Mengenal Sanitasi UV untuk Kolam Renang

Fakhri Adzhar

Ilustrasi alat sinar uv. Begini cara kerja sanitasi uv untuk perawatan kolam renang.
Ilustrasi alat sinar uv. Begini cara kerja sanitasi uv untuk perawatan kolam renang.

Kepemilikan kolam renang tidak selalu menyenangkan. Oke, sebagian besar memang demikian, tetapi sebagai pemilik kolam renang anda juga belajar pentingnya keseimbangan kadar air.

Untuk memastikan anda dan orang yang anda cintai aman dari bahaya saat bermain air, perlu melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga air tetap jernih. 

Disinfeksi dikatakan sebagai mekanisme utama untuk inaktivasi/penghancuran mikroorganisme patogen berbahaya dalam mencegah penyakit yang ditularkan melalui air.

Di antara sejumlah besar metode desinfeksi kolam renang, terdapat sanitasi UV atau ultraviolet. Dan dalam artikel ini, kita akan membahasnya.

Ini memang sangat jarang digunakan oleh pemilik kolam renang yang ada di Indonesia. Tapi, informasi ini bisa anda gunakan sewaktu-waktu sanitasi ini diperlukan.

Sejarah

Pada tahun 1903 UV-C pertama kali digunakan di Marseille Prancis untuk mendisinfeksi pasokan air kota. 

Pada tahun 1930 Westinghouse mengembangkan Lampu Pembasmi Kuman UV-C pertama yang tersedia secara komersial.

 Pembersih UV telah digunakan untuk membersihkan udara di dalam gedung yang juga banyak digunakan selama epidemi covid lalu.

Maju ke awal tahun 2000-an dan UV Sanitizer telah diimplementasikan di kolam renang Olimpiade untuk membantu mengurangi penggunaan klorin.

Di banyak kota terutama di Eropa dan Australia, Sinar UV menjadi pilihan sanitasi sekunder terkemuka untuk kolam renang perumahan.

Cara Kerja Sanitasi UV

Sanitasi UV adalah proses desinfeksi sekunder (dipasangkan dengan disinfektan primer, biasanya klorin) untuk membantu membunuh dan mencegah mikroorganisme di dalam air.

Sistem ini bekerja dengan mentransfer energi elektromagnetik dari lampu UV yang kuat ke materi genetik organisme (DNA dan RNA).

Dengan demikian, radiasi ultraviolet menembus dinding sel organisme dan menghalangi kemampuannya untuk bereproduksi. 

Sanitasi ultraviolet adalah proses fisik dan bukan proses kimiawi, sehingga tidak perlu menyimpan dan menangani bahan beracun dan berbahaya. Selain itu, tidak ada efek residu yang berbahaya bagi manusia atau kehidupan air.

Dengan intensitas dan waktu pemaparan yang memadai, metode ini bekerja dengan baik dalam menonaktifkan sebagian besar ganggang, bakteri, dan virus dalam kolam renang.

Manfaat untuk Kolam Renang

  1. Mengurangi Bahan Kimia

Seperti disebutkan sebelumnya, sanitasi UV adalah proses fisik dan bukan proses sanitasi berbasis bahan kimia, sehingga tidak perlu menyimpan dan menangani bahan beracun dan berbahaya.

Mengenal Sanitasi UV untuk Kolam Renang

Selain itu, tidak ada efek residu yang berbahaya bagi manusia atau kehidupan air. Hal ini juga membuat pemeliharaan kimia air Anda lebih mudah.

2. Meningkatkan Efisiensi Klorin

Dengan menghancurkan molekul klorin gabungan dan pembersih ultra violet memungkinkan klorin di kolam renang bekerja lebih efisien.

Mengenal Sanitasi UV untuk Kolam Renang

Dengan begitu, penggunaan jumlah klorin akan lebih rendah untuk membersihkan kolam renang anda dengan benar.

Pemeliharaan/Perawatan

Biaya sistem ultraviolet bervariasi. Seperti kebanyakan perawatan, jika anda menginginkan sistem berkualitas yang akan bertahan selama bahkan puluhan tahun, anda harus mengeluarkan biaya lebih besar.

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli sistem UV adalah ukuran bohlam dan jumlah air yang akan ditangani oleh sistem per menit.

Jadi pastikan untuk membandingkan fitur sistem yang berbeda karena sistem dengan output yang lebih tinggi akan lebih mahal di awal pemasangan.

Meskipun akan dipasangkan dengan disinfektan utama, memiliki sistem UV akan membutuhkan lebih sedikit bahan kimia untuk digunakan untuk keseimbangan air yang optimal dan dapat menghemat uang dalam jangka panjang.

Sistem ultraviolet memiliki perawatan yang rendah. Cukup bersihkan dan periksa bohlam dan sistem setiap 3 – 4 bulan, dan ganti bohlam setiap 1-2 musim sesuai kebutuhan.

Karena proses desinfeksi fisik dan bukan kimiawi, tidak ada kemungkinan pewarnaan dan atau kerak atau masalah kimiawi air yang biasa terjadi pada kolam air asin.

Penutup

Itulah penjelasan tentang sanitasi air kolam renang menggunakan Sinar UV. Jika anda berminat, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada kontraktor kolam renang profesional seperti Dimulti Pool.

Saat ini, kami memang belum banyak menangani jenis sanitasi kolam renang jenis ini. Namun, dengan pengalaman teknisi kami selama belasan tahun, kami jamin anda akan mendapatkan insight yang sesuai kebutuhan.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.