Kolam renang outdoor yaitu jenis kolam renang yang terletak di luar ruangan atau di area yang terbuka.
Karena letaknya yang berada di luar ruangan, maka suasana berenang di kolam renang outdoor akan terasa lebih segar. Hal ini dikarenakan karena sirkulasi udara yang lebih babas dan lancar.
Disamping itu, kolam renang yang berada di luar ruangan juga merupakan jenis kolam yang paling banyak digunakan masyarakat sebagai kolam renang pribadi, kolam renang umum, maupun waterboom.
Baca Juga
Hal ini dikarenakan biaya pembuatannya yang relatif lebih sedikit dibandingkan dengan kolam renang indoor.
Disini, anda tidak perlu membuat atap atan dinding pembatas ruangan. Sehingga, biaya pembuatan bisa ditekan secara drastis.
Daftar Isi
Pengertian Kolam Renang Outdoor
Kolam renang outdoor, seperti namanya, adalah jenis kolam renang yang dibuat di luar ruangan. Luar ruangan sendiri artinya tidak ada atap yang menutupi kolam renang ini.
Dengan begitu, kolam renang ini akan terekspos langsung oleh cahaya matahari dan udara luar ruangan.
Kelebihan
Selain hal-hal yang telah disebutka diatas, kolam renang ourdoor ternyata masih memiliki banyak kelebihan lain.
Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, jenis kolam renang ini sangat pantas untuk dipertimbangkan. Lalu, apa kelebihan-kelebihan kolam renang luar ruangan tersebut? Berikut uraiannya.
1. Memiliki Ruang yang Lebih Luas
Dengan mengambil tempat di luar ruangan, maka kolam renang ini akan memiliki space/ruang yang lebih luas.
Oleh karena itu, anda bisa menambahkan properti atau aksesoris tambahkan yang memiliki sisi fungsionalitas.
Misalnya, anda bisa menambahkan kursi dan meja di dekat kolam, sehingga bisa digunakan sebagai tempat bersantai.
Atau, space yang luas juga bisa anda gunakan untuk menambahkan taman kolam, papan luncu, area bermain, dan lain sebagainya.
2. Menawarkan Suasana yang Lebih Segar
Selain space yang lebih luas, kolam renang outdoor juga menawarkan suasana berenang terasa lebih segar.
Suasana segar saat berenang ini didapatkan dari lokasi kolam yang terbuka, sehingga sirkulasi udara lancar dan suplay oksigen yang lebih banyak.
Selain itu, sirkulasi udara yang lancar juga akan membuat chlorine menguap dengan mudah, sehingga air kolam tidak bau.
3. Menawarkan Pandangan yang Lebih Luas
Seperti yang telah disampaikan di atas, kolam renang outdoor memiliki pandangan mata yang lebih luas.
Sehingga, berenang di kolam renang akan membuat anda merasa lebih leluasa dan rileks. Anda bisa dengan mudah memandang langit atau bentang alam yang ada.
Sehingga, kemungkinan stress berlebih yang diakibatkan oleh terhalangnya pandangan bisa lebih diminimalisir.
4. Kolam Renang Outdoor Meningkatkan Nilai Bangunan
Meski tak setinggi kolam renang indoor, dengan adanya kolam renang outdor di kediaman anda juga akan meningkatkan nilai jual bangunan.
Kolam renang, baik indoor maupun outdoor, masih dianggap fasilitas mewah yang masih sangat jarang dijumpai.
Selain itu, biaya pembuatan kolam renang juga tak sedikit. Maka, tak heran jika suatu bangunan memiliki fasilitas kolam renang, maka nilai bangunan tersebut akan meningkat dengan drastis.
Kekurangan
elain memiliki banyak kelebihan, kolam renang luar ruangan juga memiliki beberapa kekurangan. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membuat kolam renang jenis ini, ada baiknya jika anda mempertimbangkan faktor-faktor berikut.
1. Memiliki Gangguan Cuaca yang Lebih Besar
Karena letakknya yang berada di luar ruangan, maka kolam renang ini sangat bergantung pada faktor cuaca.
Jika cuaca sangat panas pada siang hari sangat terik, maka berenang menjadi tidak nyaman meskipun kita telah menggunakan produk sun block.
