Pembuatan kolam renang hampir sama dengan membuat rumah. Seluruh tahapan konstruksi bangunan harus dikerjakan dengan baik supaya pengerjaan berjalan aman.
Dalam pembutaan kolam renang, tahapan pertama yang dilakukan adalah proses galian. Galian kolam renang ini untuk menyesuaikan ukuran (panjang , lebar, keliling) dan kedalaman kolam.
Dalam pengerjaan galian, banyak yang harus diperhatikan. Artikel ini akan membahas bagaimana tahapan membuat galian kolam renang.
Baca Juga
Penjelasan ini seperti yang dijelaskan oleh Senior Engineer kami di Dimulti Pool, Ahmad Arifin. Baca artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
Daftar Isi
Pentingnya Galian Kolam Renang
Dalam pembuatan kolam renang, tahapan pertama yang dilakukan adalah proses galian. Galian ini untuk menyesuaikan ukuran (panjang , lebar, keliling) dan kedalaman kolam.
Dalam pengerjaan galian, banyak yang harus diperhatikan. Artikel ini akan membahas bagaimana tahapan membuat galian kolam renang.
Penjelasan ini seperti yang dijelaskan oleh Senior Engineer kami di Dimulti Pool, Ahmad Arifin. Baca artikel ini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
Sebelum masuk ke pembahasan teknis, Arifin menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika proses ini dimulai.
“Intinya kalau galian itu yang pertama boplang, kemudian galiannya harus diperhatikan, kemudian buat lantai kerja, baru kebersihan,” jelasnya.
Teknik Galian Kolam Renang
Ada dua jenis teknik penggalian konstruksi kolam renang yang bisa digunakan, yakni manual dan menggunakan mesin atau eksavator.
Pada dasarnya, ini adalah dua jenis penggalian dalam berbagai konstruksi bangunan apapun. Jadi, anda tinggal pilih mana yang sesuai dengan proyek yang sedang berjalan ini.
1. Penggalian Manual
Kelebihan menggali manual dengan tangan pastinya jauh lebih murah. Tidak ada perawatan mesin yang diperlukan, tidak ada harga bahan bakar untuk mesin yang menggunakan bahan bakar gas, dan tidak ada biaya yang besar di awal untuk membeli atau menyewa mesin yang mahal.
Mungkin bagian yang paling menguntungkan dari melakukan galian kolam renang dengan tangan adalah ketepatan dalam prosesnya.
Alat yang lebih kecil, seperti cangkul, yang digunakan dalam jarak dekat dengan tangan memungkinkan proses yang presisi tanpa menyebabkan kerusakan yang tidak disengaja.
Jika Anda menabrak beberapa bagian struktur, kerusakannya tidak akan terlalu parah dibandingkan dengan alat berat yang kuat dan berat dengan tenaga yang lebih besar yang menabrak elemen yang sama.
Kekurangannya jenis penggalian manual ini pastinya akan membuat kerja tukang makin besar. Akan banyak waktu yang tersita buat mereka beristirahat karena sudah pasti menguras tenaga.
Tukang galian akan lebih cepat lelah dibandingkan jika mereka mengoperasikan alat berat, dan kemungkinan besar akan terjadi cedera jika pekerja tidak memperhatikan apa yang mereka lakukan.
Pekerjaan ini juga akan memakan waktu lebih lama, Menggunakan cangkul berarti anda membuang lebih sedikit tanah dibandingkan dengan sekop besar yang dioperasikan dengan mesin.
2. Penggalian dengan Eskavator
Kelebihan penggalian menggunakan alat berat adalah tidak akan cepat lelah. Selama operator yang mengoperasikan kendaraan dalam kondisi siap bekerja, mereka akan dapat menjaga mesin bekerja lebih lama.
Pada catatan ini juga, anda dapat bekerja dengan tenaga kerja yang lebih sedikit karena alat berat akan melakukan pekerjaan mereka sekaligus.
Kekurangan menggunakan alat berat excavator seperti ini beroperasi dengan presisi yang jauh lebih rendah.
