Baik anda mengikuti lomba atau sekedar berolahraga, memahami posisi start renang yang benar akan membuat gerakan renang anda lebih efisien.
Banyak yang menganggap sepele gerakan ini karena yang terbayang hanya memasukkan tubuh ke air. Padahal kalau sudah bisa melakukannya dengan benar akan membuat anda jadi lebih mendalam mempelajari gerakan renang lainnya.
Daftar Isi
Posisi Start Renang Berdasarkan Gaya
Posisi start renang tergantung gaya apa yang ingin anda gunakan. Ada empat gaya yang biasa dilakukan yaitu gaya dada, bebas, kupu-kupu dan punggung.
Baca Juga
Gaya dada, bebas dan kupu-kupu punya posisi start yang hampir sama. Bahkan kalau anda ikut les renang pelatih akan mengajarkan cara yang persis sama untuk ketiga gaya tersebut.
Ini karena ketiga gaya ini dilakukan dengan posisi tubuh tengkurap. Jadi ketika masuk ke dalam air, yang perlu dipertahankan adalah posisi tubuh tersebut.
Sementara posisi start renang gaya punggung berbeda karena posisi tubuh saat berenang terlentang alias kepala menghadap ke atas. Tentu saja cara masuk ke dalam airnya berbeda dengan berenang dengan posisi tubuh tengkurap.
Untuk lebih jelasnya kita akan menjabarkannya dalam penjelasan berikut ini.
1. Gaya Dada, Bebas, dan Kupu-Kupu
Sebelum melakukan posisi start renang, pastikan tubuh anda rileks terlebih dahulu. Jika anda melihat lomba renang biasanya para atlet akan menggerak-gerakan seluruh tubuhnya di start blok.
Setelah itu barulah anda bersiap untuk melakukan posisi start renang berikut ini:
- Posisi tubuh harus sejajar dengan bagian wajah menghadap ke air.
- Bagian telapak tangan harus mengarah ke air dan letakkan kedua tangan menyatu di depan dada. Posisi jari mengarah ke air dan bukan ke tubuh.
- Gerakkan lengan serta luruskan ke depan tubuh. Putar sedikit bagian telapak tangan ke arah luar (posisi ibu jari sedikit mengarah ke bawah).
- Jaga agar posisi lengan tetap lurus di depan tubuh, lalu perlahan geser ke samping hingga posisi tangan dan tubuh membentuk huruf Y.
Setelah itu anda bisa masuk ke kolam renang dengan sedikit dorongan dari kako. Biasanya cukup satu kaki yang mendorong agar tenaganya maksimal.
Setelah itu barulah anda menggunakan teknik renang sesuai dengan gaya yang ingin anda pakai.
2. Gaya Punggung
Sama seperti sebelumnya, anda juga harus rileks sebelum melakukan posisi start renang gaya punggung. Bedanya kali ini anda perlu membelakangi kolam renang untuk melakukannya.
Dan yang paling berbeda lagi adalah anda melakukan start posisi renang gaya punggung ini di dalam kolam. Berbeda dengan tiga gaya lainya yang harus meloncat dari balok start.
Selanjutnya anda perlu berpegangan pada balok start tersebut dengan kedua atau salah satu kaki menempel ke dinding kolam renang.
Untuk penjelasan lebih lanjut ikuti langkah melakukan start renang gaya punggung berikut ini:
- Posisi tangan dan kaki bergantung sebelum star dimulai.
- Tariklah kedua lengan mendekati dinding, kemudian dilanjutkan dengan sikap menolak dengan sikap kepala menengadah.
- Serentak dengan tolakan kaki, kedua lengan diayunkan dan kepala menengadah.
- Ayunan lengan bergerak membuka ke samping setelah kaki menolak, posisi kedua lengan harus sudah lurus.
- Ketika tubuh masuk ke permukaan air, lentingkan tubuh lalu mulai meluncur di bawah permukaan air.
Tubuh kemudian perlahan-lahan akan naik ke permukaan air kolam renang. Setelah itu barulah anda bisa berenang dengan teknik renang gaya punggung.