Terlebih, sinar matahari yang sangat terik terbukti tidak baik untuk kulit. Sebaliknya, saat cuaca hujan deras, anda juga tidak bisa berenang.
Berenang dibawah guyuran hujan sangat tidak nyaman dan tidak aman. Sehingga, jika berenang pada kolam renang outdoor anda harus memilih cuaca yang mendukung.
2. Mudah Kotor
Selanjutnya, dibandingkan dengan kolam renang indoor, kolam renang outdoor lebih cepat kotor. Hal ini dikarenakan lokasi kolam renang yang berada di luar ruangan tanpa pelindung sehingga kotoran akan lebih mudah masuk ke dalam kolam.
Kotoran-kotoran seperti debu, daun, plastik, dan kotoran lain akan sangat mudah masuk ke dalam kolam dan membuat kolam renang menjadi kotor.
Kondisi kolam yang kotor ini dapat menjadi sarang bakteri atau kuman berkembang biak.
3. Mudah Ditumbuhi Lumut
Kekurangan kolam renang di luar ruangan yang selanjutnya adalah kolam renang jenis ini sangat mudah ditumbuhi lumut.
Karena selalu disinari matahari secara terus-menerus, maka lumut akan lebih mudah tumbuh. Akan tetapi, pertumbuhan lumut ini dapat dicegah atau diatasi dengan melakukan perawatan kolam secara rutin.
4. membutuhkan Chemical yang Lebih Banyak
Pada kolam renang outdoor, chemical yang digunakan jumlahnya lebih banyak daripada yang digunakan di kolam renang indoor.
Hal ini dikarenakan pada kolam renang jenis outdoor, sirkulasi udara yang lancar dan paparan sinar matahari lebih terik. Sehingga membuat chemical pada kolam akan lebih cepat menguap.
Perawatan
Perawatan jenis kolam renang ini sebenarnya cukup mudah karena sudah biasa dilakukan di kolam renang kebanyakan. Jadi, inilah daftar perawatan yang perlu dilakukan.
1. Membersihkan Kotoran
Ini harus dilakukan setiap hari. Anda perlu menyaring puing-puing dan kotoran apapun yang masuk ke dalam kolam renang.
Anda juga perlu melakukan vakum kolam renang dan sesekali menyikat dinding jika terlihat ada kotoran yang menempel di dinding. Biasanya, vacuum dan sikat ini dilakukan dua kali dalam seminggu.
2. Pemberian Desinfektan
Seperti kolam renang pada umumnya, anda perlu memberikan desinfektan kolam renang, dalam hal ini kaporit.
Pemberian kaporit tak perlu dilakukan setiap hari. Untuk waktunya, bisa dilakukan setelah kolam renang digunakan untuk banyak orang.
Pemberian kaporit juga dilakukan setelah menyaring kotoran dan melakukan vakum kolam renang. Terakhir, pemberian kaporit dilakukan ketika anda selesai mengisi air baru.
3. Uji Kadar Air
Dua parameter utama dalam pengujian kadar air kolam renang adalah klorin dan pH.
Klorin sendiri merupakan zat yang terkandung dalam kaporit. Zat inilah yang berfungsi menangkal pertumbuhan mikroorganisme seperti ganggang hijau.
Kadar klorin kolam renang yang ideal sendiri berkisar antara 1 hingga 3 ppm. Namun, biasanya sekitar 1 hingga 1,5 ppm sudah cukup.
Dan tak hanya klorin, anda juga perlu memperhatikan kadar ph air kolam renang. Kadar idealnya adalah berkisar antara 7,2 hungga 7,8.
Jika terlalu tinggi, fungsi klorin untuk menangkal mikroorganisme tidak akan efektif. Jika terlalu rendah atau asa,, berpotensi membuat kulit dan mata iritasi.
4. Periksa Keadaan Komponen dan Peralatan
Terakhir, anda perlu memeriksa keadaan komponen kolam renang seperti badan kolam renang, gutter atau skimmer, balancing tank serta pompa dan filter kolam renang.
Pastikan semua komponen yang mendukung sirkulasi kolam renang tersebut berjalan optimal. Dengan begitu, anda bisa mencegah kerusakan kolam renang sejak dini.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Pembuatan
Saat membuatnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal dan sesuai harapan. Berikut ulasannya:
1. Pastikan Lahan Memadai
Kolam Renang Outdoor sangat tergantung pada kondisi lahan. Anda tidak cuma perlu mengukur ukuran kolam renang, tapi juga ruang mesin, gutter dan balancing tank jika menggunakan sirkulasi overflow, serta area decking dan lainnya.
