Kolam renang mineral semakin hari semakin banyak peminatnya. Tapi kalau anda mulai mempertimbangkan menggunakannya, baca dulu artikel ini supaya pertimbangan anda lebih akurat.
Mungkin yang terbayang oleh anda tentang jenis kolam renang inia dalah kolam yang diisi air mineral seperti air minum. Secara konsep sebetulnya sama, namun penggunaannya tentu saja berbeda.
Air minum sendiri melalui proses filtrasi lagi untuk mencapai standar. Kandungan mineral di dalamnya juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh manusia.
Baca Juga
Sementara kolam renang mineral menggunakan air pengisian kolam renang pada umumnya. Penggunaan mineralnya bukan untuk kesehatan, melainkan untuk sanitasi. Meski ada juga dampak positif buat kesehatannya.
Kita akan jelaskan lebih lanjut di sini.
Daftar Isi
Pengertian dan Cara Kerja Kolam Renang Mineral
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan kolam renang mineral? Sederhananya, kolam renang ini menggunakan campuran mineral untuk melakukan sanitasi air kolam renang.
Mudahnya begini. Kalau kolam renang konvensional menggunakan klorin dalam kaporit untuk sanitasi, kolam renang mineral menggunakan mineral seperti kalsium, kalium atau magnesium untuk melakukan tugas tersebut.
Namun yang perlu ditekankan di sini adalah kolam renang mineral sebenarnya tidak 100 persen bebas klorin. Mineral-mineral ini bahkan masih berikatan dengan klorin saat digunakan.
Sebagai contoh, anda menggunakan kalsium pada kolam renang. Kalsium punya rumus kimia Ca. Namun ia tidak dapat berdiri sendiri untuk menjadi berbentuk fisik seperti bubuk.
Ia akan berikatan dengan klorin (Cl) untuk membuatnya lebih stabil dan bisa membentuk butiran atau bubuk. Dengan demikian, senyawa yang digunakan sebenarnya bukan kalsium murni melainkan senyawa CaCl.
Cara kerja kolam renang mineral pun sebenarnya sama saja seperti kolam renang klorin. Senyawa ini akan menghilangkan kontaminan melalui proses alami yang terjadi saat sel-sel terpapar mineral.
Namun, karena sanitasi mineral sedikit lebih lambat daripada klorin, klorin atau alternatif klorin lainnya diperlukan untuk membantu mengendalikan pertumbuhan alga atau ganggang hijau.
Kelebihan Sistem Mineral untuk Kolam Renang
Salah satu alasan orang memilih kolam renang mineral adalah lebih lembut ketimbang klorin. Dan ini memang benar. Berikut ini kelebihan lainnya:
1. Air Lebih Lembut
Mineral seperti kalsium, kalium atau magnesium lebih lembut ketimbang anda menggunakan klorin alami.
Ini juga akan mengurangi jumlah klorin di kolam renang sehingga masalah seperti iritasi kulit dan kerusakan rambut bisa lebih terantisipasi.
Bahkan mineral yang digunakan ini terkenal akan manfaatnya yang luar biasa bagi kesehatan dan kulit.
Magnesium misalnya. Komponen mineral vital ini berperan penting dalam lebih dari 300 reaksi biokimia dalam tubuh manusia.
Magnesium tidak hanya bertanggung jawab untuk menjaga fungsi saraf dan otot, tetapi juga untuk memastikan detak jantung yang stabil dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Lebih lanjut, berenang di kolam renang mineral menawarkan manfaat tambahan seperti hidrasi mendalam dan peremajaan kulit.
Faktanya, kandungan magnesium dalam air kolam memiliki efek luar biasa pada berbagai kondisi kulit, termasuk psoriasis dan eksim. Hal ini terbukti dalam banyak penelitian.
Karena itu, kolam renang mineral bisa membuat kulit yang lebih sehat dan lembut dan menyegarkan.
