Sebagai pemilik kolam renang, apakah anda pernah bertanya-tanya, bagaimana pembuatan kaporit kolam renang yang sering anda gunakan?
Kaporit sendiri bisa dibilang jadi chemical utama dalam proses perawatan kolam renang. Bahan ini tidak serta merta ada di alam lalu bisa kita gunakan.
Ada beberapa tahap proses pembuatan kaporit kolam renang sebelum akhirnya sampai di tangan kita dalam bentuk granul atau tablet.
Baca Juga
Sebagai ilmu tambahan dan berguna juga jika suatu saat ada masalah dengan kaporit yang anda gunakan, kami akan bagikan penjelasan tentang pembuatan obat kolam renang tersebut.
Daftar Isi
Pengertian Kaporit
Sebelum mulai membahas pembuatan kaporit kolam renang, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan chemical tersebut.
Kaporit adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai desinfektan dan penjernih air. Kaporit memiliki rumus kimia Ca(ClO)2 dan berbentuk bubuk putih yang dapat larut dalam air.
Obat kolam renang ini mengandung klorin yang berfungsi sebagai oksidator dan disinfektan. Inilah yang membuat kaporit mampu mencegah pertumbuhan mikroorganisme seperti ganggang hijau.
Fungsi Kaporit
Tahan dulu, kita juga perlu sama-sama pahami apa fungsi dari kaporit kolam renang sebelum membahas cara membuatnya. Setidaknya, obat kolam renang ini punya dua fungsi:
1. Sifat Desinfektan yang Efektif
Ini adalah fungsi utama kaporit. Obat kolam renang ini adalah disinfektan ampuh yang dapat membunuh bakteri, mikroba, dan ganggang hijau dalam air kolam renang.
Senyawa ini mengandung konsentrasi tinggi klorin yang tersedia, biasanya antara 65%, 75% dan 90%, membuatnya lebih efektif melawan kontaminan.
Penggunaan secara teratur bisa membuat kolam renang tetap bersih dan bebas dari organisme berbahaya yang dapat menimbulkan risiko kesehatan.
2. Menjernihkan Air
Kaporit juga berperan dalam menjernihkan air kolam renang. Ini juga berkaitan dengan fungsi yang pertama.
Ketika mikroorganisme mati atau tidak bisa berkembang biak, air kolam renang akan selalu terlihat jernih. Dan ini adalah hasil kerja kaporit.
Selain itu, ketika tidak ada mikroorganisme yang mengganggu dalam air kolam renang, chemical lainnya akan bekerja efektif.
Pembuatan Kaporit Kolam Renang
Secara umum, ada tiga tahapan dalam proses pembuatan kaporit kolam renang. Kami akan jelaskan lebih lanjut di sini.
Namun, yang perlu kami jelaskan juga, pembuatan kaporit kolam renang menggunakan dua bahan baku, yakni kalsium hidroksida (Ca(OH)2) dan Klorin (Cl2).
Kalsium Hidroksida berbentuk bubuk putih yang larut dalam air dan membentuk larutan alkali.
Sementara Klorin adalah gas berwarna kuning-hijau yang sangat reaktif dan beracun. Dalam industri, klorin diproduksi melalui proses elektrolisis larutan natrium klorida (garam dapur).
1. Pencampuran Bahan Baku
Yang pertama dilakukan dalam pembuatan kaporit kolam renang adalah pencampuran bahan baku atau raw material yang kami sebutkan di atas.
Langkah awal ini dilakukan dengan mencampurkan Kalsium hidroksida dengan air untuk membentuk slurry kalsium hidroksida.
Selanjutnya, dilakukan Penambahan Klorin. Gas klorin kemudian dialirkan ke dalam slurry kalsium hidroksida. Reaksi kimia terjadi, menghasilkan kalsium hipoklorit, kalsium klorida, dan air.
Karena pembuatan kaporit kolam renang erat kaitannya dengan proses reaksi kimia, tahapan ini juga membentuk reaksi tersebut. Berikut selengkapnya:
2Ca(OH)2 +2Cl2→Ca(ClO)2+CaCl2+2H2O
2. Pemurnian dan Pengeringan
Langkah kedua adalah pemurnian kaporit. Ini dilakukan karena sebenarnya kaporit kolam renang sudah terbentuk, namun masih ada zat-zat lain yang menempel.
Dalam proses pemurnian ini, zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam pembuatan kaporit kolam renang harus dihilangkan.
Pemurnian ini dilakukan dengan berbagai cara, yang umum dilakukan adalah filtrasi atau sedimentasi.
Setelah itu, barulah dilakukan proses pengeringan. Proses pemurnian sebelumnya sebenarnya sudah membentuk kaporit murni, namun kadar airnya masih cukup tinggi sehingga harus dikurangi.
Yang perlu diketahui juga, dalam pengeringan ini sebenarnya tidak semua air dalam kaporit dihilangkan. Masih ada air dalam kaporit, namun dalam jumlah sedikit yang sesuai standar industri.
Proses pengeringan ini juga bisa dilakukan dengan berbagai cara, yang umum dilakukan adalah dengan pengeringan semprot dan pengeringan drum.
3. Granulasi
Kaporit yang sudah kering tersebut biasanya berbentuk serbuk dan terdapat gumpalan-gumpalan. Dengan kata lain, ukuran butirannya berbeda-beda.
Jika anda membeli kaporit kolam renang, biasanya yang tersedia adalah kaporit bubuk atau granul serta tablet.
Untuk membuatnya menjadi kaporit granular atau bubuk, kaporit kering tadi disaring kembali dengan saringan berukuran tertentu. Satuan ukurannya biasa disebut dengan mesh.
Untuk membuat kaporit tablet, kaporit kering tadi dicetak menggunakan mesin pres bertekanan tinggi. Ini biasanya juga akan mengurangi kadar air yang tersisa dalam kaporit.
Jika sudah jadi, kaporit kolam renang tersebut akan dicek kualitasnya. Kalau sudah lolos, akan berlanjut ke proses pengemasan sebelum didistribusikan ke toko-toko peralatan kolam renang.
Penutup
Itulah penjelasan tentang bagaimana proses pembuatan kaporit kolam renang yang perlu juga kita ketahui.
Seperti kami jelaskan di awal, dengan mengetahui proses pembuatannya, ketika sesuatu terjadi pada kaporit misalnya kaporitnya jadi kuning, kita jadi tau sebenarnya reaksi apa yang membuat hal tersebut terjadi.
Dengan mengetahui penyebabnya, keputusan kita untuk mengambil tindakan akan lebih akurat, tidak dengan menerka-nerka.
Yang jelas, jika anda ingin membeli kaporit kolam renang, pastikan kualitasnya bagus. Saran kami, konsultasikan atau beli di kontraktor kolam renang profesional yang biasanya juga menjual chemical ini.
Anda bisa mempercayakan produk kaporit kolam renang berkualitas dari Dimulti Pool. Sebagai kontraktor yang berpengalaman belasan tahun di dunia kolam renang, kami memahami mana jenis yang bagus dan tidak.
Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











