Jika anda pernah datang ke sebuah event olahraga renang, pernah lihat para atlet renang tersebut melakukan pemanasan? Mereka biasanya melakukannya di kolam pemanasan.
Meski kolam renang ini dibuat untuk pemanasan para atlet, anda tidak bisa asal membuatnya, loh. Anda tetap harus mengikuti ketentuan penyelenggara event atau kompetisi.
Di sini, kami akan coba bahas kolam pemanasan, mulai pengertian hingga ukurannya yang ditentukan oleh Badan Akuatik Dunia.
Baca Juga
Daftar Isi
Pengertian dan Tujuan Pembuatan Kolam Pemanasan
Secara definisi, kolam pemanasan, seperti namanya, adalah untuk para atlet mempersiapkan dan melakukan pemanasan sebelum memulai penampilan mereka dalam kompetisi akuatik resmi, baik itu renang, polo air, menyelam, atau berenang artistik.
Jenis kolam olahraga ini biasanya ditemukan di kompleks olahraga yang digunakan secara eksklusif untuk kompetisi resmi, serta di klub olahraga berperforma tinggi di mana kompetisi akuatik juga diadakan.
Tergantung pada lokasi dan juga karakteristik kolam pemanasan, kolam ini dapat digunakan untuk lebih dari sekedar pelajaran renang atau latihan.
Dalam kasus klub olahraga, tergantung pada karakteristik kolam pemanasan, kolam ini dapat digunakan untuk lebih banyak hal setelah kompetisi selesai.
Pada fase tidak digunakan kompetisi, kolam-kolam ini dapat memiliki kegunaan lain yang lebih terfokus pada renang rekreasi atau sesi rehabilitasi dan pelatihan otot.
Karena itu, anda bisa menggunakan ukuran kolam renang pemanasan ini sebagai acuan kalau mau membuat kolam renang umum atau kolam rumahan.
Karakteristik Kolam Pemanasan
Kolam pemanasan pada dasarnya bersifat fungsional dan harus sesuai dengan peraturan dan regulasi resmi Akuatik Dunia, sebelumnya Federasi Renang Internasional (FINA), seperti yang ditetapkan dalam Peraturan Fasilitas.

Kolam ini harus dapat memanfaatkan ruang semaksimal mungkin, sehingga berbentuk persegi atau persegi panjang, dengan dimensi yang benar-benar standar.
1. Ukuran
Untuk kompetisi renang, ukuran yang harus dipatuhi adalah bentuk persegi panjang dengan panjang 50 atau 25 meter dan kedalaman minimum 2 meter.
Untuk kompetisi renang artistik, peraturan resmi Akuatik Dunia menetapkan bahwa kolam pemanasan untuk latihan olahraga ini harus memiliki luas permukaan minimum 25 x 25 meter atau 30 x 20 meter dengan kedalaman minimum 3 meter.
Sedangkan untuk kompetisi selam, para atlet melakukan pemanasan dan latihan di kolam kompetisi selam yang sama. Sama seperti kompetisi polo air, dimana para pemain melakukan pemanasan di kolam yang sama.
2. Aksesoris Tambahan Kolam Pemanasan
Karena kolam pemanasan dirancang khusus untuk sesi latihan kompetitif sebelum atau selama kompetisi.
Dengan demikian, mereka dapat menyertakan aksesori kompetisi seperti blok start atau podium, garis lintasan dan sinyal untuk renang gaya punggung, selalu mematuhi peraturan resmi yang sama dengan kolam Olimpiade dan semi-Olimpiade.
Elemen penting adalah garis lajur dan lebar lajur. Ukuran standar menetapkan lebar jalur 2,5 meter. Selain itu, 0,20 meter harus disisakan di ruang antara dinding dan garis air lajur pertama, dan antara lajur terakhir dan dinding.
Jarak ini membatasi kemungkinan efek domino yang mungkin terjadi pada perenang. Untuk membatasi jalur-jalur ini, bantalan gabus digunakan, ditempatkan dengan menggunakan sistem penahan.
Struktur seperti podium dan platform awal juga biasanya ada, karena lompatan awal adalah salah satu momen penting dalam renang, terutama dari sudut pandang olahraga.
Tentunya, rambu-rambu di kolam renang ini juga harus disertakan, demi keselamatan dan performa optimal para atlet. Seperti tanda salah start, tanda gaya punggung, sistem pengaturan waktu dan panel belokan.
3. Suhu Kolam Pemanasan
Yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah suhu kolam pemanasan. Jangan sampai para atlet cedera karena suhu tidak ideal sebelum kompetisi dimulai.
Mengenai suhu di kolam renang, rekomendasi dari World Aquatics harus diikuti dan dijaga antara 25 dan 28ºC.
Sementara dalam kompetisi renang artistik, ditetapkan bahwa suhu tidak boleh kurang dari 27ºC. Dalam polo air, suhu ditetapkan antara 25 dan 27 ºC, dan dalam menyelam tidak boleh kurang dari 28 ºC.
Penutup
Itulah penjelasan tentang kolam pemanasan serta berbagai hal yang perlu diperhatikan ketika anda mau membuatnya.
Bagaimana? Cukup riber, bukan? Karena itu, jika anda mau membuat kolam ini, pastikan gunakan kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman, terutama dalam membuat kolam olahraga atau kolam kompetisi seperti ini.











