Anda pernah merasakan semua badan sakit setelah berenang? Ini biasanya terjadi kepada orang yang jarang melakukan olahraga tersebut.
Sebenarnya sakit tersebut juga bisa dialami setelah melakukan aktivitas fisik lainnya. Karena penyebabnya semuanya hampir sama, yakni tidak melakukan pemanasan.
Kita akan menjelaskannya lebih lanjut di artikel ini. Selain itu juga akan membahas bagaimana mengatasi masalah tersebut karena bisa dipastikan akan sangat mengganggu aktivitas.
Baca Juga
Daftar Isi
Penyebab Badan Sakit Setelah Berenang
Badan sakit setelah berenang biasanya ditandai dengan nyeri otot luar biasa. Kondisi ini terjadi satu atau dua hari setelah renang.
Kondisi tersebut dikenal dengan nama Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Hal ini disebabkan oleh otot yang robek namun kecil tapi jumlahnya banyak.
Penyebab DOMS yang paling umum adalah karena tidak melakukan pemanasan sebelum berenang. Otot yang masih tegang dipaksa bergerak dengan intens. Otot tersebut masih kaku dan terjadilah robekan.
Seperti halnya plastik. Jika plastik baru dipaksa ditarik yang ada adalah terjadi robekan. Namun jika plastik ini diremas-remas terlebih dahulu ketika ditarik dia akan melar. Baru setelah beberapa lama ditarik akan terjadi robekan.
Tapi tenang saja. Kondisi ini sebenarnya bukan masalah cedera yang serius meski judulnya robekan otot.
Otot sendiri dan semua bagian tubuh lainnya punya kemampuan untuk memulihkan diri. Dengan begitu robekan-robekan kecil tersebut akan hilang dengan sendirinya.
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berenang?
Jika anda merasa melakukan renang yang sedang-sedang saja tapi tetap merasakan badan sakit setelah berenang, mungkin anda perlu memahami juga apa yang terjadi pada tubuh saat berenang.
Karena berenang sendiri sebenarnya merupakan jenis olahraga yang cukup berat. Anda hampir menggunakan semua otot di tubuh untuk melakukan gerakan.
Gerakan otot ini juga butuh ditopang oleh kondisi jantung, paru-paru dan organ lainnya. Karena itu, perlu memahami apa yang terjadi di tubuh saat berenang sebelum mengantisipasi rasa sakit setelah berenang tersebut.
1. Otot
Otot adalah bagian tubuh yang akan bekerja paling keras ketika olahraga, termasuk berenang. Bagian ini akan melakukan kontraksi dan relaksasi sesuai dengan gerakan renang yang anda lakukan.
Semakin intens anda latihan renang maka semakin banyak pergerakan tersebut. Selanjutnya, semakin besar juga peluang otot mengalami robekan kecil yang disebutkan sebelumnya.
2. Darah
Jantung anda berdetak lebih cepat ketika berenang. Jantung akan meningkatkan aliran darah untuk memasok oksigen tambahan ke anggota tubuh.
3. Kulit
Saat anda menghangat karena olahraga, tubuh anda berusaha sekuat tenaga untuk melepaskan panas. Pembuluh darah anda melebar, membawa panas ke kulit lalu melepaskannya.
Terkadang wajah tubuh beberapa orang bahkan bisa memerah saat berenang dengan intensitas yang keras. Ini menandakan panas yang cukup banyak sedang keluar dari tubuh.
4. Paru-paru
VO2 Max adalah istilah yang mungkin pernah anda dengar di pusat kebugaran. Ini mewakili jumlah oksigen maksimum yang dapat digunakan seseorang.
Saat berenang, paru-paru anda bekerja cepat untuk menyerap semua oksigen yang dibutuhkan tubuh. VO2 Max yang semakin tinggi menjadi indikator kebugaran seseorang.
5. Jantung
Berolahraga lebih dari dua menit membuat tubuh anda melakukan respirasi aerobik. Hal ini menunjukkan jumlah oksigen dibutuhkan di seluruh tubuh.
Akibatnya, detak jantung anda akan meningkat untuk menyalurkan oksigen ke otot-otot anda secara efisien.
6. Otak
Otak anda senang berenang. Darah dan oksigen lebih banyak akan mengalir ke organ tersebut karena jantung bekerja lebih berat.
Darah yang lebih banyak ke otak ini akan membuat anda menjadi lebih waspada, terjaga dan fokus. Otak juga melepaskan endorfin, yakni hormon “perasaan senang” dalam tubuh kita.
Mengatasi Masalah Badan Sakit Setelah Berenang
Badan sakit setelah berenang sebetulnya akan hilang dengan sendirinya kalau anda cukup istirahat. Namun akan sangat mengganggu jika berlangsung berhari-hari.
