Setidaknya ada Lima Tahap dalam pembuatan kolam terapi yang perlu anda tua. Apa saja? Kami akan jelaskan di sini.
Pada dasarnya, kolam terapi merupakan kolam renang yang ditambahkan banyak fitur terapi untuk kebutuhan spesifik pasien fisioterapis.
Karena itu, dalam pembuatan kolam terapi sebenarnya sama saja. Yang membedakan adalah instalasi berbagai fitur terapi tersebut.
Baca Juga
Berikut Lima tahap pembuatan kolam terapi.
Daftar Isi
Desain Kolam Terapi
Segala sesuatu yang berkaitan dengan instalasi kolam harus dimulai dengan konsultasi dan pembuatan desain.
Desain kolam terapi tentunya harus didiskusikan oleh beberapa pihak. Kontraktor kolam renang profesional untuk ketahanan kolamnya, termasuk ukuran dan bahan berdasarkan kebutuhan proyek.
Sementara itu, konsultasi dengan para profesional medis untuk menentukan apa saja yang dibutuhkan dalam kolam perawatan ini.
Pertimbangan lain dalam desain termasuk berapa banyak orang yang akan berada di kolam renang, membantu menentukan ukuran kolam yang dibutuhkan.
Sementara itu, untuk fitur tambahan termasuk jet air, lampu, pusaran air, dan sistem gelombang.
Tergantung pada apakah kolam renang tersebut akan digunakan untuk lingkungan rumah tangga atau multi-pengguna, juga akan ada diskusi tentang pilihan terbaik apakah kolam renang akan berada di atas (above ground) atau di bawah tanah (inground).
Setelah pembicaraan awal ini desainer kemudian akan membuat tata letak kolam terapi, termasuk alat kelengkapan yang diperlukan, perkiraan pekerjaan pipa dan skema awal kolam renang.
Setelah proposal desain utama diterima dan disetujui oleh anda, desainer akan membuat desain 3D kolam terapi untuk ditinjau.
Selanjutnya, tinggal persetujuan akhir dari anda sebelum pekerjaan dapat dimulai pada tahap konstruksi.
Konstruksi
Kolam terapi sendiri bisa dibuat dengan dua material populer, yakni beton layaknya kolam biasa serta stainless steel yang memenuhi standar peralatan rumah sakit.
1. Kolam Beton
Pembuatan kolam terapi dengan beton prosesnya sama persis dengan pembuatan kolam biasa. Prosesnya termasuk penggalian, konstruksi, struktur, dan finishing.
Dalam tahap konstruksi juga akan dipertimbangkan untuk penempatan berbagai fitur yang dibutuhkan seperti handrail, treadmill underwater, dan sebagainya.
2. Stainless Steel
Untuk konstruksi kolam terapi dengan material stainless steel, kolam dibuat di pabrik dan sampai di lokasi yang sudah anda tentukan.
Kolam Stainless steel yang berukuran besar akan datang dalam dua bagian, dan akan dilas bersama saat dipasang.
Jika kolam renang berada di dalam tanah (inground), harus ada area yang digali dengan dasar beton yang akan menjadi tempat berdirinya.
Instalasi Fitur Tambahan
Setelah badan kolam selesai, selanjutnya pemasangan inlet dan penarikan sistem pemipaan, yang membantu sirkulasi air di dalam kolam, sementara pipa dipasang untuk memastikan penyaringan yang efisien.
Lampu LED underwater kemudian dipasang pada badan kolam, membantu stimulasi sensorik selama fisioterapi air.
Dengan perlengkapan dan perlengkapan yang sudah terpasang, proses pengujian air dapat dimulai.
Untuk kolam stainless steel, pengujian kolam dilakukan untuk mengetahui adanya kebocoran dan memastikannya kedap air sebelum pengiriman.
Instalasi Ruang Mesin
Ruang mesin adalah jantung dari kolam terapi, sama seperti kolam renang. Di sini, terdapat semua kebutuhan mesin yang memastikan kolam berfungsi dengan baik.
Bagian pertama dari instalasi ruang mesin adalah memasang pompa yang mengedarkan air, filter yang menjaga kejernihan air, dan sistem takaran chemical yang membantu mencapai kadar air ideal.
Selanjutnya, ada unit kontrol yang harus dipasang, membantu mengatur suhu yang tepat untuk kolam.
Di sini juga bisa dilakukan otomatisasi dengan memasang timer utnuk membantu mengotomatiskan proses nyala-matinya pompa serta backwash filter untuk menjaga kejernihan air.
Pengisian dan Uji Coba Kolam
Setelah peralatan terpasang dan ruang mesin selesai diinstalasi, teknisi akan melakukan pengujian dan uji coba.
Pertama, mereka akan mengisi kolam untuk tes keseimbangan air.
Setelah kolam terisi penuh, mereka kemudian akan menguji sistem penyaringan, memastikan bahwa kadar bahan kimia, termasuk kadar klorin dan pH, berfungsi dengan baik untuk mendukung kebutuhan perawatan. <DP>











