Kesalahan umum yang bisa dilakukan saat melakukan perawatan kolam renang. Di artikel ini kita akan bahas tentang kesalahan saat melakukan vakum dan sikat kolam.
Yang namanya merawat kolam renang, wajar saja terjadi kesalahan. Biasanya dilakukan oleh orang yang baru pertama kali memiliki fasilitas ini.
Di sini, kami akan memberikan informasi tentang beberapa hal yang menjadi kesalahan umum saat melakukan perawatan tersebut.
Baca Juga
Ini bisa anda jadikan panduan agar tidak melakukannya di kemudian hari. Berikut informasi selengkapnya.
Daftar Isi
Kesalahan Umum dengan Tidak Menyikat Kolam Renang
Anda sudah tahu betapa pentingnya melaukan vakum kolam renang secara teratur untuk mencegah sampah dan kotoran menumpuk. Dua hal ini tentunya akan mengurangi kenikmatan berenang.
Tapi seperti halnya gigi, kolam renang anda perlu disikat dengan baik untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik sekaligus membersihkan kotoran yang tidak terangkat vakum.
Buat yang masih pemula biasanya bertanya, “memangnya perlu menyikat kolam renang? Kan sudah divakum?”
Jawabannya adalah sangat perlu. Lakukan minimal seminggu sekali. Atau kalau kolam renang sering dipakai, sikat dua kali seminggu.
Ambil sikat kolam renang dan sikatlah area-area yang sulit dijangkau di kolam renang anda, termasuk di belakang tangga serta sudut dan celah yang tidak terjangkau vakum.
Semua penggosokan ini mencegah ganggang dan kotoran yang tidak menyenangkan lainnya. Sikat juga membantu tugas filter untuk menyaring kotoran.
Menggunakan Pembersih Vakum Otomatis untuk Membasmi Ganggang
Mengatasi ganggang kolam renang cukup sulit. Lakukan vakum dan sikat kolam renang untuk benar-benar membasmi mikroorganisme ini.
Tapi, jangan cuma gunakan vakum otomatis seperti vakum robotik. Pembersih kolam renang otomatis bertekanan mendorong ganggang dan kotoran lainnya ke permukaan air.
Ini hanya akan memindahkan posisi ganggang tanpa membuangnya.
Menggunakan teknologi melakukan pekerjaan yang luar biasa ketika ganggang tidak menjadi masalah. Vakum robotik ini bahkan menggunakan kantong jaring halus yang akan tersumbat oleh ganggang dengan cepat.
Kotoran yang tersumbat bisa kembali ke sekeliling kolam. Setelah vakum ini tidak bekerja maksimal, anda kembali ke titik awal dalam pembersihan. Sia-sia, bukan?
Tidak Pernah Menggunakan Vakum Manual
Ini adalah kesalahan umum kelanjutan poin kedua. Vakum robotik memang bagus, tetapi tidak menghilangkan kebutuhan untuk menyedot kotoran secara manual.
Hal ini terutama berlaku selama pertumbuhan ganggang. Setiap kali melakukan perawatan imbas serangan ganggang hijau, anda perlu menyedot ganggang secara manual setelah mati dari kolam.
Setelah dilakukan vakum secara manual, ganggang akan diarahkan melalui maindrain dan dibuang dengan pengaturan katup filter “multiport” ke mode “limbah”.
Ada dua alasan mengapa anda jangan hanya menggunakan vakum robotik:
- Robot akan menjebak ganggang di dalam filter atau kantungnya dan menyimpannya di dalam kolam alih-alih menariknya ke luar kolam renang.
- Sel ganggang yang tidak mati dapat terperangkap di dalam pembersih dan menyebabkannya tumbuh kembali saat memasukkan vakum robotik kembali ke dalam air.
Penutup
Itulah penjelasan tentang kesalahan umum pada perawatan kolam renang, terutama saat melakukan vakum dan menyikat.
Jangan khawatir dan langsung frustasi. Kesalahan ini justru jadi kesempatan untuk belajar. Edukasi yang baik ini akan membantu anda dalam menjaga kolam renang lebih aman, lebih bersih, dan nyaman digunakan.
Terakhir, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan menggunakan chemical kolam renang untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan kotoran lain yang tidak diinginkan. Pastikan juga kadar air kolam renang anda tetap ideal. <DP>











