Salah satu daya tarik sebuah waterpark adalah adanya berbagai jenis perosotan kolam renang. Semakin banyak jenisnya bisa semakin banyak menarik minat pengunjung.
Untuk pebisnis waterpark, mengetahui jenis perosotan kolam renang ini sangat penting karena akan berpengaruh terhadap rencana biaya bisnis itu sendiri.
Dan buat pengunjung waterpark, mengetahui jenis-jenis tersebut akan membuat anda bisa menentukan pilihan yang tepat sensasi apa yang ingin dirasakan. Selain itu juga untuk tujuan keselamatan.
Baca Juga
Daftar Isi
Jenis Perosotan Kolam Renang di Waterpark
Berikut ini berbagai jenis perosotan kolam renang yang sering kita temukan di waterpark. Kalau anda penasaran sama namanya, kami akan menjelaskan di sini.
1. Family Slide
Ini adalah jenis perosotan yang paling umum ditemukan di berbagai waterpark. Bahkan jenis ini juga kita bisa temukan di kolam renang umum yang punya wahana kolam renang anak.
Ciri jenis perosotan kolam renang ini adalah tidak tinggi. Dalam satu wahana permainan biasanya ada berbagai jenis perosotan atau wahana lain.
Perosotan melengkung atau spiral serta vertical atau lurus adalah dua jenis yang paling sering dipasang. Ditambah lagi misalnya ada area tangga gantung dan semacamnya untuk menghubungkan ke masing-masing akses masuk perosotan.
Di waterpark biasanya jenis perosotan kolam renang berada di kolam khusus area anak bermain. Sering juga disertai dengan berbagai permainan lain seperti air mancur atau ember tumpah.
Kolam renangnya juga tidak terlalu dalam. Dalam banyak waterpark biasanya kedalaman kolam renang tersebut tidak sampai 1 meter. Dengan begitu anak usia Balita juga bisa ikut bermain di sini.
2. Vertical Slide
Kita masuk ke jenis perosotan kolam renang untuk orang dewasa. Yang pertama adalah vertical slide. Seperti namanya ini adalah perosotan lurus yang ditempatkan di ketinggian.
Jenis perosotan ini ada yang terbuka atau tertutup. Semakin tinggi biasanya akan tertutup untuk memaksimalkan safetynya.
Dengan bermain di sini anda akan merasakan adrenalin yang membuncah. Tubuh anda seakan lepas dari jiwanya saat menuruni wahana ini.
Di beberapa waterpark ada juga yang mewajibkan pengguna perosotan kolam renang menggunakan ban khusus. Ini untuk keselamatan terutama ketika anda meluncur di kolam renang di ujung perosotan.
3. Spiral Slide
Kalau tadi perosotannya lurus yang ini melengkung-lengkung. Biasanya jenis perosotan ini juga jadi bahan marketing untuk waterpark karena bentuknya yang unik.
Tidak ada aturan pasti bagaimana lengkungan perosotan ini. Yang jelas perosotan ini diletakkan di ketinggian.
Ketika menggunakan perosotan ini yang paling akan anda rasakan adalah kesenangannya. Setiap melewati tikungan tubuh anda seperti dibanting-banting dengan cara yang aman.
Meskipun tinggi perosotan ini sebenarnya tidak curam. Jadi sangat cocok kalau anda takut dengan ketinggian.
4. Jumper Slide
Perosotan kolam renang ini hampir sama dengan perosotan vertical. Bedanya di tengah jalur perosotan akan dibuat sisi yang lurus.
Ketika melewati jalur tersebut anda akan merasakan sensasi seperti melayang. Ini sungguh akan menambah keseruan bermain.
Biasanya jenis perosotan ini dibuat berjejer beberapa perosotan. Jadi anda bisa bersenang-senang bersama teman atau keluarga dalam sekali meluncur.
5. Boomerang Slide
Yang terakhir ada boomerang slide. Meskipun namanya bumerang tapi bentuknya tidak demikian.
Bentuk perosotan kolam renang ini seperti sebuah corong. Anda akan mulai masuk ke perosotan dari bagian yang lebar kemudian masuk ke dalam corong perosotan tersebut sebelum ke kolam renang.
Untuk menggunakannya biasanya waterpark mewajibkan menggunakan ban double yang digunakan dua orang. Ini untuk meminimalisir gerakan memutar berlebihan ketika anda berada di sisi corong yang lebar.
Perosotan ini sangat cocok kalau anda ingin merasakan sensasi adrenalin ketika naik perosotan. Gerakannya seperti tersedot ke dalam sebuah pusaran air yang melawan gravitasi.
Tips Menggunakan Perosotan Kolam Renang dengan Aman
Ketika menggunakan perosotan kolam renang hal pertama yang perlu anda pastikan adalah keamanannya. Dan keamanan tersebut harus dimulai dari diri anda sendiri.
Berikut ini beberapa tips menggunakan perosotan kolam renang dengan aman yang perlu anda perhatikan dan lakukan.
1. Selalu Ikuti Instruksi Penjaga Kolam Renang
Setiap waterpark biasanya mempekerjakan satu atau beberapa orang penjaga untuk memberikan instruksi. Ini dilakukan demi keselamatan pengguna perosotan.
Aturannya jelas: cukup lakukan apa yang diinstruksikan oleh penjaga tersebut. Kalau anda dinyatakan belum atau tidak layak menggunakan wahana perosotan kolam renang water[ark ini jangan memaksakan.
2. Anak-anak Harus Diawasi Oleh Orang Dewasa
Terkadang anak-anak juga penasaran ingin mencoba perosotan kolam renang dewasa. Kalau diizinkan oleh penjaga kolam renangnya pastikan anda mendampingi anak-anak selalu.
Selasih memastikan keamanan dan keselamatan mereka di perosotan, perlu diingat juga kalau mau naik wahana ini biasanya harus menaiki tangga yang curam. Ini juga jadi titik bahaya buat anak-anak karena licin dan bisa terpeleset.
3. Jangan Naik Perosotan Kalau Punya Fobia Ketinggian
Banyak orang memaksakan naik perosotan kolam renang yang tinggi padahal takut ketinggian. Dengan kata lain mereka punya fobia ketinggian.
Kalau memang anda sudah memeriksakannya secara klinis dan dinyatakan demikian, jangan memaksakan naik wahana yang tinggi ini.
Fobia ketinggian bukan hanya membuat anda gemetar hebat ketika berada di ketinggian. Kalau sudah parah anda bisa pingsan dan ini membahayakan jika terjatuh dari ketinggian.
4. Jangan Naik Perosotan Kalau Sedang Pusing
Walaupun tidak punya fobia ketinggian, ketika anda pusing tidak disarankan menaiki perosotan kolam renang yang tinggi ini.
Pusing akan membuat gerakan anda melambat dan tidak tentu. Naik tangga yang curam bakal memperparah kondisi ini. Dan kalau sampai terpeleset bisa bahaya buat tubuh anda.
Lebih disarankan lagi kalau sedang sakit tidak usah main ke waterpark. Beristirahat di rumah dan datang lagi ketika kondisi tubuh anda sudah benar-benar fit.
5. Sesuaikan Bobot Tubuh dengan Jenis Perosotan
Di beberapa waterpark diberlakukan aturan bobot tubuh dan tinggi badan kalau mau naik perosotan.Sudah pasti ini untuk keamanan anda.
Selain itu jika bobot tubuh kita cukup berat, jangan coba-coba naik perosotan anak di wahana kolam renang anak.











