Ball valve merupakan sebuah katup yang berfungsi mencegah aliran air di dalam pipa. Di kolam renang, komponen ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan. Di antaranya membuka-tutup saluran pembuangan, main drain, inlet, vacuum dan balancing tank pada kolam renang overflow.

Untuk mengaktifkan fungsinya kita perlu memutar sebuah tuas. Di sinilah biasanya masalah Ball Valve patah sering ditemukan oleh Tim Dimulti Pool.

Ball valve patah berarti komponen sudah rusak. Jika sudah begitu, otomatis part atau komponen ini sudah tidak bisa digunakan.

Penyebab Ball Valve Patah

Mengenali dan cara mengatasi masalah ball valve patah
Bentuk dan lokasi pemasangan ball valve

Penyebab utama ball valve patah yang sering ditemukan Tim Dimulti Pool saat berada di lokasi kolam renang adalah karena dibuka atau tutup secara paksa.

Tuas ball valve memang agak keras. Terkadang kami membutuhkan bantuan alat seperti tang untuk membukanya. Namun, kami juga akan merasakan apakah tingkat kesulitan membukanya masih wajar atau tidak.

Jika saat membuka ball valve sudah sangat sulit, kami tidak akan memaksakannya. Kami akan mengidentifikasi apakah ada masalah macet di bagian ini.

Namun biasanya pemilik atau perawat yang mungkin belum memahami, tetap memaksakan membuka atau menutup ball valve saat kondisi macet tersebut. Akibatnya, tuasnya patah.

Ketika patah, ball valve awalnya akan mengeluarkan bunyi cukup keras ketika dipaksakan diputar. Setelah itu, tuas tersebut justru longgar untuk diputar.

Tuas ini sudah tidak menempel di dalam sumbatan di bawahnya. Akibatnya, sumbatan sudah tidak bisa bergerak meski tuas bisa diputar.

Mengatasi Masalah Ball Valve Patah

Untuk mengatasi masalah ball valve patah, Tim Dimulti Pool mau tidak mau harus mengganti komponen tersebut.

Langkah pertama dalam mengganti ball valve, kami akan mematikan pompa kolam renang terlebih dahulu. Selanjutnya kami akan menutup semua ball valve.

Langkah penting yang dilakukan Tim Dimulti Pool selanjutnya adalah dengan menutup saluran dari arah kolam renang yang mengarah ke pipa tempat ball valve yang patah.

Misalnya yang patah adalah ball valve saluran vacuum. Kami akan menutup saluran vacuum di dinding kolam renang menggunakan kain, plastik atau membuat penutup custom dari Sok Drat Luar (SDL).

Jika sudah, barulah kami akan mengganti ball valve. Pertama kami akan memotong pipa tempat ball valve terpasang. Kami akan memotong pipa tersebut menggunakan gergaji.

Ball valve yang baru kemudian akan kami pasang. Caranya, kami akan menyambungkan saluran pipa dengan pipa yang ada di ball valve menggunakan lem khusus.

Penggantian ball valve ini sudah selesai. Kami akan menunggu sekitar setengah jam hingga satu jam hingga lem pipa tersebut kering.

Selanjutnya kami akan menyalakan pompa kolam renang serta membuka ball valve yang dibutuhkan. Untuk sirkulasi normal, ball valve yang akan kami buka adalah saluran main drain, inlet, vacuum dan balancing tank. Sementara ball valve pembuangan tetap tertutup.

Kami juga tidak lupa membuka sumbatan saluran di kolam renang yang mengarah ke ball valve yang patah tadi. Setelah itu, kolam renang sudah bisa digunakan.

Penutup

Begitulah cara Tim Dimulti Pool dalam mengatasi masalah Ball valve patah dengan cara mengganti komponen tersebut.

Langkah perbaikan ini perlu dilakukan oleh teknisi profesional dan berpengalaman. Kami tidak menyarankan anda menggantinya sendiri karena tingkat kesulitan dan peralatan yang dibutuhkan.

Kami juga pernah menemukan masalah karena ball valve diganti oleh bukan ahlinya. Karena ada kesalahan proses, air dari saluran atau pipa yang dipotong keluar dengan membanjiri ruang mesin.

Di ruang mesin, banyak komponen listrik. Ini bisa berbahaya buat anda. Selain itu, juga bisa menyebabkan masalah kelistrikan pada komponen pompa.

Jadi, jika anda mengalami masalah ball valve patah, langsung saja hubungi Tim Dimulti Pool yang punya langkah perbaikan tepat serta dilakukan oleh teknisi berpengalaman.