Masih banyak yang mempercayai mitos efektivitas pemanas kolam renang tenaga surya di musim hujan akan berkurang, atau bahkan tidak bisa bekerja sama sekali.
Meski agak sebal, kita bisa memahami karena biasanya mereka berfikir secara logika. Karena logikanya begini. Pemanas ini menyerap sinar matahari untuk diubah menjadi energi listrik lalu menyalakan pemanas.
Lantas bagaimana kalau mendung bahkan hujan? Bukannya tidak akan ada panas matahari sama sekali? Kalau begitu pemanas tidak akan bisa digunakan, dong?
Baca Juga
Langsung saja baca artikel ini untuk menemukan jawabannya.
Daftar Isi
Pengertian dan Cara Kerja Pemanas Kolam Renang Tenaga Surya
Pemanas kolam renang tenaga surya sendiri merupakan jenis pemanas yang menggunakan panas matahari untuk mengubahnya menjadi energi listrik.
Kemudian listrik digunakan untuk memanaskan tabung penyimpanan air sehingga air kolam renang bisa panas.
Kunci dari cara kerja pemanas jenis ini adalah alat penangkap sinar matahari atau biasa disebut juga dengan kolektor sinar matahari.
Jenis kolektornya sendiri ada dua, yakni yang berbentuk tabung dan berbentuk panel datar.
Sistem tabung menggunakan serangkaian tabung kaca ganda yang di antara ruangnya divakumkan. Tabung bagian dalam dilapisi bahan penyerap panas yang tinggi.
Sementara sistem panel menggunakan panel datar berinsulasi dengan pelat penyerap hitam di dalamnya. Air mengalir melalui pipa di bawah pelat ini dan dipanaskan oleh energi matahari.
Bagaimana Fungsi Pemanas Kolam Renang Tenaga Surya di Musim Hujan?
Ini jadi pembahasan utama yang terus ditanyakan banyak orang, terutama yang belum pernah sama sekali menggunakannya.
Lantas bagaimana fungsi pemanas kolam renang tenaga surya di musim hujan? Apakah masih bisa bekerja optimal atau bahkan tidak bisa digunakan sama sekali? Kita cari tau fakta nya di sini.
1. Tangki Penyimpanan Air Panas yang Baik
Saat ini semua jenis pemanas kolam renang, baik itu konvensional maupun tenaga surya, memiliki insulasi tangki penyimpanan yang baik.
Dengan begitu, jika rumah anda mati lampu dan anda tetap ingin menggunakan kolam renang air hangat, masih memungkinkan karena air di tangkinya masih tetap panas.
2. Ada Back Up Heater
Pemanas kolam renang tenaga surya memang dirancang untuk memenuhi lebih banyak kebutuhan sambil meminimalisir tagihan listrik. Salah satunya adalah dengan adanya teknologi back up heater.
Alat ini menyala menggunakan listrik biasa. Tapi tenang saja. Adanya sistem back up heater tidak akan membuat tagihan listrik anda menjadi tinggi.
Back up heater hanya akan aktif ketika suhu air di tangki jatuh di bawah ambang batas yang ditentukan. Ia akan menyala untuk mengembalikan air ke suhu yang ditentukan. Ada juga yang hanya untuk menaikkan suhu ke level yang nyaman. Jadi, bukan terus-menerus memanaskan dari nol.
Jadi ketika terjadi masalah pada kolektor panas karena efek hujan, back up heater ini yang akan menggantikan tugasnya sementara. Jangan lupa segera perbaiki kolektor supaya anda bisa tetap hemat listrik.
3. Pemanfaatan Radiasi Sinar UV dan Infra Merah
Ini yang sebenarnya belum banyak diketahui banyak orang sehingga menimbulkan persepsi jika hujan atau mendung pemanas tenaga surya tidak bisa digunakan.
Baik kolektor bentuk tabung maupun panel datar, keduanya dirancang untuk menyerap radiasi matahari, bukan hanya sinar matahari langsung. Radiasi ini tetap ada meskipun cuaca mendung atau hujan.
Hal ini juga yang jadi keunggulan pemanas kolam renang tenaga listrik. Ketika terjadi mati listrik, ia masih bisa bekerja karena masih ada energi yang tersimpan di kolektor. Kolektor ini bahkan terus bekerja meskipun cuaca mendung.
Tips Memaksimalkan Efisiensi Pemanas Kolam Renang Tenaga Surya di Musim Hujan
Sebenarnya tidak banyak yang perlu anda lakukan untuk memastikan efektivitas pemanas kolam renang tenaga surya di musim hujan.
Karena pada dasarnya, seperti penjelasan di atas, jenis pemanas ini masih bisa berjalan optimal meski cuaca sedang tidak baik.
Namun, hujan bisa jadi membawa kotoran lebih banyak. Berikut ini sedikit langkah yang bisa anda lakukan untuk menjaga efisiensi kinerjanya.
1. Bersihkan Kolektor Surya Saat Panas
Sumber energy utama pada jenis pemanas kolam renang tenaga surya adalah dari kolektor surya. Di sini sinar matahari diserap dan akan diubah menjadi energi listrik untuk menyalakan pemanas.
Kolektor surya ini biasanya dipasang di ketinggian, entah itu di atap rumah atau menggunakan tiang khusus.
Khususnya tips ini berlaku untuk kolektor panel datar. Karena bentuknya yang lebar, kotoran seperti daun dan ranting yang berjatuhan dan terbawa angin saat hujan bisa jatuh ke area ini. Di sinilah anda harus membersihkannya.
Jika menumpuk dan menutup hampir semua bagian kolektor ini, alat ini tidak akan mampu menangkap sinar matahari sehingga tidak ada yang bisa diubah menjadi energy listrik.
Tapi ingat, membersihkannya harus ketika cuaca sedang cerah. Jangan saat hujan karena ada potensi tersambar listrik mengingat letaknya di ketinggian.
2. Pastikan Insulasi Tangki Air Tetap Bagus
Tips selanjutnya sebenarnya merupakan langkah perawatan pemanas kolam renang secara umum. Namun ini akan sangat berpengaruh ketika musim hujan.
Jika suatu saat kolektor hujan anda tidak bisa berfungsi akibat dampak buruk hujan (entah rusak terkena kayu yang terbawa angin atau tersambar petir), insulasi tangki penampungan air yang bagus akan memastikan kolam renang anda masih punya cukup pasokan air panas.
Dengan begitu, sembari menunggu kolektor panasnya diperbaiki, anda masih tetap bisa menikmati kolam renang air panas.
Kesimpulan
Intinya, fungsi pemanas kolam renang tenaga surya di musim hujan masih sangat efektif karena berbagai mekanisme penimana energy yang ia punya.
Namun, jika anda tinggal di daerah yang sama sekali tidak terkena matahari (seperti di utara bumi) atau di wilayah yang sering tertutup kabut, bisa jadi penggunaan jenis pemanas kolam renang ini tidak cocok.
Performa pemanas ini bisa jauh menurun dan anda harus sangat bergantung pada back up heater. Ini berarti konsumsi energi tambahan akan meningkat.











