Gutter kolam renang merupakan sebuah selokan di sisi kolam renang yang punya fungsi sangat penting. Salah satu komponennya adalah tutup gutter.
Tutup gutter ini bisa dibuat dengan berbagai material. Yang paling sering direquest oleh pemilik kolam renang adalah batu alam. Tapi, masalah tutup gutter batu alam berlumut bisa membuat pemilik pusing.
Sama seperti material batu alam di area kolam renang lainnya, tutup gutter alam juga rentan berlumut, meskipun tidak berada di dalam kolam itu sendiri.
Baca Juga
Di sini, kita akan menjelaskan penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.
Daftar Isi
Bahaya Tutup Gutter Berlumut
Bagian kolam renang manapun yang terlihat berlumut akan membahayakan pengguna. Lumut licin jika diinjak. Jadi jika bagian tutup gutter batu alam berlumut, perenang bisa terpeleset disini dan tentu saja bahaya.
Selanjutnya lumut yang dibiarkan atau tidak dibersihkan akan semakin banyak. Lama kelamaan bisa masuk ke dalam kolam renang.
Jika ini terjadi, jangan kaget jika air kolam renang berwarna hijau. Karena mikroorganisme ini cukup cepat pertumbuhannya. Apalagi jika perawatan air kolam renang tidak dilakukan secara maksimal.
Penyebab Tutup Gutter Batu Alam Berlumut
Penyebab utama tutup gutter batu alam berlumut sudah pasti karena kotoran. Namun, gutter yang kotor ini bisa disebabkan oleh banyak hal.
1. Lupa Membersihkan
Yang paling sering kami temui penyebab tutup gutter batu alam berlumut adalah pemilik atau perawat lupa membersihkan bagian ini.
Ini biasanya terjadi karena terlalu fokus pada bada kolam renang saja. Padahal, bagian tutup gutter juga terkena atau bahkan terendam air kolam renang. Dan seharusnya, bagian ini sudah masuk list wajib untuk dibersihkan saat melakukan perawatan kolam renang.
2. Tanah dari Tanaman di Sekitar Kolam Renang
Hati-hati buat pemilik kolam renang yang menggunakan tanaman di area sekitar untuk hiasan atau taman. Karena bisa jadi air hujan membawa tanah masuk atau mengarah ke badan koam.
SEbelum tanah itu masuk ke kolam, biasanya ada beberapa yang tersangkut di bagian tutup gutter. Jika dibiarkan, ini bisa jadi tempat tumbuhnya lumut.
Langkah Mengatasi Masalah Tutup Gutter Berlumut
Memahami bahaya serta mengetahui penyebabnya jadi langkah awal yang penting sebelum mengatasi masalah tutup gutter batu alam berlumut.
Jika sudah aware dengan dua kondisi tersebut, barulah anda bisa melakukan langkah mengatasi masalah tersebut supaya hasilnya benar-benar maksimal dan pemahamannya jadi lebih baik.
1. Sikat Lumut Menggunakan Pool Brush
Membersihkan lumut di tutup gutter cukup mudah. Anda tinggal menyikatnya menggunakan pool brush atau sikat kolam renang.
Namun yang perlu diperhatikan, jangan sampai terlalu banyak lumut masuk ke dalam kolam. Ini akan menyulitkan anda melakukan langkah mengatasi masalah yang selanjutnya.
2. Siram Menggunakan Keran ke Arah Gutter
Untuk mencegah lumut masuk ke kolam renang, sembari menyikat anda perlu menggunakan selang untuk mengaliri air kran.
Lumut yang sudah copot didorong menggunakan air mengarah ke saluran gutter. Pastikan sirkulasi kolam renang anda menyala supaya kotoran ini bisa tersaring ke dalam filter.
Sebagai catatan, jika lumut yang ada di tutup gutter batu alam cukup banyak, disarankan untuk mengubah handle multivalve ke mode waste. Dengan begitu, kotoran tidak akan memperberat kerja penyaringan media filter.
3. Lakukan Vacuum Kolam Renang
Aliran air dari kran meang mencegah lumut masuk ke kolam renang. Namun perlu diingat, ini adalah mikroorganisme yang bisa ada bagiannya yang tidak terlihat oleh mata.
Karena itu, kami sarankan anda melakukan vacuum kolam renang setelah langkah di atas. Lakukan vacuum filter saja, tidak usah vacuum buang karena lumut yang masuk sebenarnya tidak terlalu banyak jika anda melakukan langkah di atas dengan tepat.
4. Jangan Lupa Backwash dan Rinse Filter
Untuk memastikan kerja filter tetap optimal, perlu juga dilakukan backwash dan rinse. Kedua mode multivalve filter ini bertugas untuk mencuci dan membilas filter.
Media filter akan menyaring lumut yang tadi di vacuum. Melakukan backwash dan rinse akan membuat luu tersebut terbuang ke pembuangan air kolam renang.
5. Tambahkan Air Kolam Renang Jika Diperlukan
Mode waste pada filter akan langsung mengalirkan air ke pembuangan tanpa melalui filter. Ini dilakukan ketika lumut terlalu banyak. Dan tentu saja, ini akan membuat air kolam renang berkurang.
Proses backwash dan rinse sebenarnya juga akan mengurangi air kolam renang. Tapi ini tidak terlalu banyak.
Jadi jika kondisinya seperti itu, tambahkan lagi air kolam renang menggunakan air kran lewat selang. Tambahkan sedikit demi sedikit supaya kondisi air tetap jernih.
6. Lakukan Pengecekan Kadar Air
Jika lumut yang masuk ke kolam renang cukup banyak, biasanya kadar klorinnya akan turun. Ini karena klorin tersebut akan bereaksi mematikan lumut tersebut. Di sisi lain, klorin yang berkurang akan membuat pH kolam renang juga turun.
Jadi, jika kondisinya seperti itu, lakukan pengecekan kadar air parameter pH dan klorin dan sesuaikan jika kadarnya belum ideal.
Kalau lumut yang masuk ke kolam renang sedikit, biasanya tidak banyak terjadi perubahan. Tapi kami tetap menyarankan melakukan pengecekan kadar air untuk memastikan tetap aman.









