Ketika mau membuat kolam renang, anda harus tahu perbedaan kolam olahraga vs rekreasional agar tidak salah dalam menentukan ukuran.
Di sini, kita akan bahas hal tersebut. Kita akan kupas mulai dari pengertian, aturan, ukuran, lokasi, hingga cara perawatannya.
Baca terus artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
Baca Juga
Daftar Isi
Pengertian
Sebelum membahas kolam olahraga vs rekreasional, anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan keduanya.
1. Kolam Olahraga
Kolam olahraga adalah kolam renang yang digunakan untuk olahraga. Namun, saat ini orang mengenal kolam olahraga dengan lebih spesifik, yakni kolam renang yang digunakan untuk kompetisi olahraga.
Berbagai kompetisi olahraga di antaranya adalah renang cepat, loncat indah, diving, hingga water polo dan senam irama.
2. Kolam Rekreasional
Seperti namanya, kolam rekreasional adalah kolam renang yang digunakan untuk kegiatan rekreasi. Apapun jenisnya, jika digunakan untuk bersenang-senang, dinamakan kolam rekreasi.
Kolam rekreasi yang paling umum ada dua, yakni kolam residensial dan kolam renang umum atau waterpark (waterpark masuk kategori kolam renang umum karena bisa digunakan oleh semua orang).
Perbedaan Kolam Olahraga vs Rekreasional
Kita masuk ke pembahasan utama. Berikut adalah perbedaan kolam olahraga vs rekreasional yang bisa anda jadikan panduan ketika ingin membuat salah satunya.
1. Aturan
Perbedaan pertama dari kolam olahraga vs rekreasional tentunya adalah aturan pembuatannya. Berikut penjelasannya.
a. Kolam Olahraga
Berbagai olahraga bisa dilakukan di kolam renang. Ada banyak juga kompetisi olahraga yang menggunakan kolam renang sebagai tempatnya.
Karena itu, di setiap kompetisi tersebut ada aturan yang harus diikuti oleh penyelenggara dalam membuat atau memilih kolam renang.
Misalnya, dalam kompetisi renang cepat, panjang kolam renang minimal 50 meter. Beberapa kolam bahkan bisa mencapai 100 meter. Begitu seterusnya.
b.Kolam Rekreasional
Tidak ada aturan khusus untuk membuat kolam rekreasional. JIka kolam renang rumahan, anda bebas menentukan apapun yang berkaitan dengan kolam tersebut.
Meski begitu, aturan mungkin berlaku untuk kolam renang waterpark. Namun, bukan sola teknis pembuatannya, melainkan izin mendirikan bangunan, izin usaha, serta izin menggunakan air tanah.
Di Indonesia juga mulai berlaku izin menggunakan air tanah ketika anda mau membuat kolam renang. Jadi, cek segera aturan ini.
2. Desain dan Ukuran
Desain juga jadi perbedaan lain antara kolam olahraga vs rekreasional. Hal ini juga menyangkut peraturan yang perlu diikuti dalam membuat kolam olahraga.
a. Kolam Olahraga
Kolam olahraga umumnya berbentuk persegi panjang. Hal ini karena kebanyakan olahraga di dalam air bersifat kompetisi, jadi butuh panjang yang memadai.
Pun begitu dengan kolam loncat indah. Dengan bentuk persegi panjang dengan lebar yang lebih dari kolam olahraga lain, para atlet bisa leluasa melakukan gerakan di dalam air.
b.Kolam Rekreasional
Sekali lagi, tidak ada aturan baku soal desain dan ukuran kolam rekreasional. Bahkan untuk wahana di berbagai waterpark sekalipun.
Namun, ada beberapa hal yang harus anda pertimbangakna ketika membuat desain dan ukuran kolam renang.
Misalnya, jumlah perenang, jumlah anggaran, siapa yang menggunakan kolam renang, hingga lahan yang tersedia.
3. Kebutuhan Lahan
Karena kolam olahraga kebanyakan sudah diatur ukurannya, kebutuhan bahan pastinya juga harus menyesuaikan jika anda berniat membuatnya.
a. Kolam Olahraga
Kita ambil contoh kolam Olympic yang membutuhkan panjang minimal 50 meter. Ini belum termasuk kelengkapan lain seperti papan atau platform loncat, garis batas, hingga layar untuk informasi.
Dengan banyaknya keutuhan di kolam olahraga, anda perlu lahan yang luas untuk membuatnya. Karena itu, kolam olahraga biasanya ditemukan di tempat dengan lahan yang luas.
b.Kolam Rekreasional
Kolam renang rumahan sudah jelas berada di rumah. Jadi, ketika anda membuatnya, tinggal menyesuaikan dengan lahan yang tersedia.
Untuk waterpark, anda pastinya membutuhkan lahan yang lebih besar. Bahkan lahan yang digunakan bisa lebih besar dari pembuatan kolam olahraga. Hal tersebut karena banyaknya wahana di kolam waterpark.
4. Lokasi
Lokasi berkaitan dengan ketersediaan lahan pembuatan kolam renang. Jadi, inilah lokasi kolam olahraga vs rekreasional.
a. Kolam Olahraga
Biasanya kolam olahraga dibuat di satu area khusus akuatik. Kita ambil contoh Stadion Akuatik di Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno.
Selain itu, beberapa klub olahraga akuatik profesional juga biasanya membuat tempat latihan para atlet mereka.
b.Kolam rekreasional
Kolam renang rumahan bisa dibuat di rumah, villa hotel, dan lainnya. Sementara waterpark dibangun di sebuah lahan yang luas. Karena lahannya yang luas, waterpark biasanya dibuat jauh dari lingkungan perumahan.
5. Sistem Sanitasi dan Perawatan
Karena digunakan untuk dua jenis kegiatan yang berbeda, sistem sanitasi dan cara perawatan kolam olahraga dan rekreasional juga akan berbeda.
a. Kolam Olahraga
Dalam sebuah kompetisi olahraga, penyelenggara harus memastikan keamanan dan keselamatan para atlet. Ini harus dimulai dari perawatan kolam renang yang tepat.
Di kolam olahraga, standar perawatannya cukup tinggi. Misalnya, dalam peraturan badan akuatik dunia, sistem sanitasi yang digunakan di kolam Olympic harus menggunakan salah satu diantara UV atau Ozon. Klorinator garam atau salt chlorinator juga diperbolehkan, namun sifatnya sekunder.
Pengelola kolam renang juga harus segera membersihkan kolam renang ketika selesai digunakan. Ini mencakup vakum dan penambahan chemical.
Jika kompetisi berlangsung selama satu minggu, berarti ada 7 kali perlakukan perawatan yang harus dilakukan. Meski begitu, penggunaan chemicalnya juga diatur, tidak boleh terlalu banyak.
b. Kolam Rekreasional
Di kolam waterpark, anda mungkin juga butuh menggunakan sistem sirkulasi dan perawatan yang sama dengan kolam olahraga atau kompetisi.
Namun, untuk kolam rumahan, anda tinggal mengikuti arahan kontraktor kolam renang anda untuk waktu perawatan yang ideal.











