Decking kolam renang bisa dibuat dari berbagai material. Di sini, kita akan bahas jenis dan kelebihan decking beton, salah satu yang juga sering digunakan.
Plasa atau decking merupakan area di sekitar kolam renang. Selain fungsi keamanan, adanya decking membuat kolam renang menyatu dengan lansekap bangunan.
Beton sendiri dikenal karena daya tahannya. Selain itu, beton juga lebih hemat biaya dibandingkan dengan pilihan decking kolam renang lainnya.
Baca Juga
Lebih lengkapnya kita akan bahas di artikel ini. Berikut penjelasannya.
Daftar Isi
Kenapa Pilih Decking Beton?
Beton adalah pilihan yang baik karena berbagai alasan, tetapi mungkin bukan pilihan yang diinginkan oleh setiap pemilik kolam renang.
Namun, jika anda mencari sesuatu yang sederhana, klasik, dan terjangkau, beton mungkin menjadi pilihan nomor satu.
Bahkan jika anda masih mempertimbangkan bahan kain untuk decking kolam renang, beton bisa jadi pelengkap mereka.
Jenis Decking Beton
Mari kita telusuri berbagai jenis beton yang dapat anda gunakan untuk decking kolam renang. Berikut beberapa di antaranya:
1. Beton Finishing Sapu
Beton yang disapu setelah selesai diratakan menghasilkan tekstur yang menciptakan permukaan anti selip dengan sedikit lebih berkarakter daripada beton biasa.
Hal ini dicapai dengan menyeret sapu di bagian atas beton sebelum mengeras untuk memberikan tekstur tersebut.
2. Beton Bertulang
Sederhananya, beton bertulang adalah material komposit yang terbuat dari beton dan tulangan baja yang disusun sedemikian rupa.
Jika anda menginginkan decking kayu atau batu premium di sekeliling kolam renang, namun tidak mampu membelinya, kami memiliki pilihan untuk anda: beton bertulang.
Beton bertulang tidak hanya dapat meniru bahan decking dan teras lainnya, tetapi juga merupakan alternatif yang tahan lama dan hemat biaya dibandingkan dengan yang asli.
Anda bisa meniru beberapa material decking seperti Batu Bata, Kayu, Travertine, hingga Batu Alam menggunakan jenis beton ini.
Salah satu kekurangan dari beton yang dicap yang perlu diingat adalah bahwa beton ini biasanya diamplas, yang bisa membuatnya sedikit licin.
Beton jenis ini juga membutuhkan sedikit perawatan dan pengamplasan ulang secara berkala, yang dapat menambah biaya pemeliharaan.
3. Beton Bertekstur
Anda bisa menggunakan beton bertekstur sebagai jalan tengah antara beton yang disapu dan beton bertulang.
Ini adalah jenis beton bertulang yang sengaja dilakukan finishing bertekstur untuk memberikan tekstur yang menambah daya cengkeram dan karakter.
Beton jenis ini juga tidak memerlukan pengecatan dan pengamplasan, sehingga lebih murah dan tidak licin daripada beton bertulang.
4. Beton yang Dicat
Berbagai warna solid dapat diaplikasikan ke beton di sekitar kolam renang, seperti warna merah, coklat, hijau, atau cokelat.
Beton bertulang sendiri biasanya menggunakan dua warna untuk mencapai efek yang diinginkan (tergantung pada material apa yang ingin anda tiru).
Selain estetika, hal utama yang perlu diingat dalam memilih warna beton decking adalah suhu di sekitar kolam renang anda.
Pilih warna yang lebih terang jika ingin decking kolam renang lebih sejuk. Semakin gelap warnanya, semakin tinggi kemampuannya menyerap panas matahari.
Kelebihan dan Kekurangan Decking Beton
Meskipun beton hadir dengan banyak pilihan dan kelebihan, ada beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan juga. Berikut adalah pro dan kontra memilih decking beton kolam renang:
1. Kelebihan
- Hemat biaya
- Berbagai pilihan gaya
- Dapat meniru bahan lain yang lebih mahal (beton bertulang)
- Tahan lama
2. Kekurangan
- Warna bisa jadi sulit untuk dicocokkan
- Beton bertulang bisa jadi licin
- Beton pasti akan retak <DP>.











