Mengukur Volume Air Kolam Renang Free Form milik bapak Ferdy, berlokasi di Cibubur. Bagaimana caranya? Dan apakah pengaruhnya?
Volume air sangat penting diketahui setiap pemilik kolam renang. Hal ini karena air adalah “pemeran utama” setiap perlakukan pada kolam renang.
Pengaruh volume air pun sangat banyak. Misalnya menentukan kekuatan pompa dan penggunaan chemical.
Baca Juga
Di artikel ini kita akan membahas cara menghitung volume air kolam renang beserta pengaruhnya berdasarkan proyek kolam renang free form milik Bapak Ferdy.
Daftar Isi
Overview Proyek

- Ukuran: rata-rata 10.5m x 4m dengan kedalaman 1.5m
- Volume Maksimal Air: 63.000 liter air
- Sistem Sirkulasi: Semi-Overflow
- Pelapis Finishing: Mozaik
- Bibir Kolam: Batu Alam Andesit
- Pompa: 1,5 HP, 1 Unit
- Waktu Pengerjaan: 3 bulan
Menghitung Volume Air Kolam Renang Free Form
Untuk menghitung berapa volume air kolam rennag cukup mudah. Kita ambil contoh dari proyek kolam renang free form Bapak Ferdy ini.
Berdasarkan data overview proyek, kolam renang ini punya ukuran 10.5 x 4 meter dengan kedalama 1.5 meter. Panjang dan lebar kolam renang diambil rata-rata dari keseluruhan ukuran kolam.
Mengetahui volume airnya cukup kalikan panjang rata-rata, lebar rata-rata serta kedalaman kolam. Perhitungannya menjadi 10.5 x 4 x 1.5 = 63 meter kubik.
Satuan volume air adalah liter. Untuk mendapatkan hasilnya, cukup kalikan volume kolam renang dengan 1000. Dengan begitu, volume air kolam renang ini adalah 63 x 1000 = 63 ribu liter.
Pengaruh Volume Air Kolam Renang
1.Menentukan kekuatan pompa
Volume air kolam renang sangat berpengaruh terhadap pemilihan pompa berdasarkan kekuatannya. Semakin banyak air, maka butuh pompa yang makin kuat.
Untuk mengetahui ukuran kekuatan pompa yang sesuai berdasarkan volume air kolam renang ada beberapa tahapan.
Tahap pertama anda harus mengukur volume kolam renang. Berdasarkan ukuran kolam di proyek ini, volumenya adalah 63 ribu liter.
Yang kedua tentukan turnover kolam renang. Turnover adalah waktu yang dibutuhkan kolam untuk melakukan satu kali sirkulasi air. Berikut panduannya:
- Residential Pool atau kolam renang pribadi: 6-8 jam
- Semi Commercial Pool (hotel, restoran, villa): 6 jam
- Commercial Pool (waterboom atau kolam renang umum): 4 jam
- Kolam renang anak: 2 jam
Langkah ketiga adalah menghitung flowrate pompa. Caranya mudah, cukup bagi volume air dengan waktu turnover.
Berdasarkan ukuran kolam renang di proyek ini, maka flowratenya adalah 63.000 : 6 (asumsi paling kecil) = 10.500 liter per jam.
Biasanya, pompa kolam renang mencantumkan spesifikasi lpm atau liter per minute. Untuk mengubah angka turnover menjadi liter per menit, tinggal dibagi 60 (satu jam = 60 menit).
Jadi, kapasitas pompa yang dibutuhkan untuk proyek kolam renang free form milik Bapak Ferdy ini adalah 10.500 : 60 = 175 lpm.
Jika sudah mengetahui angka ini, anda tinggal pergi ke tukang pompa kolam renang dan tanyakan pompa mana yang punya spesifikasi sirkulasi seperti perhitungan tersebut.
2. Menentukan Ukuran Filter
Filter kolam renang erat kaitannya dengan ukuran pompa. Karena itu, secara tidak langsung volume kolam renang juga akan mempengaruhi ukuran filter.
Jika pompa kolam renang anda memiliki power ¾ HP bisa menggunakan filter 18”, pompa 1 HP bisa menggunakan filter 22” dan seterusnya. Semakin besar power pompa maka semakin besar ukuran filter.
3. Menentukan Chemical Kolam Renang
Dosis chemical kolam renang berbeda-beda tergantung peruntukannya. Namun, jumlahnya akan selalu bergantung pada volume air kolam renang.
Kita ambil contoh penggunaan kaporit untuk menjernihkan air kolam renang karena serangan ganggang hijau. Dosisnya, 1 kg kaporit digunakan untuk setiap 25 meter kubik atau 25 ribu liter air.
Berdasarkan volume kolam renang Bapak Ferdy, maka kebutuhan kaporit untuk mengatasi masalah tersebut adalah 63.000 : 25.000 x 1 = 2,52 kg.
Contoh lain misalnya penggunaan terusi untuk mencegah pertumbuhan ganggang. Dosisnya adalah 0,25 kg per 25 meter kubik atau 25 ribu liter air.
Dengan begitu, jumlah terusi yang dibutuhkan untuk kolam renang Bapak Ferdy adalah 63.000 : 25.000 x 0,25 = 0,63 kg atau 630 gram terusi. <DP>











