Apakah Aerasi Air Kolam Renang Bisa Menghilangkan Klorin?

Fakhri Adzhar

Ilustrasi aerasi dan klorin. Bisakan aerasi menghilangkan klorin kolam renang?
Ilustrasi aerasi dan klorin. Bisakan aerasi menghilangkan klorin kolam renang?

Aerasi air kolam renang apakah bisa menghilangkan klorin? Pertanyaan ini muncul seiring berkembangnya penggunaan aerator untuk kolam renang.

Seperti diketahui, klorin digunakan sebagai chemical utama dalam perawatan kolam renang. Namun, terlalu banyak klorin bisa sangat berbahaya.

Dalam dosis tinggi, klorin bereaksi dengan air di luar tubuh. Dampak negatifnya antara lain iritasi hingga gangguan pernapasan. Karena itu, kadar klorin di air kolam renang juga harus dijaga tetap ideal.

Terlepas dari efek negatifnya, klorin tetap saja penting. Karena itu, jangan sampai kehilangan keefektifannya.

Pertanyannya, apakah aerasi bisa menghilangkan klorin? Di artikel ini kita akan membahasnya. Simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi Aerasi Kolam Renang

Sebelum membahas apakah aerasi bisa menghilangkan klorin kolam renang, ada baiknya kita bahas terlebuh dahulu sistem tersebut.

Pada dasarnya, tujuan utama menggunakan aerator atau memasang sistem aerasi di kolam renang adalah membuat air menjadi lebih sejuk.

Oksigen yang dibawa air dari semburan aerator akan mendorong berbagai gas yang ada di kolam renang, termausk karbondioksida yang menahan panas.

Karena itu, ketika menggunakan aerator, air kolam renang akan lebih sejuk, terutama berguna saat cuaca sedang panas-panasnya.

Fungsi lain aerator adalah membuat sirkulasi permukaan kolam renang lebih baik. Ini berguna saat kita menambahkan chemical perawatan kolam renang.

Karena inlet fitting juga bisa berfungsi sebagai aerator, maka fungsinya menjadi ganda: menyejukkan air kolam renang sekaligus mensirkulasikan air.

Chemical kolam renang akan lebih tersebar merata ke setiap sisi kolam. Dengan begitu, efektifitasnya juga semakin baik.

Fungsi aerator yang paling berguna adalah untuk meningkatkan pH kolam renang tanpa menurunkan total alkalinitas air.

pH kolam renang yang rendah bisa sangat berbahaya. Beberapa efek negatifnya antara lain membuat iritasi kulit serta korosi pada logam.

Terakhir, aerasi juga berperan dalam mencegah kolam renang terserang ganggang hijau. Sirkulasi air yang dihasilkan menjadikan kolam renang bukan tempat ideal pertumbuhan mikroorganisme tersebut.

Ganggang sendiri sangat suka air yang tenang ataupun tergenang. Apalagi kalau suhu air cukup tinggi. Efek pendinginan yang dihasilkan aerator membantu menjaga air untuk tidak jadi tempat pertumbuhan ganngang yang baik.

Apakah Aerasi dapat Menghilangkan Klorin?

Proses aerasi membuat air dan udara bersentuhan untuk mempengaruhi karakteristik fisik dan kimia air.

Aerasi membantu menghilangkan gas terlarut, bahan kimia anorganik yang mudah menguap, dan logam terlarut.

Gerakan berputar dari aerasi meremajakan air dan memasukkan udara atmosfer, yang memungkinkan oksigen segar larut di dalam air.

Aerasi mempercepat proses penguapan dan menghilangkan senyawa yang berpotensi beracun, termasuk klorin, dengan meningkatkan pertukaran gas dan sirkulasi udara.

Kesimpulannya,aerasi memang mampu mengurangi kadar klorin di air kolam renang. Karena itu, penggunannya juga harus dibarengi dengan pengecekan kadar air rutin.

Bagaimana Mencegah Aerasi Menghilangkan Klorin?

Tenang saja, aerasi yang digunakan di kolam rennag tidak akan serta merta menghilangkan klorin. Yang penting, selalu lakukan pengecekan kadar air rutin utnuk menjaga tingkat berbagai chemical kolam renang tetap ideal.

Perawatan menggunakan klorin biasanya juga dilakukan di malam hari. Di saat tersebut, pompa kolam renang berada dalam kondisi mati.

Aerator sendiri biasanya tersambung dengan sistem kelistrikan pompa kolam renang. Jadi, jika pompa mati, aerator juga akan mati.

Ketika klorin melakukan tugasnya di malam hari, aerator akan “beristirahat”. Saat matahari terbit dan pompa dijalankan, air sudah steril dan aerator kini hanya bertigas membuat air jadi sejuk.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa jangan sesekali menyalakan sistem aerasi saat sedang melakukan perawatan dengan klorin atau kaporit. Ini jelas akan mengurangi efektifitasnya. <DP>

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.