Salah satu alat bantu berenang yang bisa anda gunakan adalah fins atau kaki katak. Alat yang satu ini banyak jenisnya yang bisa disesuaikan dengan penggunaan.
Jenis fins renang ini juga perlu disesuaikan dengan usia penggunanya. Karena setiap jenis memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Menggunakan alat bantu renang seperti ini bisa membantu mengapung di kolam renang. Selain itu juga bisa membantu anda melatih kecepatan renang.
Baca Juga
Daftar Isi
Apa Itu Fins Renang?
Fins renang adalah sebuah alat bantu renang yang terbuat dari karet. Alat ini berbentuk seperti sirip ikan dan digunakan untuk membantu gerakan renang.
Alat ini digunakan pada kaki. Dengan memasangnya anda bisa menciptakan dorongan yang lebih kuat dari kaki ketika di dalam air.
Selain untuk renang, fins swimming juga bisa digunakan untuk menyelam. Baik itu di dalam kolam renang maupun di perairan lepas seperti snorkeling atau scuba diving.
Bahkan dalam penyelaman scuba diving, fins renang adalah salah satu alat wajib untuk memastikan penyelaman aman berada di bawah air.
Manfaat Menggunakan Fins
Menggunakan fins renang bukan cuma buat gaya. Ada banyak manfaat yang bisa dirasakan. Berikut penjelasannya:
1. Teknik Tendangan yang Lebih Baik
Teknik tendangan yang tepat saat berenang haruslah sempit dan padat. Tendangan kaki harus pendek dan cepat, bukan besar dan kuat.
Sikap kaki anda pada dasarnya harus lurus. Sementara tenaga dihasilkan dari pinggul. Terakhir, jari-jari kaki harus mengarah ke atas.
Teknik tendangan saat berenang ini memang sulit dipelajari. Namun kalau anda menggunakan fins renang semuanya terasa lebih mudah.
Fins renang mampu menambahkan resistensi pada rentang gerakan ini. Selain itu juga membantu meningkatkan teknik dengan memberi penguatan otot positif agar lebih efisien dan cepat.
2. Meningkatkan Fleksibilitas dan Kekuatan Pergelangan Kaki
Jari-jari kaki anda tidak boleh terpisah saat melakukan teknik tendangan. Untuk melakukan ini, anda memerlukan kaki yang lurus dan yang terpenting adalah tingkat fleksibilitas pergelangan kaki yang tinggi.
Teknik ini memang bisa berkembang seiring waktu. Namun akan membutuhkan waktu yang lama kalau anda tidak rutin melakukannya.
Menggunakan fins renang untuk latihan menendang saat berenang akan meningkatkan waktu adaptasi pergelangan kaki.
Ini akan membuat gerakan mengepak dan tendangan lumba-lumba yang anda lakukan jadi lebih efisien.
Fins renang juga akan menambahkan hambatan tambahan pada pergerakan kaki anda. Ini akan memperkuat mekanisme otot sehingga anda dapat berkembang lebih cepat.
3. Posisi Tubuh yang Lebih Baik
Salah satu perbedaan yang paling terlihat antara perenang pemula dan profesional adalah posisi tubuh di dalam air.
Saat anda melihat perenang profesional, mereka tampak seperti speedboat yang dirancang untuk mempertahankan ketinggian di dalam air. Hal ini sulit dilakukan oleh pemula. Dan kalaupun belajar butuh waktu yang cukup lama.
Berenang dengan fins renang bisa membantu memperbaiki posisi tubuh dengan menambah kecepatan. Karena semakin cepat anda berenang tubuh juga akan lebih mudah mengapung di air.
Hal tersebut terjadi karena fins renang ini membantu menambahkan dorongan dari kaki dengan kekuatan lebih besar. Dengan begitu ada lebih banyak gaya yang menopang tubuh anda.
4. Teknik Tangan yang Lebih Baik
Berkaitan dengan membantu melakukan gerakan tendangan kaki, menggunakan fins renang juga akan membantu anda melatih gerakan tangan dengan lebih baik.
Dorongan dan stabilitas tambahan dari fins renang membuat anda bisa lebih fokus pada komponen gerakan tangan. Tidak perlu lagi pusing memikirkan gerakan kaki karena sudah ideal.
Fins renang juga memungkinkan anda melakukan latihan yang lebih sulit yang mungkin tidak dapat anda lakukan tanpa sirip.
Misalnya, anda bisa melakukan gaya bebas satu lengan atau gaya punggung yang sangat sulit dilakukan tanpa dorongan tambahan.
Selain itu, menggunakan fins renang juga menghindari anda dari cedera lengan atau bahu saat berenang. Sekali lagi ini karena sirip tersebut membantu membuat gerakan renang anda lebih efisien.
5. Berenang Jadi Lebih Cepat
Menggunakan fins renang bisa membuat anda berenang jadi lebih cepat. Tapi tentu saja ini tidak boleh digunakan ketika anda mengikuti perlombaan renang.
Tapi di luar itu, berenang dengan cepat juga membantu tubuh anda lebih beradaptasi dengan air. Hal ini karena anda dijamin bakal lebih betah berenang.
Yang mungkin tidak disadari adalah menggunakan sirip seperti ini juga bisa membantu mencegah tenggelam. Semakin cepat anda berenang semakin cepat juga anda mengapa bibir kolam renang.
Jenis Fins Renang
Kalau anda sudah tertarik menggunakan alat bantu mengapung di air ini, saatnya memilih jenis yang tepat. Berikut daftarnya:
1. Full-Foot Fins
Seperti namanya, ini adalah jenis fins renang yang mengcover semua kaki bagian bawah anda. Jenis fins seperti ini juga banyak digunakan untuk latihan renang.
Menggunakan fins seperti ini mungkin lebih nyaman oleh sebagian orang. Ini karena semua energi di kaki anda bisa disalurkan ke sini ketika melakukan teknik tendangan.
Namun tentu saja ini tergantung preferensi. Ada juga yang merasa tidak nyaman karena merasa kaki seperti dicengkram.
2. Fins Tumit Terbuka (Open Heel)
Kalau anda adalah orang yang tidak suka seperti kaki dicengkeram tadi, bisa menggunakan jenis fins renang dengan tumit terbuka.
Fins seperti ini sebetulnya sama saja seperti yang sebelumnya. Bedanya fins ini hanya melindungi area pergelangan kaki anda. Tumit anda bakal tetap terbuka.
Secara fungsi dan manfaat juga sama saja. Keunggulan menggunakan jenis seperti ini adalah anda bisa dengan mudah berjalan di daratan.
3. Fitness Fins
Kalau anda benar-benar mau memanfaatkan manfaat fins renang untuk meningkatkan otot kaki bisa menggunakan fitness fins.
Fins renang seperti ini sama saja seperti full foot. Namun ukuran siripnya lebih besar dan lebih berat. Karena itu otot kaki anda akan benar-benar dilatih kalau menggunakannya.
4. Fins Scuba
Kalau fitness fins sama seperti full foot, fins scuba lebih mirip dengan open heel atau fins tumit terbuka. Namun, siripnya lebih panjang.
Sepatu ini memiliki kemampuan propulsi yang berat sehingga pergerakan di dalam air menjadi lambat. Meski memiliki daya dorong yang cukup berat, namun power range-nya cukup panjang dan stabil.











