Panduan untuk Ibu Hamil Berenang: Perhatikan Hal Ini

Fakhri Adzhar

Ilustrasi ibu hamil berenang. Ini panduan melakukannya.

Berenang jadi salah satu olahraga yang bagus untuk ibu hamil. Tapi tentu saja perlu memahami bagaimana keamanan saat ibu hamil berenang.

Gaya renang yang dilakukan perlu diperhatikan. Selain itu juga ada banyak faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan.

Apakah Berenang Saat Hamil Aman?

Ketika anda berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan biasanya mereka menyarankan beberapa olahraga saat hamil. Salah satunya adalah berenang.

Sudah pasti karena ini rekomendasi dari ahlinya ibu hamil berenang itu akan aman. Bukan tanpa alasan.

Renang sendiri adalah olahraga yang minim kontak fisik. Karena itu ini aman buat persendian dan otot ibu hamil yang sedang menopang bobot bayi dalam kandungan.

Mungkin banyak juga yang belum memahami apakah menenggelamkan perut saat hamil di kolam renang bahaya buat bayi. Tentu saja ini tidak benar.

Bayi dalam kandungan dilindungi oleh dinding rahim yang membesar. Belum lagi masih ada lapisan perut serta air ketuban yang menjaga kondisi bayi.

Bayi dalam kandungan tidak akan kekurangan oksigen atau merasakan sensasi tenggelam juga ketika ibu hamil berenang. Karena desain perut ibu hamil itu sudah sedemikain rupa dibuat oleh yang Maha Kuasa.

Manfaat Ibu Hamil Berenang Manfaat

Ibu hamil berenang ini ada banyak dan bisa membuat anda jadi lebih nyaman selama mengandung. Berikut ini manfaat berenang buat ibu hamil lebih lanjut.

1. Membantu Perkembangan Bayi di Dalam Kandungan

Berenang dengan menggunakan berbagai macam gaya layaknya gerakan aerobic. Ibu hamil atau siapapun yang melakukannya akan membakar banyak kalori meski kelihatannya tidak capek.

Gerakan aerobic seperti ini akan memompa jantung yang membuat sirkulasi darah dalam tubuh jadi lebih lancar. Selain itu juga memperkuat jantung.

Untuk ibu hamil manfaat tersebut membuat kadar oksigen dalam darah meningkat yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan janin.

Bayi dalam kandungan bukan hanya membutuhkan oksigen untuk bernafas namun juga mempercepat proses penyerapan nutrisi ke dalam tubuhnya.

2. Menjaga Berat Badan

Di Indonesia masih kental stereotip bahwa seorang ibu hamil harus makan lebih banyak dan membuat tubuhnya lebih berisi atau gemuk.

Padahal kegemukan saat hamil sendiri justru beresiko fatal buat sang ibu dan bayinya. Berbagai penyakit bisa mengintai seperti kelebihan kadar kolesterol dan gula.

Dan penyakit-penyakit ini akan langsung menyerang sang bayi karena apapun yang dirasakan ibu saat mengandung akan dirasakan oleh bayi juga.

Nah, gerakan aerobic ketika melakukan renang ini juga akan membantu ibu hamil membakar kalori sehingga tidak kegemukan dan sakit.

3. Meminimalisir Rasa Nyeri Saat Hamil

Nyeri dan rasa tidak nyaman pada tubuh adalah hal lumrah yang dirasakan ibu hamil. Biasanya para ibu dibantu dengan diberikan sedikit pijatan pada bagian yang sakit.

Namun pijatan ini akan berbahaya kalau dilakukan dengan teknik yang salah, misalnya dengan menekan terlalu kencang.

Untuk menghindari efek tersebut lebih baik berenang untuk menghilangkan nyeri saat hamil. Ketika berenang otot-otot anda yang tegang dan membuat nyeri tersebut akan rileks karena dibantu dengan daya apung dari air.

Daya apung air ini sendiri tidak akan menekan anda seperti halnya dipijat. Jadi juga aman untuk terapi rasa sakit saat hamil.

4. Membantu Mempersiapkan Persalinan

Masih berhubungan dengan daya tahan tubuh, ibu hamil berenang ini juga akan membantu mempersiapkan persalinan.

Proses persalinan sendiri begitu panjang dan menyakitkan. Dengan daya tahan tubuh dan otot yang kuat, ibu akan lebih bisa mengontrol dan menahan rasa sakit tersebut.

