Salah satu yang sering ditanyakan oleh pemilik kolam renang baru adalah apakah perlu mengganti air kolam renang secara berkala? Kami akan memaparkan penjelasannya di sini.
Air kolam renang yang bersih dan sehat memang menjadi daya tarik utama orang menggunakan kolam renang. Namun, ada kalanya air kolam renang jadi kotor. Wajar saja, apalagi jika sering digunakan dan berada di luar ruangan atau outdoor.
Banyak pemilik yang khawatir ketika melihat air kolam renang mereka jadi sangat kotor. Bahkan berpikir untuk mengganti air kolam renang.
Baca Juga
Tunggu dulu, kita harus membedah masalah tersebut untuk memutuskan apakah mengganti air kolam renang benar-benar diperlukan.
Daftar Isi
Peran Penting Sirkulasi Kolam Renang
Kolam renang yang proper pasti memiliki sistem sirkulasi yang baik. Sirkulasi ini terdiri dari gutter dan balancing tank (jika kolam renang overflow), skimmer box (jika kolam renang skimmer) serta pompa dan filter.
Karena itu, sebenarnya air kolam renang tidak hanya diam di kolam. Mereka terus berputar melalui bagian sirkulasi tersebut dan dibersihkan di filter.
Filter ini yang akan memastikan kualitas air kolam renang anda tetap baik. Karena di sini, kotoran yang kecil dan tidak terlihat oleh mata akan disaring.
Selain itu, anda juga perlu membantu fungsi filter dengan melakukan perawatan kolam renang rutin, seperti melakukan skim, vacuum, dan menyikat dinding kolam renang.
Jadi, Apakah Perlu Mengganti Air Kolam Renang?
Jika peralatan sirkulasi kolam renang anda masih bagus dan berjalan dengan semestinya serta anda rutin melakukan perawatan, kami menggaransi anda tidak butuh mengganti air kolam renang.
Karena pada dasarnya air yang dialirkan kembali ke kolam renang setelah melalui filter layaknya air kolam renang yang baru.
Pada intinya, kolam renang membutuhkan tingkat kadar air yang perlu disesuaikan. Dengan sirkulasi tersebut, kadar air juga bisa dipertahankan di tingkat yang optimal.
Kadar air yang sesuai sendiri akan mempengaruhi tubuh perenang ketika masuk ke kolam renang. Jika tidak ideal, bisa menyebabkan berbagai penyakit.
Yang perlu diperhatikan juga anda perlu membersihkan media filter kolam renang yang digunakan, entah itu pasir, cartridge, DE dan sebagainya.
Jika filter bersih, otomatis proses penyaringannya akan berjalan optimal. “Air baru” yang bersih setelah melalui filter pun akan selalu dialirkan ke dalam kolam renang.
Alasan Tidak Perlu Mengganti Air Kolam Renang
Banyak literatur yang menyebutkan anda perlu mengganti air kolam renang setidaknya 5 sampai 7 tahun sekali. Alasannya banyak, seperti penumpukan chemical dan kotoran hingga air yang kadaluarsa.
Sebelum membahas kapas pastinya anda harus mengganti air kolam renang, kami perlu meluruskan terlebih dahulu alasan di atas.
1. Chemical Akan Hilang dengan Sendirinya
Yang pertama, dikatakan anda perlu mengganti air kolam renang karena penumpukan chemical. Yang perlu dipahami, chemical di dalam air tidak diam saja. Dia akan bereaksi dengan zat apapun yang masuk ke kolam renang.
Sebagai contoh penggunaan kaporit (klorin) kolam renang. Ketika ada kotoran yang masuk ke air kolam renang, klorin akan bereaksi dan membentuk senyawa lain, misalnya air jadi berwarna coklat.
Dalam kondisi tersebut, klorin sudah tidak berada dalam kondisi idealnya. Ketika anda membersihkan air yang berwarna coklat tersebut, klorin akan ikut terbuang bersama kotoran.
Dengan kata lain, tidak akan terjadi penumpukan klorin, yang ada justru air kolam renang anda akan kekurangan klorin.
Contoh lain misalnya anda menggunakan HCL untuk menurunkan pH kolam renang. Ketika kolam renang digunakan, keasaman kolam bisa dipastikan akan menurun kembali.