Tips Memaksimalkan Start Renang Saat Perlombaan
Penting memahami dasar melakukan posisi start renang. Apalagi kalau anda ingin menjadi seorang atlet yang berlomba di pertandingan.
Dalam lomba renang, kecepatan dan efisiensi adalah hal yang utama. Bisa jadi semua atlet mempelajari posso start renang yang sama. Namun, mereka juga terus melatih supaya gerakannya lebih efisien dan bisa mendapatkan kecepatan yang diinginkan.
Karena itu berikut ini kita juga akan membagikan bagaimana tips memaksimalkan posisi start renang dalam perlombaan supaya anda bisa lebih cepat.
1. Posisi Kaki
Posisi kaki ketika melakukan start dari balok biasanya satu di depan dan satu di belakang. Tipsnya supaya anda bisa lebih cepat adalah memfokuskan tenaga ke kaki bagian depan.
Setelah anda mulai merasakan ada dorongan maksimal, barulah berikan dorongan tambahan dengan kaki bagian belakang. Ini akan menambahkan kecepatan ekstra agar tubuh anda bisa lebih jauh meluncur.
Yang perlu jadi perhatian juga adalah bagaimana posisi kaki anda. Pastikan semua jari menghadap kolam renang. Meski kedengarannya simpel tapi masih banyak juga perenang yang melakukan kesalahan ini.
Satu lagi, untuk kaki bagian depan upayakan jari-jari anda mencengkram bagian depan balok start. Ini akan menambah grip dan kekuatan anda ketika melompat.
2. Posisi Pinggul dan Bahu
Saat ingin melakukan lompatan biasanya anda akan membungkuk. Nah efisiensi posisi start renang seperti ini akan sangat dipengaruhi oleh posisi pinggul dan bahu anda.
Yang jelas anda perlu memastikan posisinya benar-benar lurus. Buat pemula biasanya ini akan pegal dan bikin sakit pinggang. Tapi itulah gunanya berlatih. Lama kelamaan tubuh anda jadi lebih fleksibel dan mudah melakukannya.
3. Posisi Tangan
Posisi tangan ternyata juga sangat penting. Banyak perenang yang mengabaikannya karena menganggap ini hanya untuk stabilitas ketika berada di atas start balok.
Padahal posisi dan dorongan tangan ini akan sangat mempengaruhi kecepatan renang anda.
Ketika mengikuti perlombaan renang, start renang biasanya diawali dengan bunyi bel atau pistol. Percaya atau tidak, refleks kaki anda lebih lambat sepersekian detik ketimbang tangan anda.
Jadi ketika bel atau pistol tersebut berbunyi, kalau anda hanya mengandalkan dorongan kaki, akan ada sedikit jeda sebelum kaki anda melontarkan tubuh.
Nah di sinilah fungsi tangan. Jadi selain menjaga stabilitas di atas balok start, juga membantu menjembatani jeda tersebut sehingga anda benar-benar melakukan gerakan lebih cepat.
4. Posisi Masuk ke Air
Sudah dijelaskan bagaimana posisi yang benar saat anda masuk ke dalam air. Tapi kesalahan yang sering dilakukan adalah tubuh anda masih terlalu lebar ketika masuk ke air.
Ini akan membuat hambatan dari air lebih besar dan membuat gerakan renang jadi terhambat. Tentu saja ini tidak menguntungkan kalau anda sedang berlomba.
Tipsnya adalah pastikan lengan anda benar-benar rapat ke telinga. Pastikan juga kaki tetap lurus dan pergelangan kaki juga dibuat tegang agar jari-jari lurus ke depan.
Jangan fokus pada seberapa jauh anda melompat. Fokuslah pada tips gerakan renang tersebut supaya anda bisa memaksimalkan kecepatan.
Ini karena kalau anda terlalu jauh melompat, akan ada lebih banyak cipratan air yang dihasilkan oleh kaki anda. Ini akan menciptakan hambatan dan tentu saja memperlambat gerakan renang.











