Anda mau membuat kolam renang? Yang pertama dilakukan adalah survei lahan pembuatan kolam renang. Nah, saat survei, tahapan apa saja yang dilakukan? Di sini kami akan jelaskan.
Sebagai kontraktor kolam renang profesional, Dimulti Pool akan selalu melakukan survei untuk menganalisa lahan yang akan dibuat fasilitas tersebut.
Salah satu tahapan pembuatan kolam renang ini sangat penting untuk memastikan fasilitas tersebut bisa dibuat sesuai harapan. Selain itu, ini juga jadi tahapan brainstorming alias menyatukan pikiran antara kontraktor dan pemilik.
Baca Juga
Daftar Isi
Apa Itu Survei Lahan?
Survei sendiri bisa diartikan adalah proses melihat dan menganilisa kondisi objek untuk pembangunan atau proyek tertentu.
Jika diartikan ke dalam survei lahan pembuatan kolam renang, artinya adalah menilai dan menganalisa kondisi lahan yang akan dijasikan lokasi pembuatan kolam renang.
Teknis Pelaksanaan Survei Lahan Pembuatan Kolam Renang
Bisa dibilang, ini adalah tahapan paling awal ketika ingin membuat kolam renang yang harus dilakukan. Dan saat survei, inilah langkah yang dilakukan:
1. Menentukan Lokasi dan Bentuk Kolam Renang
Tim survei akan melihat lokasi kolam renang yang ditentukan oleh pemilik. Kami juga akan memberikan insight lokasi yang tepat agar kolam renang nyaman dan aman digunakan.
Untuk lokasi kolam renang sendiri bisa dibuat di berbagai lahan, mulai dari di dalam tanah, di atas tanah atau above ground, ataupun di rooftop. Anda juga bisa membuat kolam renang indoor.
Selain lokasi, yang penting selanjutnya didiskusikan saat survei adalah bentuk kolam renang serta sistem sirkulasinya.
Ada berbagai bentuk yang bisa anda pilih, mulai dari geometris, round atau bulat, sampai free form alias bentuk bebas terserah kemauan anda.
Sementara sistem sirkulasi, bisa overflow atau skimmer. Ini lagi-lagi akan menyesuaikan dengan kondisi lahan.
Kalau lahannya cukup besar, bisa menggunakan overflow. Tapi kalau kecil, cukup dengan skimmer karena otomatis kolamnya juga akan berukuran kecil.
2. Mengukur Lahan
Setelah semua materi yang disebutkan di atas didiskusikan, kami perlu memastikan secara real bahwa lahannya cukup untuk membuat kolam renang. Karena itu, dilakukan pengukuran lahan.
Pengukuran lahan juga berfungsi memperkirakan ukuran komponen di sekitar kolam renang seperti peletakkan tangga dan sebagainya.
Nah, tujuan utama dari proses ini adalah mengetahui seberapa luas kolam renang yang akan dibuat, dihitung per meter untuk mengetahui secara pasti biaya yang dibutuhkan saat penggalian.
Selain itu, juga penentuan kubikasi untuk pembelian pompa kolam, hingga berapa banyak mozaik atau keramik yang harus dipasang nantinya.
3. Pengecekan Kontur Tanah
Kalau kolam renang dibangun di tanah alias bukan rooftop, penting juga kami memeriksa kontur tanah. Ini dilakukan karena di setiap lokasi kondisi tanahnya akan berbeda.
Jika tanah terlalu empuk, maka kami akan lakukan penggalian pondasi tambahan menggunakan strauss pile atau bore pile. Biasanya penggalian dilakukan di 12 titik untuk memperkuat pondasi kolam renang.
Tanah yang terlalu empuk berpotensi mudah bergerak. Ini akan mempermudah pondasi rusak. Kalau sudah rusak dan mengalami kebocoran, biaya renovasi sangat mahal.
Begitupun kalau tanah terlalu keras yang biasanya disebabkan banyaknya bebatuan. Dibutuhkan penggalian untuk mencapai tanah yang lebih empuk untuk menempatkan pondasi.
3. Mempersiapkan Tempat Konstruksi dan Jalur Alat Berat
Akan ada banyak material selama membuat kolam renang. Karena itu, kami juga harus memastikan bahwa semua material ditempatkan di tempat yang aman dan tidak mengganggu pekerjaan.
Selain itu, juga akan ada alat berat yang terlibat, seperti excavator untuk menggali tanah jika diperlukan serta mesin beton semprot.
Keduanya dibawa menggunakan truk bermuatan besar. Butuh jalur yang besar juga untuk ditempatkan di lokasi proyek.
Ini juga termasuk jalur material lainnya seperti batu bata, besi, pipa, semen, dan sebagainya yang diperlukan di proyek.
4. Memastikan Tempat Tinggal Tukang
Proyek pembangunan kolam renang bakal berlangsung selama minimal 3 bulan. Karena itu, para tukang yang mengerjakan harus stay di sekitar lokasi untuk mengoptimalkan waktu pengerjaan.
Idealnya, tempat tinggal tukang ini berada di lokasi yang sama dengan proyek. Tempat tinggalnya bisa membuat bangunan sementara atau bedeng.
Namun, bisa juga menyewa kontrakan atau kosan di sekitar lokasi kalau memang ada.
Penutup
Itulah penjleasan tentang survei lahan pembuatan kolam renang, hal apa saja yang akan dilakukan kontraktor kolam renang dalam proses ini.
Di Dimulti Pool, ini adalah tahapan yang penting dan akan selalu dilakukan. Semua ini agar hasil yang anda harapkan bisa seusai.
Karena itu, hati-hati dalam memilih kontraktor kolam renang. Pastikan semua tahapan pembuatan kolam renang dilakukan dengan benar, termasuk survei lahan pembuatan kolam renang ini.
Jika anda berminat membuat kolam renang, jagan ragu gunakan jasa kami. Segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











