Perawatan Liner Kolam Renang, Ini yang Perlu Dilakukan

Fakhri Adzhar

Ilustrasi vacuum kolam renang. Begini langkah perawatan liner kolam renang.

Mungkin kita sudah familiar bagaimana perawatan kolam renang yang menggunakan finishing keramik atau mozaik kolam renang.

Lalu bagaimana dengan perawatan liner kolam renang? saat ini, jenis finishing ini banyak diminati karena kemudahan perawatan dan pemasangannya.

Meski begitu, karena punya susunan bahan yang berbeda dengan mozaik atau atau keramik, tentu membutuhkan perlakuan yang berbeda. Kami akan jelaskan di sini.

Pengertian Finishing Liner

Sebelum membahas bagaimana perawatan liner kolam renang, kita perlu memahami terlebih dahulu jenis finishing kolam renang yang satu ini.

Mungkin masih banyak orang yang belum familiar dengan material ini. Nyatanya, liner sendiri sudah jadi standar untuk pembuatan kolam Olympic, berdasarkan rekomendasi Badan Akuatik Dunia atau FINA.

Liner sendiri merupakan sebuah material yang terbuat dari campuran bahan PVC khusus dan karet. Kedua material dicampurkan dengan perbandingan yang tepat.

Karena dua bahan tersebut punya sifat yang tahan air, Liner kolam renang dengan sendirinya juga punya sifat tersebut.

Karena hal tersebut pula yang membuat liner kolam renang jadi alternatif yang efektif untuk lapisan finishing kolam renang.

Perawatan Liner Kolam Renang

Meski di awal kami bilang perlu perlakuan yang sedikit berbeda, tapi secara umum sebenarnya sama saja. Anda perlu mengambil dedaunan, menyikat dan vakum, serta menggunakan chemical yang tepat.

Di sini, kami akan menjelaskan lebih rinci terkait perawatan liner kolam renang tersebut.

1. Saring Kotoran di Permukaan Air

Liner biasanya lebih sensitif terhadap zat-zat asing, baik organic seperti ranting dan dedaunan maupun non organic seperti chemical kolam renang.

Jadi, langkah pertama adalah anda perlu menyaring atau mengambil kotoran apapun yang ada di permukaan kolam renang.

Cara dan alat yang digunakan sama saja seperti kebanyakan kolam renang, yakni menggunakan leaf skimmer.

2. Vacuum dan Sikat Kolam Renang

Proses vacuum dan sikat kolam renang juga perlu dilakukan [ada kolam renang liner. Untuk proses vacuum, perlakuannya sama saja.

Pastikan semua area lantai kolam renang terkena vacuum, terutama pada area yang sulit dijangkau seperti tangga atau trap kolam seperti di belakang tangga stainless steel jika ada.

Selanjutnya, jika anda melihat ada noda organic seperti lumut, tanah dan semacamnya di dinding kolam, anda bisa menyikatnya agar turun untuk kemudian diovacuum.

Namun, ini yang perlu jadi perhatian.. Disarankan tidak menggunakan sikat berbulu keras speerti kawat atau plastic.

Jika anda bisa menghilangkan noda menggunakan bulu sikat berbahan spons (seperti spons cuci piring), akan lebih baik.

Namun jika tidak, lebih baik menggunakan sikat berbahan plastic dengan catatan dilakukan benar-benar secara perlahan serta dibantu lap bersih untuk menghilangkan kotorannya.

3. Penggunaan Chemical

Chemical atau obat kolam renang juga tetap harus digunakan. Meski banyak beredar informasi jika liner lebih rentan terhadap chemical, langkah perawatan ini tidak boleh terlewat.

Memang liner akan mudah rusak jika terkena chemical. Namun, ini terjadi jika kadar chemicalnya terlalu tinggi. Selain itu, juga karena chemical tersebut langsung dituang ke dalam kolam.

Karena itu, kami selalu mengarahkan agar penggunaan chemical ini dilakukan dengan cara mengencerkannya terlebih dahulu.

Untuk parameter pengujian kadar airnya sama saja seperti kolam renang pada umumnya. Pastikan anda mengecek ph dan klorin dan sesuaikan pada kadar yang tepat.

4. Pengujian Kadar Air

Berkaitan dengan poin sebelumnya, anda perlu melakukan pengujian kadar air kolam renang liner. Ini dilakukan utnuk memastikan kadar chemical tetap seimbang.

Lakukan pengujian rutin untuk mengetahui kadar ideal yang disarankan dalam air. Pengujian bisa dilakukan 1 sampai 2 kali seminggu.

Kadar pH ideal adalah berkisar 7.2 – 7.6 ppm. Tingkat pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan berbagai masalah perawatan kolam renang, mulai dari korosi peralatan hingga peningkatan pertumbuhan ganggang hijau.

Selanjutnya, klorin  dalam kaporit kadarnya harus ideal, berkisar 200 sampai 400 ppm.

Kemudian alkalinitas ideal dalam air berkisar 120 hingga 150 ppm. Jika berada di bawah kisaran ini, pH kolam renang dapat berpengaruh,  permukaan kolam akan lebih rentan terhadap noda.

5. Menggunakan Cover Kolam Renang

Liner cenderung lebih mudah rusak ketika terpapar sinar UV dari matahari terus-terusan. Jadi, jika anda berada di wilayah yang cukup panas, tidak ada salahnya menggunakan cover kolam renang untuk mencegah masalah tersebut.

Cover ini akan melindungi kolam renang ketika tidak digunakan. Selain panas matahari, adanya cover ini juga bisa mencegah kotoran masuk ke kolam renang.

Selain itu, cover kolam renang juga bisa mencegah siapapun yang tidak dalam pengawasan masuk ke kolam renang. Dengan begitu, kolam renang anda jadi aman.

Tapi, jangan terus-terusan menutup kolam renang dengan cover. Ini karena air tetap perlu “bernapas” yang membuatnya tidak jadi lembab. Kelembaban adalah tempat yang nyaman untuk ganggang hijau.

Selain itu, lapisan penyusun cover kolam renang bisa jadi luntur yang malah bisa membuat kolam renang jadi kotor dan menyebabkan masalah lanjutan.

Penutup

Itulah penjelasan tentang bagaimana melakukan perawatan liner kolam renang yang perlu anda perhatikan. Pada dasarnya, sama saja seperti kolam renang pada umumnya. Jadi, anda tidak perlu terlalu risau.

Jika anda membutuhkan bantuan dalam melakukan hal tersebut, bisa menggunakan jasa perawatan kolam renang yang disediakan Dimulti Pool.

Dimulti Pool adalah kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman belasan tahun di industri konstruksi ini.

Kami tidak hanya menyediakan jasa pembuatan, namun juga instalasi, renovasi, termasuk perawatan kolam renang.

Jika anda membutuhkan jasa Dimulti Pool, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.