Karena itu jika hal ini terjadi cukup lama, anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk mengatasinya.
1. Kompres dengan Air Dingin atau Balsem
Kompres air dingin adalah cara pertama yang cukup ampuh mengatasi ketegangan otot. Ketika otot tegang di dalam tubuh kita akan panas.
Air es atau air dingin akan menurunkan panas tersebut. Dengan begitu otot akan lebih rileks dan perlahan memperbaiki dirinya sendiri lebih cepat.
Atau anda bisa juga menggunakan balsem dan obat luar lainnya yang dirancang untuk menghilangkan nyeri. Ini sama efeknya, membuat otot rileks dan mempercepat penyembuhan robekan kecil.
2. Mandi Es
Kalau benar-benar sekujur tubuh anda yang sakit, ketimbang kompres anda bisa mandi es atau yang dinamakan juga Ice Bath.
Cara kerjanya sama dengan kompres. Otot akan lebih rileks ketika terkena air dingin dan lebih cepat memperbaiki robekan.
3. Menggunakan Foam Roller
Terkadang akan terbentuk benjolan jika kita berolahraga terlalu keras. Ini karena robekan otot tersebut membuat darah mengendap di salah satu bagian.
Untuk mengatasinya anda bisa menggunakan foam roller. Ini adalah alat yang terbuat dari busa dan digunakan untuk memijat bagian tersebut.
Alat ini akan membantu mengembalikan aliran darah menjadi normal.
4. Massage Olahraga
Pijat setelah olahraga hampir disukai semua orang. Kegiatan ini sangat menyenangkan karena bisa membuat tubuh terasa lebih enteng.
Sebenarnya cara kerjanya sama seperti foam roller. Terapis akan menekan bagian tubuh yang terjadi penumpukan darah untuk membuatnya mengalir kembali.
Tapi disarankan menggunakan terapis yang memahami bagaimana melakukan pijat atau massage olahraga. Karena mereka belajar dan mendapatkan sertifikat untuk melakukannya. Jadi tidak asal pencet.
5. Tidur dan Nutrisi yang Cukup
Jika semua atau salah satu cara di atas sudah anda lakukan. Langkah terakhir adalah anda perlu tidur yang cukup.
Di malam hari semua bagian tubuh kita yang “mati” akan diganti, termasuk darah, otot, dan kulit. Tidur yang cukup membuat proses tersebut berjalan maksimal tanpa terpotong. Karena saat kita terangun, tubuh otomatis menghentikan aktivitas tersebut.
Jangan lupa makan makanan yang bernutrisi. Ini akan meningkatkan metabolism tubuh. Metabolisme sendiri merupakan faktor utama kecepatan tubuh dalam melakukan recovery tadi.
Cara Menghindari Badan Sakit Setelah Berenang
Jangan sampai anda melakukan kesalahan kedua kalinya. Karena seperti disebutkan, badan sakit setelah berenang yang berlangsung cukup lama akan sangat mengganggu.
Untuk itu berikut ini beberapa cara yang bisa anda lakukan agar terhindar dari masalah tersebut.
1. Pemanasan
Tidak melakukan pemanasan sebelum berenang adalah penyebab utama badan sakit setelah berenang. Karena itu jangan sampai lupa.
Gerakan semua tubuh mulai dari kepala, tangan, bahu, pinggang, lutut dan kaki. Semua otot tubuh harus lemas sebelum anda mulai melakukan gerakan.
2. Minum yang Cukup
Di dalam air mungkin kita tidak akan merasa haus. Padahal sebenarnya berenang membakar banyak kalori. Dan faktanya, tubuh kita tetap berkeringat saat berenang.
Kekurangan air bukan hanya menyebabkan dehidrasi. Selain itu tenaga kita akan habis. Dan kalau dipaksakan otot akan lebih banyak robekan. Dan yang paling parah kita bisa saja cedera saat berenang cukup serius kalau robekannya membesar.
3. Menggunakan Pakaian Renang Panjang dan Ketat
Disarankan menggunakan pakaian renang yang cukup ketat. Jika anda seorang muslimah atau tidak nyaman dengan potongan seperti ini, bisa menggunakan baju renang muslimah desain khusus. Dan ini sudah banyak di pasaran.
Pakaian yang ketat akan menekan otot. Dalam otot ada darah. Semakin tertekan otot maka semakin cepat aliran darah. Kita akan merasa lebih leluasa bergerak jika aliran darah cukup cepat.
Tapi yang paling penting adalah efek kompresi semakin membantu pembuangan asam laktat dan mengurangi pembengkakan otot.
Asam laktat ini yang menimbulkan rasa nyeri. Biasanya zat ini berkumpul di darah dan dihasilkan setelah kita olahraga. Semakin cepat dibuang maka semakin cepat tubuh pulih.