Gaya Renang untuk Ibu Hamil

Yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah gaya renang apa yang cocok buat ibu hamil? Kita tidak akan membahas gaya renang satu per satu karena pada kenyataannya semua gaya renang bisa dilakukan ibu hamil.

1. Renang Gaya Dada

Meski semua gaya renang bisa dilakukan, tentu dengan kondisi hamil anda perlu mempertimbangkan fisik yang melemah. Karena itu gaya dada adalah yang paling banyak direkomendasikan.

Gaya dada sudah dikenal sebagai gaya renang yang paling lambat dan santai. Jadi tidak akan terlalu banyak menguras energi ibu hamil. 

Renang gaya dada juga akan memanjangkan otot dada dan memendekkan otot punggung. Gaya ini menangkal kecenderungan ketidaksejajaran bahu, tulang belakang, dan panggul yang umum terjadi selama kehamilan.

Namun jika anda menderita disfungsi simfisis pubis, sebaiknya hindari gaya dada. Ini karena gerakan menendang dalam gaya tersebut kemungkinan akan memperparah rasa tidak nyaman.

2. Renang Gaya Kupu-Kupu, Bebas dan Punggung

Saat hamil anda juga tetap bisa melakukan renang gaya bebas, punggung bahkan kupu-kupu. Namun yang perlu jadi catatan adalah ini dilakukan jika anda sudah mahir sebelumnya.

Tapi saat melakukan teknik renang gaya kupu-kupu sebaiknya hindari gerakan yang terlalu energik. Ini akan membuat otot dan tulang punggung anda bekerja keras.

Ketika melakukan renang gaya bebas, jangan terlalu banyak memutar badan. Pastikan tubuh sejajar dengan benar. Bahu, badan, dan pinggul anda harus berputar bersamaan.

Sementara gaya punggung banyak yang bahkan melarang melakukannya saat hamil. Ini karena berat bayi dapat menekan vena cava inferior, vena utama yang membawa darah dari tubuh bagian bawah ke jantung.

Namun yang perlu diingat adalah di dalam air, efek gravitasi berkurang. Hal ini membuat anda dapat berenang telentang tanpa risiko yang sama. Sekali lagi ditekankan, gaya renang ini dilakukan kalau anda sudah mahir saja.

3. Tidak Boleh Menyelam

Mungkin satu-satunya larangan ibu hamil berenang adalah jangan menyelam. Gerakan ini tidak disarankan bagi ibu hamil terutama pada minggu-minggu awal kehamilan.

Jika ibu hamil menyelam, janin akan mengalami dekompresi karena gelembung yang terbentuk di air dapat mencapai organ vitalnya seperti otak dan jantung.

Menyelam juga bisa berisiko mengakibatkan oksigen dalam plasenta terkontaminasi oleh nitrogen. Akibatnya janin dapat mengalami dekompresi yang memicu masalah pertumbuhan dan kelainan lainnya.

Selain itu, dekompresi juga berisiko menyebabkan persalinan dini dan lahir mati.

Tips Aman Berenang Saat Hamil

Selain melakukan gerakan renang yang tepat, ada beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan saat ibu hamil berenang.

1. Jangan Dipaksakan

Berenang akan membakar banyak energy dan melatih otot yang bisa membuat ibu hamil kelelahan. Kalau kondisi sedang tidak fit lebih baik jangan dipaksakan.

2. Harus Tetap Banyak Minum

Minum air putih yang banyak penting untuk mensuplai oksigen bagi bayi dalam kandungan. Jadi pastikan juga anda melakukan jeda saat berenang untuk minum,

3. Jangan Berenang Saat Panas atau di Air Panas

Bayi dalam kandungan perlu dijaga suhunya antara 35 hingga 39 derajat. Sinar matahari bisa membuat suhu tubuh ibu hamil meningkat yang membuat bayi dalam kandungan juga kepanasan.

Perlu diingat bahwa bayi belum benar-benar terbentuk sistem imunnya. Mungkin buat orang dewasa ini tidak masalah tapi buat bayi apalagi masih di dalam kandungan bisa berakibat fatal.

4. Tetap Didampingi

Terakhir pastikan juga anda selalu didampingi ketika berenang. Hal ini untuk meminimalisir kecelakaan saat berenang di kolam renang. Dan buat ibu hamil, kejadian sekecil apapun bisa berakibat lebih besar.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.