Selain itu, juga bisa menyebabkan kerusakan struktural yang jauh lebih besar jika peralatan menabrak elemen-elemen tersebut.
Dengan alat berat yang dioperasikan pada jarak yang lebih jauh daripada cangkul di tangan, pekerjaan kemungkinan besar akan menjadi kurang “rapat”.
Terkahir, perlu juga untuk merapikan galian kolam renang dengan cangkul setelah mesin eksavator berhenti bekerja.
Ukuran Galian Kolam Renang
Yang pertma harus diperhatikan tentunya ukuran galian kolam renang tersbeut. Arifin menjelaskan jika galian ini dilakukan untuk emmbuat beberapa bagian kolam renang.
1. Body/Badan Kolam
Seperti penjelasan Arifin sebelumnya, hal pertama yang dilakukan ketika proses galian kolam renang adalah bouwplank atau boplang.
Boplang adalah sebuah papan yang dipasang pada proyek yang ingin dibangun untuk menentukan titik-titik batas area kerja dalam merencanakan berdirinya suatu bangunan.
Boplang dalam pembangunan kolam renang biasanya menggunakan tali bangunan untuk menentukan ukuran dan kedalaman kolam.
Penggunaan material ini memberikan kejelasan dalam proses pembangunan dan memastikan akurasi dalam penempatan struktur serta elemen-elemen lainnya dalam proyek konstruksi.
Arifin memaparkan, boplang yang dilkaukan tidak mengikuti ukuran yang diminta owner, melainkan dilebihkan untuk tempat sistem-sistem pada kolam renang.
“Misalnya mau bikin 7,3, nah kita boplang gak segitu. Kalau ukuran kolam renang 7 meter, itu galiannya 7 meter ditambah 60 cm,” kata Arifin.
Sementara itu, untuk pembangunan kolam renang jenis overflow, jarak boplang akan semakin panjang untuk tempat gutter atau saluran luberan air kolam.
“Disperin lagi 30 cm keliling, kalau kolamnya overflow,” jelas Arifin.
Sama halnya dengan ukuran keliling kolam, kedalaman juga dilebihkan. Pada kasus ini dilakukan untuk tempat konstruksi beton pada fondasi kolam.
“Nah kalau misalkan untuk kedalaman, misalnya mintanya 1,5 meter, kita galinya 185 cm,” terang Arifin.
2. Galian Pondasi
Pada intinya, setiap proses pembangunan kolam yang melibatkan ukuran harus disper atau dilebihkan. Sama halnya dengan pembangunan fondasi.
Arifin menjelaskan, pembuatan fondasi kolam renang sendiri yang harus diperhatikan adalah pembuatan ceker ayam, sloof serta lantai kerja.
“Baru kita bikin ceker ayam, kemudian baru sloof ukurannya 20 cm x 30 cm, tapi kita bikin 30 x 40 cm karena kan buat lantai kerjanya,” papar Arifin.
Ceker atau Cakar ayam sendiri adalah istilah yang digunakan dalam industri konstruksi untuk menggambarkan metode pengikat beton yang digunakan untuk menghubungkan dua elemen beton yang berbeda.
Selain itu, ceker ayam juga bisa berfungsi untuk memperkuat sambungan antara beton yang sudah ada dengan beton yang baru.
Sementara itu, sloof merupakan sebuah bangunan yang berada di atas pondasi konstruksi. Meski berada di atas struktur pondasi, namun tak jarang juga sloof terletak di dalam tanah.
Sloof digunakan untuk meratakan beban bangunan. Selain itu sloof juga berguna untuk mengunci bagian tembok jika sewaktu-waktu terjadi pergeseran tanah.
Lantai kerja sendiri adalah semua permukaan yang dibangun atau tersedia yang digunakan untuk bekerja. Lantai kerja memudahkan pekerja berdiri di atas lahan datar.
3. Galian Sistem Sirkulasi
Salah satu sistem dalam kolam renang yang paling melekat dengan proses galian adalah sirkulasi yang melibatkan banyak pipa. Lantas, apakah sistem pemipaan yang dipasang akan mempengaruhi galian?