Karena itu, inilah gunanya survei sebelum pembuatan kolam renang yang akan dilakukan kontraktor agar lahan dipastikan cukup.
2. Pastikan Kondisi Tanah
Sebenarnya, kondisi tanah apapun bisa dibuat kolam renang outdoor. Misalnya, jika tanah terlalu lembek, bisa diberikan tambahan struktur menggunakan bore pile.
Jika tanah miring, bisa dilakukan pengurugan atau penambahan tanah terlebih dahulu. Setelah itu, konstruksi bisa berjalan.
Yang jelas, anda harus segera mengkonsultasikan ke kontraktor kolam renang tentang kondisi tanahnya.
Kalau bisa, foto lahan tempat pembuatan dan kirim ke kontraktor saat anda pertama kali meng-order jasa pembuatan kolam renang.
3. Kondisi Cuaca
Saat musim hujan memang tidak disarankan membuat konstruksi apapun. Alasannya jelas, hujan akan membuat proses pengeringan coran jadi lebih lama. Begitupun pada kolam renang outdoor.
4. Pemberian Proteksi Bangunan
Jika anda membuat kolam renang dekat dengan bangunan eksisting atau sudah jadi, kami sarankan memberikan proteksi pada bangunan tersebut.
Proteksi bisa menggunakan terpal atau sejenisnya yang berukuran cukup besar. Yang perlu diproteksi adalah bagian bangunan yang jadi akses material pembuatan kolam renang.
Selain itu, proteksi juga dilakukan pada bagian bangunan yang paling dekat dengan lokasi pembuatan kolam renang.
Penutup
Demikianlah ulasan kami mengenai segala hal terkait kolam renang outdoor. Semoga ulasan tersebut bisa dijadikan pertimbangan dan referensi saat anda akan membuat kolam renang dengan model outdoor.
Bagaimanapun, baik model indoor atau outdoor, keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing. Sehingga anda perlu menyesuaikannya dengan kebtuhan anda.
Yang jelas, untuk membuat kolam renang outdoor, pastikan anda menggunakan kontrakor kolam renang profesional dan berpengalaman seperti Dimulti Pool.
Kami memiliki banyak portofolio pembuatan kolam renang outdoor di hampir seluruh wilayah Indonesia. Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, tak perlu diragukan.
Jika anda berminat membuat kolam renang outdoor, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
FAQ
Berapa Harga Pembuatan Kolam Renang Outdoor?
Berapa Lama Kolam Renang Outdoor Bisa Bertahan?
Dimulti Pool sendiri memberikan garansi struktur kolam renang hingga 10 tahun. Jika terjadi kerusakan akibat kesalahan pekerjaan, kami akan memperbaikinya tanpa anda mengeluarkan uang lagi.












yth mas danang,
mas kalau untuk maintenance kolam seukuran 7 x 18 m, umumnya dibutuhkan berapa banyak clhorin, PAC dan HCL?
bisakan dilakukan seminggu sekali?
terima kasih
waldy
Terima kasih sudah berkunjung di blog kami. Dan mohon maaf baru sempat membalas Mas Waldy.
Untuk takaran chemical, terutama Chlorine bisa disesuaikan dengan kadar ukuran setelah dilakukan test pH dengan alat Testkit. Jika belum terbiasa melakukan perawatan, Anda bisa menambahkannya sedikit demi sedikit agar tidak terlalu tinggi nilai kadar akhirnya.
Sedangkan untuk PAC dan HCL hanya digunakan saat kondisi air kolam renang rusak. Atau saat anda mengganti air kolam renang dengan air yang baru. Karena sebelum digunakan untuk berenang, air baru memerlukan treatment awal sebagai penyesuaian terhadap chemical.
Untuk ritme perawatan, anda boleh saja melakukannya 1 kali perminggu. Namun akan lebih efektif jika perawatan dilakukan 2 kali per minggunya. Sehingga kadar chemical pada air kolam renang akan lebih terkontrol.
Terimakasih,