang kalau digunakan untuk banyak orang sebaiknya membuat lebih dari satu. Ini untuk mencegah hisapan yang terlalu besar.

Dengan adanya dua main drain atau lebih, daya hisap air ke saluran pembuangan tersebut akan terbagi. Selain itu, ini juga meminimalisir kerusakan ketika salah satunya tersumbat. Main drain yang lain akan mengcover pekerjaan penghisapan air jika salah satunya tersumbat.

2. Pakai Tutup Main Drain yang Aman

Saat ini masih banyak ditemukan pemasangan tutup main drain datar dengan kisi-kisi yang lebar. Meski sebenarnya cukup aman, namun faktanya kasus tersangkut di drainase kolam renang terjadi pada main drain dengan tutup seperti ini.

Penutup main drain yang aman punya bentuk yang ditinggikan dan biasanya berbentuk kubah. Penutup ini juga memiliki kisi-kisi yang lebih kecil sehingga benda-benda seperti rambut dan perhiasan lebih sulit tersangkut.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.