Arifin memaparkan, sistem pemipaan memang sistem yang pertama dipasang saat proses konstruksi pembangunan. Namun, pemasangannya tidak berbarengan dengan galian.
Ketika sudah ada dinding kolam, sistem pemipaan baru bisa dipasang. Dalam kata lain, pemasangannya tidak mengganggu proses galian. Selain itu, tidak perlu sper lahan untuk pemasangan sistem ini.
“Diameter pipa gak menggganggu karena di luar konstruksi. Karena kan semakin kecil kolam semakin kecil ukuran pompanya karena kan pompanya juga makin kecil,” ungkap Arifin.
Itulah penjelasan senior engineer kami yang sudah malang melintang dalam pembangunan kolam renang. Tak hanya Arifin, seluruh teknisi kami juga berpengalaman dan profesional.
Jika anda mau mebuat kolam rennag, jangan ragu gunakan jasa Dimulti Pool untuk hasil yang memuaskan. Karena kami selalu mengutamakan kepuasan pelanggan.
Masalah Galian
Untuk memperlancar proses tahapan galian kolam renang ini, kami juga akan jelaskan apa saja masalah yang bsia terjadi pada saat penggalian kolam renang.
1. Kondisi Tanah
Jenis tanah yang berbeda berperan dalam masalah konstruksi kolam renang. Tanah liat menahan air dan selalu basah, sedangkan tanah lempung atau tanah berpasir cenderung mengalir lebih baik.
Ada tiga jenis tanah yang bisa ditemukan pada lahan kolam renang. Kami akan jelaskan di sini berikut solusi untuk melakukan galian kolam renang di lokasi tersebut.
a. Tanah Liat
Seperti yang kita ketahui, tanah liat adalah tanah yang ekspansif. Tanah ini akan mengembang saat menyerap air dan menyusut saat mengering.
Kontraktor kolam renang akan melakukan penggalian lebih dalam dan untuk menyentuh tanah yang lebih cocok yang akan mendukung struktur kolam renang dengan lebih baik.
b. Tanah Berpasir
Tanah berpasir memiliki kebiasaan buruk untuk bergeser. Jenis tanah ini mudah runtuh dan amblas, yang membutuhkan lebih banyak penggalian.
Sama seperti tanah liat, Kontraktor kolam renang akan melakukan penggalian lebih dalam dan untuk menyentuh tanah yang lebih cocok.
c. Tanah Berbatu
Tanah berbatu, seperti kerikil, seharusnya tidak terlalu menjadi masalah. Jenis tanah ini mudah digali dan biasanya dapat menopang beban yang cukup.
Namun, ketika anda menggali lebih dalam dan menemukan batu-batu besar atau bahkan batuan dasar, ini baru akan menimbulkan masalah.
Para tukang harus memindahkan batu-batu ini, yang bisa memakan waktu. Seringkali, alat berat harus digunakan jika akses memadai dan terkadang memerlukan perizinan tambahan.
2. Akar
Akar yang besar adalah masalah lain yang mungkin anda hadapi ketika melakukan proses galian kolam renang.
Jika anda tau darimana pohon yang menyebabkan akar tersebut menjalar ke area galian kolam renang, potong akar setidaknya hingga 10 meter dari area kolam.
Penutup
Itulah penjelasan tentang galian kolam renang, mulai dari ukuran yang seusai, berhubungan juga dengan tahapannya, serta solusi ketika menemukan masalah ketika melakukannya.
Yang terpenting, pastikan anda menggunakan kontraktor kolam renang profesional dan berpengalaman untuk melakukan tahapan ini agar hasilnya sesuai harapan.
Anda bisa menggunakan jasa Dimulti Pool yang sudah berpengalaman di bidang proyek ini selama belasan tahun. Soal hasil dan kualitas layanan, tak perlu diragukan.
Jika tertarik menggunakan jasa kami, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











