Berenang Saat Haid, Apakah Aman? Berikut Penjelasannya

Fakhri Adzhar

Ilustrasi haid. Apakah berenang saat haid aman?

Salah satu kekhawatiran wanita terbesar adalah berenang saat haid. Banyak anggapan jika melakukan olahraga ini bisa memperburuk situasi dalam periode tersebut.

Lebih parahnya lagi ini bahkan berimbas pada olahraga lainnya. Karena merasa “sakit” saat haid membuat banyak wanita bukan hanya tidak ingin berenang tapi tidak mau melakukan olahraga sepenuhnya.

Padahal olahraga tetap dibutuhkan oleh tubuh apapun situasinya. Saat haid memang akan terasa kram dan nyeri tapi ini bukan sebuah penyakit akibat bakteri atau virus melainkan siklus tubuh alami.

Jadi, apakah berenang saat haid aman? Kita temukan jawabannya di sini.

Apakah Berenang Saat Haid Aman?

Tidak ada studi yang menyebutkan kalau berenang saat haid tidak aman. Jadi sebenarnya anda boleh-boleh saja berenang saat haid.

Yang jadi kekhawatiran pertama kali adalah mungkin merasa air kolam renang tidak higienis. Faktanya kebanyakan kolam renang menggunakan kaporit kolam renang untuk membasmi berbagai bakteri dan pengotor lainnya. Dengan kata lain air akan higienis.

Selain itu juga ada peran filter kolam renang yang akan selalu menyaring air sehingga tidak ada kotoran bahkan yang kecil yang akan berdiam lama di kolam renang.

Kekhawatiran kedua adalah biasanya para wanita takut mengalami kebocoran ketika berada di kolam renang. Ini sebenarnya bisa dicegah dengan beberapa cara yang akan disebutkan di poin selanjutnya.

Yang perlu jadi perhatian juga adalah banyak juga yang berpendapat bahwa tekanan air dalam kolam renang bisa menghambat aliran darah menstruasi. Padahal tidak demikian.

Yang pertama karena vagina wanita itu bukan sebuah rongga seperti gua, melainkan terdiri dari jaringan otot yang kuat tapi elastis. Air kolam renang tidak akan dengan mudah masuk begitu saja ke dalamnya.

Yang kedua tekanan air kolam renang hanya berpengaruh terhadap tubuh kita sehingga kita merasa seperti melayang. Sementara darah haid tertutupi berbagai lapisan tubuh dan akan terus mengalir.

Mencegah “Kebocoran” Saat Berenang

Anda mungkin pernah mendengar bahwa menstruasi bisa berhenti saat berada di dalam air karena tekanan air. Tapi Itu tidak benar. Tekanan air mungkin memperlambat aliran menstruasi tetapi akan tetap berlanjut.

Itulah sebabnya anda harus menggunakan tampon atau cawan menstruasi saat berenang.

Berikut ini penjelasan bagaimana mencegah kebocoran menstruasi saat berenang yang penting diketahui setiap wanita.

1. Jangan Menggunakan Pembalut

Anda mungkin lebih suka menggunakan pembalut saat menstruasi tetapi pembalut tidak dirancang untuk digunakan di dalam air.

Pembalut hanya akan menyerap air di sekitarnya. Menggunakan pembalut di dalam air akan membuatnya tidak efektif dan berantakan.

2. Gunakan Tampon

Tampon biasanya terbuat dari katun, rayon, atau gabungan dari kedua serat tersebut. Anda dapat menggunakan tampon saat berenang.

Tampon memang tidak akan menyerap semua air dan membuatnya sedikit basah. Jadi penting juga untuk mengganti tampon segera setelah berenang.

Satu hal lagi yang jadi kekhawatiran banyak wanita ketika menggunakan tampon saat berenang adalah talinya terlihat. Untuk mengatasinya anda bisa menggunakan celana pendek biasa.

Kalau anda mau berenang pakai bikini bisa menggunting tali tampon tersebut. Namun pastikan menyisakannya sedikit agar anda bisa dengan mudah melepasnya.

3. Gunakan Menstrual Cup

Cawan menstruasi atau menstrual cup biasanya terbuat dari karet atau silikon. Cawan ini fleksibel dan dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah selama menstruasi.

Cawan ini tidak menyerap aliran darah menstruasi. Jadi anda perlu mengeluarkannya, mengosongkannya, dan mencucinya. 

Cawan menstruasi aman digunakan dengan kemungkinan risiko infeksi yang lebih rendah dibandingkan pembalut dan tampon.

Karena beberapa cawan menstruasi dapat digunakan kembali, anda juga bisa jadi lebih hemat dan meminimalisir limbah dibandingkan tampon dan pembalut.

4. Menggunakan Pakaian Renang Khusus Menstruasi

Pakaian renang atau pakaian dalam khusus untuk menstruasi dapat menyerap dan digunakan kembali. Mirip dengan pembalut tetapi terpasang di lapisan pakaian renang atau pakaian dalam.

Pakaian renang atau pakaian dalam ini terbuat dari banyak lapisan bahan tipis yang dapat menahan darah.

Bergantung pada jenis yang anda pilih dan jumlah aliran darah yang keluar, pakaian renang atau pakaian dalam untuk menstruasi ini dapat menampung darah menstruasi sebanyak satu hingga dua tampon.

Yang perlu diperhatikan adalah anda harus mengganti dan membersihkan pakaian renang atau pakaian dalam khusus menstruasi setidaknya setiap 12 jam. Jangan lupa baca petunjuk sebelum mencucinya.

Manfaat Berenang Saat Haid

Berenang saat haid tidak hanya aman tetapi juga memiliki beberapa manfaat. Tetap aktif terbukti membantu meredakan kram dan kelelahan yang dialami sebagian orang selama menstruasi.

Berenang sangat membantu karena tubuh anda mengapung di dalam air. Ini akan membuat anda mungkin tidak menyadari ketidaknyamanan akibat kembung yang dialami selama menstruasi.

Olahraga air ringan selain berenang juga terbukti sangat membantu dalam mengatasi nyeri haid. Jadi sebenarnya berenang saat haid disarankan terutama kalau nyeri yang dialami terasa begitu kuat.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.