2. Ramah Lingkungan dan Tidak Ada Bau Kaporit
Klorin adalah bahan kimia keras yang bisa berbahaya bukan hanya buat tubuh manusia, namun juga lingkungan seperti tumbuhan.
Jika terjadi kebocoran kolam renang yang menggunakan klorin murni dan merambat di area sekitarnya, bisa jadi tanah dan tumbuhan akan rusak bahkan mati.
Air yang dibuat ketika proses rinse atau backwash filter pun akan lebih aman. Walaupun anda menyiapkan pembuangan khusus, tanah bisa menyerap air pembuangan tersebut dan mengkontaminasi tanah di sekitarnya.
Dan yang paling penting, air kolam renang mineral lebih sedikit bau kaporit. Ini karena jumlah klorin yang bereaksi dengan kotoran di kolam renang lebih sedikit.
Bau kaporit sendiri berasal dari hasil reaksi antara klorin dengan zat organik di kolam renang seperti mikroorganisme dan lainnya. Semakin kuat bau kaporit, menunjukkan kolam renang anda semakin kotor.
3. Lebih Aman untuk Filter
Masih karena sifatnya yang lebih lembut, kolam renang mineral juga lebih aman untuk filter kolam renang.
Filter ini memang khusus dibuat untuk area kolam renang. Namun paparan klorin lambat laun jika bisa merusaknya, walaupun akan terjadi sangat lama.
Namun jika anda bisa mencegah kerusakan dan membuat filter bisa bertahan lebih lama lagi, mengapa tidak, bukan?
Tidak hanya filter, peralatan kolam renang seperti tangga dan handrail pun lebih aman jika bersentuhan dengan air mineral ini. Asalkan anda tetap melakukan perawatan dengan baik.
Kekurangan yang Perlu Jadi Perhatian
Kolam renang mineral bukan dewa penyelamat yang tidak punya celah. Ini hanyalah alternatif jika anda menginginkan air kolam renang yang lebih lembut.
Dan berikut ini adalah kekurangannya yang anda juga bisa jadikan pertimbangan untuk memilihnya.
1. Masih Butuh Kaporit
Seperti yang dijelaskan, kolam renang ini sebenarnya masih butuh kaporit. Karena proses sanitasinya lama. Di sisi lain, jika anda menambahkannya terlalu banyak malah justru bisa menjadi masalah air kolam renang.
Namun jika anda ingin tetap rendah klorin, disarankan menggunakan salt chlorinator kolam renang yang menggunakan garam untuk sanitasinya. Sistem ini juga terkenal lebih lembut ketimbang klorin biasa,
2. Chemical Lebih Mahal
Coba anda datang ke toko kimia atau toko perlengkapan kolam renang dan tanyakan harga mineral seperti magnesium atau kalsium. Pasti anda akan mendapati harganya lebih mahal.
Ini juga yang jadi alasan banyak orang masih mempertimbangkannya.
3. Masalah Karat
Seperti disebutkan, anda tidak boleh memberikan mineral-mineral ini terlalu banyak karena bisa menimbulkan masalah. Salah satunya adalah karat.
Karat sendiri terbentuk hasil reaksi mineral dalam kolam renang dengan material seperti logam. Mineral akan mengikis logam lalu terbentuklah lapisan karat.
Kolam Renang Kaporit vs Kolam Renang Mineral
Kita sudah melihat kelebihan dan kekurangan kolam renang mineral. Sekarang tinggal anda yang menentukannya, apakah ini sesuai kebutuhan anda?
Jika boleh memberikan saran, hal yang perlu jadi pertimbangan utama adalah bagaimana dan siapa yang akan menggunakan kolam renang.
Jika kolam renang anda sering digunakan, kami sarankan tidak perlu menggunakan mineral untuk sanitasinya karena anda butuh banyak obat kolam renang. Bisa jadi semakin mahal anda harus mengeluarkan biaya.
Namun jika kolam renang anda memang diperuntukkan untuk pengguna lansia atau anak kecil bahkan bayi, kolam renang mineral akan sangat cocok dan aman buat mereka.











