Pasir silika adalah media filter yang umum digunakan dalam filter pasir kolam renang. Namun, ada alternatif bernama zeolit yang juga bisa digunakan.
Di sini, kita akan membahas perbandingan pasir silika vs zeolit sebagai media filter pasir kolam renang dan menentukan mana yang lebih baik.
Ini penting anda ketahui mengingat fungsi media dalam filter pasir sangatlah penting. Material inilah yang bertugas menyaring berbagai kotoran berukuran kecil yang ada di air kolam renang.
Baca Juga
Daftar Isi
Pasir Silika
Mungkin yang banyak ditemui di pasaran untuk media pasir filter kolam renang adalah jenis ini. Kita akan bahas pengertian dan beberapa kelebihannya.
1. Apa Itu Pasir Silika?
Seperti disebutkan, ini adalah media filter standar untuk filter kolam renang. Umumnya, filter pasir menggunakan jenis pasir silika kelas 20.
Setiap butiran pasir kolam renang berukuran antara 0,45 dan 0,55 mm. Butiran kecil ini dapat menyaring partikel yang berdiameter 20-40 mikron, yang kira-kira setengah dari lebar rambut manusia.
2. Kelebihan Pasir Silika
kelebihan utama dari pasir kolam renang silika standar adalah harganya yang jauh lebih murah daripada Zeolite.
Anda bisa membayar bahkan lebih dari seperempat harga zeolit untuk mendapatkan sekantong pasir berukuran 50 kg.
Meski begitu, ukuran pasir silika juga dinilai sudah mumpuni untuk menyaring berbagai kotoran yang ada di dalam kolam renang.
Pasir Zeolit
Setelah mengetahui media filter pasir standar, yakni pasir silika, kita akan bahas salah satu alternatif yang bisa digunakan, yakni zeolit atau pasir zeolit.
1. Apa itu Zeolit?
Zeolit adalah mineral yang ditemukan secara alami dalam batuan vulkanik, dan berkat struktur sarang lebahnya yang kompleks. Partikel zeolit dapat menjebak partikel yang tidak diinginkan dengan diameter sekecil 2-5 mikron.
2. Kelebihan Zeolit
Zeolit dapat menyaring partikel yang jauh lebih kecil untuk menghasilkan air kolam renang yang lebih jernih.
Selain itu, strukturnya juga memungkinkan untuk menjebak ion amonium, yang bereaksi dengan klorin di dalam air sehingga membuatnya tidak berguna.
Oleh karena itu, menggunakan zeolit sebagai pengganti pasir kolam renang dalam filter pasir dapat membantu menjaga air kolam renang tetap bersih, jernih, dan aman.
Selain itu, ketika anda menggunakan media zeolit untuk filter, anda tidak perlu mencuci ulang atau backwash sesering mungkin, yang dapat menghemat waktu.
Anda juga dapat menggunakan Zeolite sekitar 50 persen lebih sedikit daripada pasir silika dalam filter kolam renang, sehingga perbedaan biaya tidak terlalu dramatis.
Zeolite juga bertahan lebih lama daripada pasir silika sehingga anda tidak perlu mengisi ulang filter kolam sesering mungkin.
Mana yang Lebih Baik?
Zeolit dan pasir adalah media yang cocok untuk filter kolam renang, dan meskipun zeolit lebih mahal, zeolit dapat menyaring partikel yang lebih kecil. Kemampuan yang ditingkatkan ini dapat menghasilkan kolam renang yang lebih jernih.
Namun, karena kebanyakan orang dengan penglihatan yang baik tidak dapat melihat partikel yang lebih kecil dari 30-40 mikron, efeknya mungkin tidak begitu terlihat.
Bagi banyak orang, manfaat utama menggunakan zeolit adalah kemampuannya untuk menghilangkan ion amonium dari air membantu menjaga ketersediaan klorin lebih banyak. Hal tersebut membuat anda tidak perlu terlalu sering menggunakan jumlah kaporit yang banyak.
Setelah penjelasan di atas, mungkin sekarang anda berpikir bahwa zeolite adalah pilihan yang lebih baik. Tapi, tunggu dulu!
Setiap jenis filter pasir kolam renang punya buku panduang yang tersedia sepaket saat membelinya. Untuk memilih yang terbaik, selalu ikuti buku panduan tersebut.
Jika anda benar-benar mau menggunakan zeolit sebagai pengganti pasir silika sebagai media filter, lebih baik konsultasikan dengan kontraktor kolam renang profesional seperti Dimulti Pool.
Pengalaman kami dalam pembuatan dan perawatan kolam renang akan memberikan solusi terbaik yang berdampak positif jangka panjang buat anda.