Ini karena HCL sifatnya volatile alias mudah menguap. Saat kolam tidak digunakan, ia akan terikat dengan air.
Namun, saat ada perenang masuk, susunan ikatan kimia HCL dengan air tersebut akan berubah. HCL akan terlepas kembali dan menguap.
Kembali lagi, bukannya ada penumpukan HCL, tapi justru air kolam renang anda butuh HCL untuk menyesuaikan tingkat pH tersebut.
2. Kotoran Harus Segera Dibersihkan
Disebutkan juga jika kotoran lama kelamaan akan menumpuk di kolam renang. Kami sudah banyak membahas bagaimana membersihkan berbagai jenis kotoran yang ada di kolam renang, mulai dari mikroorganisme seperti ganggang hijau hingga noda karat dari logam.
Pada intinya, air kolam renang benar-benar haris jernih dan bersih dengan kadar air yang ideal. Jika ada kotoran, anda harus langsung membersihkannya sampai tuntas.
Kotoran yang sudah hilang dari kolam renang bisa ditandai dengan penampakan visual ataupun pengujian kadar air.
3. Air Tidak Kadaluarsa
Air secara alami tidak memiliki waktu kadaluarsa. Mungkin ini dicantumkan sebagai alasan untuk mengganti air kolam renang karena lokasinya yang terkena dinding dan lantai kolam renang.
Tapi, disinilah peran penting perawatan kolam renang. Karena perlakuan ini tidak hanya untuk membersihkan air, namun juga bagian lain di kolam renang.
Selain itu, seperti yang kami jelaskan sebelumnya, air kolam renang tidak diam. Dia terus bergerak karena adanya sistem sirkulasi sehingga memncegah kotoran menumpuk dan semakin berkembang biak di satu titik.
Kapan Harus Mengganti Air Kolam Renang?
Jika benar-benar harus mengganti air kolam renang, berikut ini beberapa alasan kuat anda perlu melakukannya.
1. Kolam Renang Terendam Banjir
Ini jadi alasan kuat mengapa anda perlu mengganti air kolam renang. Karena banjir tidak hanya membawa kotoran, tapi juga lumpur bahkan benda-benda tajam yang bisa merusak material kolam renang.
Lumpur akan mengendap di dasar kolam dengan jumlah yang banyak. Vacuum kolam renang dan filter dipastikan tidak akan kuat membersihkannya. Kalau dipaksakan, bisa rusak.
Bahkan, bisa jadi anda tidak hanya harus mengganti air kolam renang, namun juga melakukan renovasi akibat kerusakan yang terjadi.
2. Ada Bangkai Hewan Besar
Kita tidak pernah tau apa yang terjadi di kolam renang, terutama yang berlokasi di luar ruangan, ketika tidak dipakai.
Burung yang tertembak atau bahkan hewan seperti kucing dan anjing yang menemui ajalnya ketika berada di dekat kolam renang bisa saja terjadi.
Secara alami, makhluk hidup akan mengeluarkan darah dari berbagai lubang yang ada di tubuhnya beberapa jam setelah meninggal. Begitupun hewan-hewan besar ini.
Masalahnya, darah adalah cairan yang tidak akan tersaring filter kolam renang. Dan tentu saja, darah hewan yang mati jadi tempat pertumbuhan bakteri yang lebih berbahaya ketimbang yang sering ditemui di kolam renang.
Setelah membuang bangkai dan melihat air kolam renang anda berubah warna merah hingga kehitaman, ini baru saatnya anda mengganti air kolam renang.
3. Saat Melakukan Renovasi Besar
Renovasi kolam renang tentu saja membutuhkan menguras air. Karena kalau tidak, bagaimana cara memperbaiki strukturnya?
Dan bukan hanya mengganti air, renovasi kolam renang juga akan mengganti lapisan finishing yang anda gunakan.
Penutup
Itulah penjelasan apakah perlu mengganti air kolam renang yang perlu anda pahami. Jika anda melakukan perawatan kolam renang dengan benar, ini tidak perlu dilakukan.
Jika anda membutuhkan bantuan untuk melakukan perawatan tersebut, anda bisa menggunakan jasa Dimulti Pool.
Teknisi kami berpengalaman melakukannya selama belasan tahun. Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, sudah tidak perlu diragukan.
Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











