Masih bingung menentukan ukuran kolam renang yang pas untuk dibangun di rumah anda? Jangan khawatir, baca artikel ini sampai habis!
Ada berbagai ukuran kolam renang rumah yang bisa anda pilih. Ukuran-ukuran ini biasanya disesuaikan dengan jenis kolam renang.
Lebih jelasnya akan kami paparkan di artikel ini. Oh iya, jangan lupa juga diskusikan dengan kontraktor kolam renang untuk mengetahui ukuran yang sesuai.
Baca Juga
Daftar Isi
Apa Itu Kolam Renang Rumah?
Agak aneh sebenarnya menjabarkan definisi ini karena sudah jelas sesuai namanya. Tapi, kami coba jelaskan lebih spesifik kenapa kolam tersebut diberi nama demikian.
Kolam renang rumah berarti kolam renang yang digunakan, atau dimaksudkan untuk digunakan, sehubungan dengan tempat tinggal keluarga tunggal dan hanya tersedia untuk keluarga pemilik rumah dan tamu pribadi pemilik rumah.
Di sisi lain, kolam renang residensial atau rumahan yang digunakan untuk tujuan komersial selama lebih dari 60 jam dalam satu bulan kalender dianggap sebagai kolam renang umum.
Nah, jadi sekarang sudah paham bukan mengapa disebut kolam renang rumah? Yup, betul! Ini juga berkaitan dengan regulasi di negara kita.
Referensi Ukuran Kolam Renang Rumah
Berdasarkan pengalaman kami selama belasan tahun, ada beberapa ukuran kolam renang yang biasanya dipesan pelanggan.
Oh iya, ukuran kolam renang ini juga menyesuaikan dengan jenisnya. Karena itu, di sini kita akan bahas ukuran kolam renang rumah berdasarkan jenis kolam renangnya.
1. Kolam Renang Inground
Kolam renang inground atau di dalam tanah adalah jenis kolam pada umumnya. Disebut inground karena membutuhkan penggalian ketika membuatnya.
Jenis ini bisa dibuat menyesuaikan dengan ketersediaan lahan. Ini adalah salah satu keunggulan dan sebab mengapa jenis ini yang paling populer dibuat.

Dimensi kolam renang inground yang umum digunakan adalah sebagai berikut:
- 10×20 meter
- 12×24 meter
- 14×28 meter
- 16×32 meter
- 18×36 meter
- 20×40 meter
Meski begitu, anda tetap harus berkonsultasi dengan kontraktor kolam renang karena bisa jadi ada beberapa hal yang membuat ukuran yang anda pilih tidak ideal di lahan yang tersedia.
2. Kolam Renang Above Ground
Seperti namanya, kolam renang jenis ini dibuat layaknya membuat bangunan. Dinding kolam renang berada di atas tanah, alih-alih menjadikan tanah sebagai bantalan pembuatannya.
Memang tidak banyak yang membuat kolam dengan konstruksi seperti ini. Namun, ini ideal kalau lahan anda kecil sebab kolam akan terlihat lebih estetik tanpa mengurangi fungsionalitasnya.
Oh iya, jenis kolam renang ini biasanya juga dibuat dengan bentuk melingkar. Jadi, di sini kami akan jabarkan ukurannya dalam diameter.

Ukuran kolam renang above ground yang umum digunakan (berdasarkan diameter) adalah sebagai berikut:
- 3 meter
- 4 meter
- 4,5 meter
- 5,5 meter
- 6 meter
- 7,5 meter
Meski begitu, anda masih bisa saja membuat kolam jenis ini dengan bentuk persegi atau persegi panjang. Nah, ukurannya bisa disamakan dengan jenis kolam inground, ya!
3. Infinity Pool
Infinity Pool dirancang untuk memberikan ilusi tepi atau bibir kolam renang yang “hilang”. Airnya tampak mengalir melewati tepi dan masuk ke dalam.
Tapi, air yang menghilang tersebut sebenarnya jatuh ke kolam penampungan yang dibuat jauh lebih rendah ketimbang dinding kolam utama.
Kolam tampungan ini layaknya gutter. Dia akan mengalirkan air ke balancing tank. Dan dengan begitu, kolam jenis ini harus dibuat dengan sistem sirkulasi overflow.

Anda bisa menggunakan pompa arus built ini ke dalam kolam infinity pool yang dapat anda gunakan untuk berenang. Perangkat ini menciptakan efek yang mirip dengan berlari di atas treadmill.
Berkat arus tersebut, kolam ini tidak perlu terlalu besar atau panjang untuk menjadi efektif digunakan sesuai fungsinya.
Ukuran kolam renang infinity pool yang umum digunakan adalah sebagai berikut:
- 9×15 meter
- 10×12 meter
- 12×14 meter
- 12×16 meter
- 12×18 meter
- 15×20 meter
Jika diperhatikan, ukuran kolam infinity pool yang kami referensikan di atas agak lebih kecil dibanding kolam inground atau above ground.
Yaup, bukan tanpa alasan. Satu hal yang perlu anda pertimbangkan adalah pembuatan kolam tampungan yang kami jelaskan di atas.
Karena secara fisik kolam tampungan ini pembuatannya sama seperti kolam utama, maka perlu lahan yang lebih luas.
Karena itu, untuk mengakali kekurangan lahan, kami berikan contoh ukuran yang lebih kecil dengan kolam renang rumah pada umumnya.
4. Kolam Renang Free Form
Kolam renang Free form biasanya memiliki bentuk organik yang disesuaikan dengan bentuk alami di lahan yang digunakan. Biasanya, kolam ini dibuat dengan tepi yang membulat dan lekukan yang tidak beraturan.
Fitur tambahan seperti air terjun dan formasi batuan sering menyertai kolam ini, yang dapat membuatnya terlihat lebih cantik.

Karena desainnya yang dibuat khusus, kolam renang bentuk bebas hadir dalam berbagai dimensi yang biasanya dapat disesuaikan berdasarkan tampilan yang anda inginkan.
Berdasarkan penjelasan di atas, sudah bisa anda bayangkan bukan bagaimana bentuk kolam renang ini? Karena tidak beraturan, jadi ukurannya ya suka-suka anda saja!











