Material kolam renang saat ini didesain untuk bertahan hingga belasan tahun, tidak terkecuali liner kolam renang.
Namun, sama seperti mozaik atau keramik kolam renang, liner juga berpotensi mengalami kerusakan, apalagi jika tidak dirawat dengan benar.
Di sini, kami akan menjelaskan apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan liner kolam renang. Dengan begitu, kolam renang akan bisa terus digunakan dengan aman dan nyaman.
Baca Juga
Daftar Isi
Pengertian Finishing Liner
Sebelum membahas apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan liner kolam renang, kita perlu memahami terlebih dahulu jenis finishing kolam renang yang satu ini.
Liner merupakan sebuah material yang terbuat dari campuran bahan PVC khusus dan karet. Kedua material dicampurkan dengan perbandingan yang tepat.
Karena dua bahan tersebut punya sifat yang tahan air, Liner kolam renang dengan sendirinya juga punya sifat tersebut.
Liner memiliki sifat yang elastis. Dengan adanya beban dari air kolam renang, material ini akan menyesuaikan dengan bentuk kolam renang sehingga tidak akan bocor.
Usia Pakai Liner Kolam Renang
Sebagai patokan untuk anda apakah kerusakan liner kolam renang wajar atau tidak, perlu juga mengetahui usia pakai jenis finishing kolam renang ini.
Jika anda membelinya sendiri, biasanya akan diberikan garansi oleh produsen maupun toko tempat anda membelinya.
Namun, patokan pastinya bisa dilihat dari garansi produsen, di mana rata-rata produsen liner kolam renang memberikan jaminan 10 tahun.
Dalam artian, jika anda melakukan perawatan kolam renang dengan tepat, liner bisa bertahan minimal 10 tahun sebelum mengalami kerusakan akibat penuaan.
Penyebab Liner Kolam Renang Rusak
Jika dalam kurang dari 10 tahun liner kolam renang anda mulai terlihat mengalami kerusakan, mungkin beberapa faktor ini yang jadi penyebabnya.
1. Kerusakan Akibat Sinar Matahari
Penyebab kebanyakan kerusakan tersebut biasanya karena sinar matahari secara alami. Hal tersebut karena sinar matahari bisa melemahkan struktur liner yang membuatnya menjadi mengkerut.
Sinar matahari juga jadi asupan yang ideal untuk perkembangbiakan mikroorganisme seperti ganggang hijau. Ini bisa terjadi jika anda tidak melakukan perawatan kolam renang rutin.
2. Tidak Melakukan Perawatan Rutin
Kotoran bisa jadi penyebab kerusakan liner kolam renang. Karena kotoran seperti ganggang hijau membuat liner tidak “bergerak” sebagaimana mestinya ketika ada perenang di dalam kolam.
Ganggang hijau sendiri, seperti kami sebutkan di poin sebelumnya, bisa tumbuh karena anda tidak melakukan perawatan kolam renang secara rutin.
3. Robekan dari Benda Tajam
Ada kemungkinan bahwa alat perawatan atau aksesoris kolam renang dapat menyebabkan robekan atau retakan pada liner kolam renang.
Jika tidak ditangani, retakan ini akan bertambah besar seiring berjalannya waktu. Jadi, sebaiknya anda segera menanganinya setelah diketahui.
Mencegah Kerusakan Liner Kolam Renang
Anda bisa mencegah kerusakan liner kolam renang yang disebabkan faktor-faktor yang kami sebutkan di atas dengan melakukan beberapa hal berikut ini.
1. Jangan Kuras Kolam Renang
Fluktuasi air dapat mengubah bentuk lapisan kolam renang yang menggunakan lapisan finishing liner. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengawasi ketinggian air kolam renang juga.
Sementara itu, menguras kolam renang secara keseluruhan dapat secara drastis mempengaruhi integritas liner kolam renang.
Secara khusus, hal ini akan mengubah tekanan yang akan dihadapi lapisan liner, yang dapat mengecilkan atau mengubah bentuknya.
Jika anda perlu menguras kolam renang untuk perbaikan atau alasan lain, disarankan agar menghindari menguras semua air, jika memungkinkan.
2. Jaga Keseimbangan Kadar Air Kolam Renang
Ada banyak alasan mengapa anda harus menjaga pH dan kadar klorin kolam renang tetap seimbang.
Tapi tahukah anda bahwa keseimbangan kadar air kolam renang juga dapat mempengaruhi lapisan liner kolam renang?
Kadar klorin yang rendah dapat mendorong pertumbuhan ganggang, yang dapat menodai lapisan liner. Sementara kadar klorin yang tinggi dapat menyebabkan kerutan.
3. Menggunakan Cover Kolam Renang
Menggunakan cover kolam renang adalah cara terbaik untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari.
Selain itu, menggunakan cover kolam renang juga bisa mencegah kerusakan akibat daun atau ranting yang jatuh ke kolam renang. Dua kotoran tersebut bisa membuat goresan pada liner kolam renang.
4. Hindari Benda Tajam dan Hewan Peliharaan di Kolam Renang
Cakar yang tajam atau sudut yang runcing dapat menyebabkan robekan pada lapisan yang paling tahan lama sekalipun.
Karena itu, sebaiknya jauhkan benda-benda tajam yang ada di sekitar kolam renang, misalnya telescopic handle vacuum.
Seperti dijelaskan, sebaiknya juga hindari membiarkan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing menggunakan kolam renang yang memakai lapisan finishing liner.
Terakhir, jika anda melihat ada robekan, perbaiki sesegera mungkin, karena robekan dapat memburuk dengan cepat.
5. Lakukan Perawatan Rutin
Seperti yang kami jelaskan, anda perlu melakukan perawatan kolam renang secara rutin. Karena apapun lapisan finishing yang digunakan, jika kolam tidak dirawat, akan rusak.
Alangkah lebih baik jika anda menggunakan alat yang dirancang untuk membersihkan lapisan liner kolam renang.
Saat ini, banyak vacuum dan sikat yang dibuat khusus untuk permukaan ini. Dengan melakukan itu, anda akan menghilangkan kotoran sekaligus tidak merusak lapisannya.
Meski begitu, berdasarkan pengalaman kami, menggunakan peralatan perawatan kolam renang standar sebenarnya juga sudah cukup. Yang jelas, lakukan dengan lembut dan jangan terburu-buru.
Penutup
Itulah penjelasan tentang apa saja yang bisa anda lakukan untuk mencegah kerusakan liner kolam renang.
Jika anda memerlukan informasi lebih lanjut tentang perawatan jenis lapisan finishing kolam renang, bisa langsung menghubungi Tim Dimulti Pool.
Selain itu, jika anda tertarik menggunakan liner kolam renang, pastikan pengerjaannya dilakukan oleh profesional dan berpengalaman seperti tim kami.
Segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











