Dalam memilih lapisan finishing kolam renang, jangan sampai membuat lima kesalahan berikut ini kalau tidak mau menyesal.
Banyak material lapisan finishing kolam renang yang bisa anda pilih, mulai dari keramik standar, mozaik, bahkan batu alam.
Material seperti keramik atau mozaik digunakan di badan kolam renang. Sementara batu alam biasa untuk bibir kolam.
Baca Juga
Namun, selera anda juga bisa menentukan dimana peletakannya. Yang terpenting, jangan sampai melakukan 5 kesalahan yang akan kami jelaskan berikut ini.
Daftar Isi
Kesalahan karena Mengabaikan Faktor Iklim
Salah satu kesalahan terbesar dalam memilih material finishing kolam renang yang banyak dilakukan adalah tidak mempertimbangkan iklim di lokasi pembangunan.
Lapisan akhir yang berbeda memiliki tingkat ketahanan yang berbeda terhadap matahari, garam, dan perubahan suhu.
Di Indonesia punya 4 musim dengan iklim tropis. Menggunakan material mozaik sebenarnya sudah cukup. Namun kalau mau pakai material lain, sesuaikan dengan kondisi di sekitar lokasi kolam renang.
Di lokasi yang punya panas tinggi, menggunakan keramik bisa rentan mengalami pecah. Sementara menggunakan batu alam akan membakar kulit.
Memprioritaskan Estetika Daripada Fungsionalitas
Kita semua ingin kolam renang terlihat seperti sesuatu yang seperti ada di resor mewah. Namun, daya tarik estetika tidak boleh lebih penting daripada fungsionalitas.
Beberapa material finishing untuk badan kolam renang mungkin terlihat memukau, namun membutuhkan perawatan yang sulit. Jenis yang lain bisa saja mudah mengundang ganggang.
Misalnya di iklim dingin, kalau anda menggunakan material batu alam untuk badan kolam renang, tanpa perawatan yang baik, dijamin ganggang hijau bisa lebih cepat tumbuh.
Jadi, selalu pertimbangkan berapa banyak waktu dan energi yang akan anda investasikan untuk perawatan material finishing ini.
Mengabaikan Daya Tahan
Kesalahan umum lainnya adalah tidak mempertimbangkan umur dari material hasil akhir kolam renang yang anda pilih.
Kalau anda berencana untuk tidak membongkar kolam renang sampai kapanpun, akan lebih efektif menggunakan mozaik karena kualitas durabilitynya.
Material keramik memang lebih murah dan mudah pemasangannya. Namun, akan lebih cepat rusak. Apalagi kalau tidak dibarengi dengan pembersihan rutin.
Tidak Melakukan Riset yang Cukup
Anda bakal sangat kewalahan saat memilih berbagai macam finishing kolam renang yang tersedia. Banyak pemilik rumah memilih opsi pertama yang menarik, tapi menyesal di kemudian hari.
Luangkan waktu untuk melakukan riset dan bahkan meminta sampel jika memungkinkan. Bandingkan tampilan, nuansa, dan bagaimana melakukan perawatan material tersebut sebelum memutuskan.
Mengabaikan Jasa Profesional
Kontraktor kolam renang anda dibayar untuk memberikan hasil terbaik pada keseluruhan kolam renang. Karena itu, jangan ragu untuk bertanya pada mereka.
Selain itu, kontraktor kolam renang profesional pastinya sudah berpengalaman dalam memilih material finishing fasilitas ini. Mereka akan menyesuaikan dengan kondisi kolam renang anda.
Jangan sampai hanya karena keinginan membuat kolam renang yang estetik, anda memilih sendiri material finishing kolam renang, padahal tidak sesuai dengan kondisi di lokasi.
Kesimpulan
Itulah penjelasan tentang kesalahan yang sering dilakukan oleh pemilik kolam renang saat memilih material finishing fasilitas tersebut.
Memilih material finishing kolam renang yang tepat adalah keputusan besar yang tidak hanya berdampak pada tampilan, tetapi juga pemeliharaan dan daya tahan jangka panjangnya.
Dengan mengetahui kesalahan umum ini, anda dapat membuat pilihan yang lebih tepat. Pada akhirnya, kantong anda tidak akan bolong karena terlalu banyak melakukan renovasi karena kerusakan. <DP>











