Normalnya, air kolam renang berwarna jernih. Warna biru bisa dibuat dengan penambahan terusi. Tapi, kenapa air kolam renang bisa jadi berwarna putih?
Sebagai ahli dalam layanan pembangunan, perawatan, dan perbaikan kolam renang, Dimulti Pool melihat berbagai macam masalah yang dihadapi pelanggan kami.
Salah satu topik yang paling sering kami dengar adalah pelanggan yang mengeluhkan bahwa air kolam renang mereka “memutih”. Hal ini jelas sangat menyebalkan.
Baca Juga
Karena itu, dalam artikel ini kita akan membahas beberapa alasan potensial di balik mengapa air kolam renang dapat berubah warna menjadi putih, atau lebih tepatnya, terdapat “lapisan” putih di sekeliling kolam renang.
Daftar Isi
Ketidakseimbangan pH dan Alkalinitas
Salah satu penyebab paling umum dari air kolam renang yang berubah warna jadi putih adalah ketidakseimbangan pH dan tingkat alkalinitas.
Ketika tingkat pH terlalu tinggi atau terlalu rendah, hal ini dapat menyebabkan pembentukan endapan kerak putih pada berbagai permukaan kolam renang. Endapan ini terdiri dari kalsium karbonat atau mineral lain yang ada di dalam air.
Untuk mencegah hal ini, pengujian dan pemeliharaan rutin terhadap tingkat pH dan alkalinitas air kolam renang sangatlah penting.
Menyesuaikan kadar keduanya dalam kisaran yang disarankan akan membantu mengurangi risiko pembentukan kerak dan menjaga kejernihan air.
Kesadahan Kalsium
Kesadahan Kalsium mengacu pada konsentrasi ion kalsium dalam air kolam renang. Jika tingkat kesadahan kalsium terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan terbentuknya endapan putih berkapur pada permukaan kolam renang.
Kondisi ini umumnya dikenal sebagai kerak kalsium. Air sadah, yang mengandung konsentrasi tinggi mineral terlarut, dapat memperparah masalah ini.
Pengujian tingkat kesadahan kalsium secara teratur sangat penting. Jika terlalu tinggi, penyesuaian keseimbangan air atau penggunaan bahan penyerap diperlukan untuk membantu mencegah kerak kalsium.
Ketidakseimbangan Kalsium
Klorin dalam kaporit adalah komponen penting untuk menjaga kolam renang yang bersih dan aman. Namun, ketidakseimbangan kadar klorin dapat menyebabkan perubahan warna pada kolam renang.
Jika kadar klorin terlalu rendah, hal ini memungkinkan ganggang dan bakteri untuk tumbuh subur, yang mengarah pada pertumbuhan endapan putih atau keabu-abuan.
Di sisi lain, kadar klorin yang berlebihan dapat memutihkan permukaan kolam renang, menghasilkan tampilan putih ketika dilihat dengan mata.
Inilah sebabnya mengapa pengujian dan penyesuaian kadar klorin secara teratur diperlukan untuk memastikan sanitasi yang tepat tanpa menyebabkan perubahan warna air kolam renang.
Masalah Cat atau Plester
Dalam beberapa kasus, tampilan putih pada kolam renang dapat disebabkan oleh masalah pada plester atau cat yang telah diaplikasikan pada permukaan kolam renang.
Seiring waktu, plester dapat rusak atau luntur, memperlihatkan beton di bawahnya. Hal ini kemudian dapat membuat kolam renang terlihat putih atau pudar.
Jika cat yang digunakan pada permukaan kolam renang tidak cocok untuk kolam renang atau jika mulai terkelupas, cat tersebut juga dapat menyebabkan perubahan warna menjadi putih.
Dalam kasus seperti itu, berkonsultasi dengan kontraktor kolam renang profesional adalah tindakan yang disarankan.
Mereka dapat memberi anda pendapat profesional tentang kondisi tersebut dan meninjau langkah-langkah yang diperlukan untuk menghentikan masalahnya.
Bagaimana Cara Mencegahnya?
Tindakan terbaik yang dapat dilakukan untuk memastikan kolam renang tidak memutih adalah dengan melakukan perawatan yang tepat dan teratur.
Jangan lupa periksa kadar air kolam renang setiap minggu. Ini juga akan membantu mencegah kesalahan yang memungkinkan chemical bereaksi buruk pada air kolam renang. <DP>











