Pancuran air dari dinding kolam renang melewati sebuah bagian bernama inlet fitting. Ini adalah ujung pipa saluran inlet tempat air mengalir.
Jika tidak ada inlet fitting, kolam renang akan terlihat jelek karena pipa saluran inlet akan terlihat dari permukaan. Sementara bentuk pipa sendiri tidak estetik.
Inlet fitting ini perlu disambungkan dengan pipa dengan cara dilem atau menggunakan sok drat dalam (SDD). SDD ditempel ke pipa lalu inlet fitting tinggal dipasang di drat tersebut.
Masalahnya, inlet fitting ini bisa copot. Ini pernah kami temukan di beberapa klien kami. Dan di sini, kami akan menjelaskan bagaimana Tim Dimulti Pool mengatasi masalah inlet fitting kolam renang copot tersebut.
Penyebab Inlet Fitting Copot

Penyebab yang sering kami temukan dari masalah inlet fitting kolam renang copot adalah karena adanya ketidaksesuaian ukuran inlet dengan pipa, terutama jika tidak menggunakan SDD.
Sebagai catatan, jika anda menggunakan jasa Dimulti Pool untuk membuat kolam renang, kami akan selalu menggunakan SDD untuk pemasangan inlet fitting.

SDD ini merupakan jenis penutup pipa. Jadi sudah pasti produsen membuatnya sesuai dengan berbagai ukuran pipa.
Sementara inlet fitting yang terpasang di SDD lebih tidak mudah lepas karena adanya drat yang mengunci posisinya.
Selain karena pipa dan inlet ukurannya tidak pas, kami juga kerap menemukan masalah ini disebabkan karena lem yang digunakan kurang banyak. Jadi, tidak bisa menempel maksimal.
Langkah Mengatasi Masalah Inlet Fitting Kolam Renang Copot
Untuk mengatasi masalah inlet fitting kolam renang copot, tentu saja kami akan memasangnya kembali. Kami akan mengurangi air kolam renang hingga di bawah level inlet supaya pekerjaan lebih mudah.
Pertama, kami akan matikan pompa lalu merubah handle multivalve ke mode waste serta membuka ball valve pembuangan. Jika sudah, kami nyalakan pompa lagi dan air di kolam renang akan berkurang.
Jika sudah mencapai level yang diinginkan, kami akan matikan pompa lagi dan mengubah handle multivalve ke mode filter. Selain itu, kami akan tutup ball valve pembuangan.
Selanjutnya kami akan memeriksa instalasi inlet. Jika inlet fitting copot karena kurangnya pengeleman, kami akan lem kembali.
Namun jika karena ketidaksesuaian ukuran pipa dan inlet fitting, kami akan memasang SDD supaya lebih awet. Kami akan menempelkan SDD dengan pipa inlet yang ukurannya sesuai menggunakan lem.
Kami kemudian akan menunggu lem tersebut kering sekitar 20 sampai 30 menit. Selanjutnya, kami akan melapisi drat inlet fitting dengan sealtip supaya tidak terjadi kebocoran. Jika sudah, kami akan pasangkan pada SDD dan memutarnya hingga kuat.
Selanjutnya, kami akan mengatur posisi semburan inlet. Kami akan pastikan semburan sampai ke permukaan air kolam renang supaya sirkulasi kolam maksimal.
Sebagai catatan, jika sirkulasi kolam renang tidak baik, jangan kaget jika di dalam kolam renang akan tumbuh lumut.
Pekerjaan perbaikan sudah selesai. Kemudian kami akan menambahkan air kolam renangs ecara perlahan menggunakan air kran.
Langkah secara perlahan ini penting supaya kondisi air kolam renang tidak berubah (biasanya jadi berkabut atau keruh).
Jika air sudah mencapai level yang diinginkan serta kondisinya tidak berubah, kami akan menyalakan pompa lagi dan kolam renang sudah bisa digunakan.
Penutup
Itulah penjelasan tentang bagaimana Tim Dimulti Pool dalam mengatasi masalah inlet fitting kolam renang copot.
Perbaikan ini perlu dilakukan oleh teknisi profesional karena berkaitan dengan instalasi pipa kolam renang. Jika salah dalam langkahnya, bisa jadi malah banyak masalah tambahan.
Karena itu, segera hubungi Dimulti Pool anda melihat inlet fitting di kolam renang anda copot. Teknisi kami berpengalaman belasan tahun dalam berbagai perbaikan, termasuk masalah ini.
Jadi, soal hasil dan kualitas layanan, tidak perlu diragukan.