Sistem kelistrikan kolam renang harus dipastikan berfungsi dengan baik. Selain untuk kejernihan kolam renang, juga menjaga peralatan kolam renang yang menggunakan listrik jadi awet.

Masalah seperti tegangan listrik kolam renang tidak stabil bisa berakibat kerusakan pompa. Selain itu, kolam renang jadi tidak bisa digunakan dengan maksimal.

Di sini kami akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi masalah listrik kolam renang tidak stabil tersebut.

Dampak Tegangan Listrik Tidak Stabil

Dampak tegangan listrik kolam renang tidak stabil yang paling sering kami temukan dan jadi keluhan klien kami adalah lampu kolam renang yang redup. Meski ada banyak penyebabnya, lampu yang redup bisa jadi indikasi kalau tegangan tidak stabil.

Selanjutnya, rotor pompa kolam renang tidak bekerja maksimal. Akibatnya sirkulasi tidak berjalan baik. Kalau dibiarkan, ganggang hijau atau lumut bisa tumbuh.

Yang paling merugikan dari dampak tegangan tidak stabil adalah bisa membuat pompa kolam renang. Namun sebenarnya semua perangkat yang menggunakan listrik juga bisa rusak jika tegangan listrik di rumah tidak stabil.

Penyebab Tegangan Listrik Tidak Stabil

Satu-satunya penyebab tegangan listrik kolam renang tidak stabil adalah karena tegangan listrik yang masuk ke rumah tidak stabil.

Misalnya, daya listrik rumah anda adalah 2200 Watt, namun yang masuk lebih atau kurang dari itu. Untuk masalah ini, perlu berkomunikasi dengan pihak yang berwenang.

Langkah Mengatasi Masalah Tegangan Listrik Tidak Stabil

Untuk mengatasi masalah tegangan listrik tidak stabil ini, kami akan memasang sebuah alat bernama stabilizer.

Stabilizer adalah perangkat elektronik yang berfungsi menjaga tegangan agar tetap stabil dengan menaikkan atau menurunkan tegangan yang dibutuhkan.

Stabilizer listrik akan membandingkan tegangan listrik yang masuk (input) dari PLN dengan tegangan yang dibutuhkan perangkat elektronik (output). 

Jika ada perubahan (penurunan atau kenaikan), stabilizer secara otomatis menyesuaikan tegangan output agar sesuai dengan kebutuhan perangkat. 

Kami memasang stabilizer ini sebelum masuk ke jalur listrik panel atau setelah Kwh meter. Dengan begitu, alat ini tidak hanya bisa digunakan untuk menstabilkan tegangan listrik peralatan kolam renang, namun juga untuk listrik rumah.

Yang perlu diperhatikan, jika stabilizer digunakan untuk tegangan listrik rumah, butuh spesifikasi yang lebih besar.

Untuk memasangnya, pertama-tama kami akan memastikan daya listrik panel kelistrikan kolam renang. Selanjutnya, kami akan merangkai kabel stabilizer sesuai dengan arah aliran listrik.

Stabilizer ini punya dua saluran, yakni in dan out. Saluran in mengarahkan aliran listrik dari Kwh meter. Sementara saluran out mengarahkan aliran listrik ke beban atau panel.

Pemasangan ini perlu dilakukan oleh teknisi yang memahami sistem kelistrikan. Karena jika salah pasang, malah bisa menyebabkan permasalahan sistem kelistrikan lanjutan.

Jika sudah terpasang, stabilizer sudah bisa berfungsi. Kami akan menyalakan daya listrik dan kolam renang sudah bisa digunakan kembali.

Penutup

Itulah penjelasan tentang bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi masalah tegangan listrik kolam renang tidak stabil dengan memasang stabilizer.

Seperti dijelaskan, pemasangan alat ini perlu dilakukan oleh teknisi profesional seperti Tim Dimulti Pool agar tidak terjadi masalah.

Karena itu, jika anda melihat masalah seperti lampu kolam renang redup atau rotor pompa tidak bekerja dengan baik, segera hubungi Dimulti Pool untuk mendapatkan penanganan yang tepat.