Kalau anda menemukan pasir di kolam renang, perlu berhati-hati. Pasalnya, ini bisa jadi pertanda kalau filter kolam renang rusak.
Saat ini, kolam renang rumahan atau residen banyak menggunakan jenis filter pasir. Filter ini dinilai efektif untuk menjebak kotoran bahkan dalam ukuran kecil.
Sama seperti komponen kolam renang lain, filter pasir juga harus dirawat kalau tidak mau rusak. Salah satu tanda kerusakan tersebut adalah media pasir yang masuk ke kolam renang.
Baca Juga
Daftar Isi
Alasan Pasir Bisa Masuk ke Kolam Renang
Pasir yang ada di kolam renang bisa jadi merupakan media dalam filter pasir. Ini menandakan terjadi kerusakan pada komponen sirkulasi tersebut.
Kerusakan-kerusakan yang terjadi pada filter pasir yang menyebabkan medianya bisa masuk ke kolam renang adalah sebagai berikut:
1. Komponen Filter yang Rusak atau Aus
Seiring waktu, komponen-komponen filter pasir, seperti lateral atau tangki filter itu sendiri, dapat menjadi rusak atau aus. Ketika hal ini terjadi, pasir dari media filter dapat keluar dan masuk ke dalam kolam.
2. Kelebihan Beban pada Sistem filtrasi
Jika pompa terlalu kuat atau filter terlalu kecil untuk kolam, filter dapat menjadi kelebihan beban dan tidak dapat menangkap semua kotoran di dalam air dengan benar. Hal ini dapat menyebabkan pasir dari media filter terbawa ke dalam kolam.
3. Jenis atau Jumlah Pasir yang Salah
Jika jenis atau jumlah pasir yang salah digunakan dalam filter, filter mungkin tidak dapat secara efektif menjebak kotoran dan kontaminan di dalam air. Hal ini dapat mengakibatkan partikel pasir terbawa ke dalam kolam.
Karena itu, anda juga perlu mengetahui jenis pasir apa yang digunakan dalam filter dan berapa jumlah yang ideal.
Lebuh mudahnya, anda tinggal lihat buku panduan yang ada dalam satu paket pembelian filter pasir. Jika pembelian dilakukan kontraktor kolam renang, mereka juga pasti akan memberikannya pada anda.
4. Jadwal Backwash Tidak Dilakukan dengan Benar
Jika siklus backwash tidak dilakukan dengan benar atau cukup sering, media filter dapat tersumbat dan tidak efektif dalam menangkap kotoran. Hal ini dapat menyebabkan partikel pasir masuk ke dalam kolam.
5. Usia Filter Sudah Tua
Ya, usia media filter juga dapat menjadi masalah dalam hal keefektifannya. Seiring waktu, partikel pasir dalam media filter dapat terurai atau menjadi padat, mengurangi kemampuannya untuk secara efektif menjebak kotoran di dalam air.
Akibatnya, filter menjadi kurang efisien dalam menyaring air, yang menyebabkan penurunan kejernihan air dan potensi masalah dengan pasir yang masuk ke dalam kolam.
Tanda Media Filter Harus Diganti
Selain karena kerusakan komponen filter, media pasirnya sendiri juga bisa menyebabkan masalah adanya pasir di kolam renang.
Kalau nada menemukan beberapa tanda di bawah ini, segera ganti media pasir filter kolam renang:
- Kelompok pasir yang padat (terkadang kental) terbentuk di dalam filter.
- Air kolam tidak tetap jernih dan bersih.
- Pasir menumpuk di dasar kolam.
- Menjalankan pompa lebih lama atau menggunakan lebih banyak produk untuk menjaga kejernihan air.
- Penurunan tekanan dalam filter. Jika tekanan dalam filter secara konsisten rendah meskipun telah dilakukan pembilasan secara teratur, pasir mungkin tersumbat.
- Air yang selalu berwarna hijau menandakan bahwa filter tidak lagi berfungsi dengan baik.
Kesimpulan
Umumnya disarankan untuk mengganti media filter setiap tujuh hingga Sepuluh tahun, tergantung pada penggunaan dan pemeliharaan.
Backwash secara teratur dan perawatan kimiawi yang tepat dapat membantu memperpanjang usia media filter, tetapi pada akhirnya media filter harus diganti.
Jika anda mengalami masalah dengan pasir yang masuk ke kolam renang meskipun telah melakukan perawatan rutin dan ukuran sistem filter yang tepat, usia media filter mungkin menjadi faktor penyebabnya.
Periksa media filter dan kemungkinan diganti jika anda tidak dapat mengidentifikasi masalah apa pun.











