Kolam renang basement bisa jadi opsi yang menarik untuk instalasi kolam renang indoor rumahan.
Karena letaknya yang strategis dan ruangan cukup luas, anda bisa menambahkan salah satu jenis kolam renang ini di sini.
Tapi, ada berbagai hal yang anda perlu diperhatikan dan pertimbangkan ketika ingin membuatnya. Di artikel ini, kita akan membahasnya.
Baca Juga
Daftar Isi
Pengertian
Agar pembahasannya lebih Komprehensif, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian basement dan kolam renang indoor.
1. Basement
Basement adalah ruangan atau struktur bangunan yang berada di bawah tanah atau di bawah lantai dasar bangunan. Basement juga dikenal dengan nama rubanah.
Pada bangunan rumah, basement biasanya digunakan sebagai tempat atau ruangan tambahan hingga tempat parkir kendaraan.
Meski begitu, karena ukurannya yang cukup besar, bisa dibilang hampir seluas keselruhan banguann, basement juga bisa jadi opsi yang tepat buat lokasi kolam renang indoor.
2. Kolam Renang Indoor
Kita pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kolam renang indoor. Sederhananya, ini adalah jenis kolam renang yang berada di dalam ruangan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ruangan adalah tempat tertutup dengan langit-langit yang berada di dalam rumah atau bangunan lainnya.
Ruangan biasanya memiliki pintu dan jendela untuk masuknya cahaya dan udara, serta sebagai akses menuju ruangan tersebut.
Kesimpulannya, kolam renang indoor adalah kolam renang yang dibuat di dalam sebuah ruangan yang berdinding dan beratap serta ada akses masuknya.
Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Membuat Kolam Renang Basement
Setidaknya ada tiga hal yang perlu anda pertimbangkan ketika membuat kolam renang basement. Hal tersebut juga hampir sama dengan jenis kolam renang indoor lainnya.
1. Ketersediaan Lahan
Pastikan rumah anda punya basement. Itu syarat pertama. Yang kedua, pastikan juga basement tersebut cukup untuk membuat kolam renang.
Yang ketiga, kami sarankan anda jangan mengorbankan parkiran kendaraan untuk membuat kolam renang jika tidak ada lokasi parker lainnya.
Jadi kesimpulannya, basement yang ingin dijadikan lokasi kolam renang benar-benar diperuntukkan untuk membuat fasilitas ini dan cukup untuk instalasi kelengkaoannya.
2. Pastikan Ada Ventilasi
Kalau sebagai tempat kendaraan, mungkin ventilasi bukan hal utama yang harus ada di dalam basement. Tapi, jika mau membuat kolam renang, ini adalah syarat mutlak yang perlu dipenuhi.
Kendaraan adalah benda mati yang tidak bernafas. Dengan begitu, udara bukan jadi persyaratan membuat sebuah ruangan.
Namun di kolam renang, nada sekeluarga bersama sahabat, rekan, dan teman lainnya akan berkumpul di sini. Bagaimana jadinya jika tidak ada udara yang bersirkulasi?
3. Waterproofing Ruangan
Sama seperti lokasi kolam renang indoor lainnya, penempatan di basement berarti anda membutuhkan lapisan waterproofing untuk ruangannya.
Kolam renang sendiri sudah memiliki lapisan waterproofing yang cukup menahan agar tidak jadi kerusakan pada tingkat struktur.
Namun, cipratan air kolam renang yang bisa saja mengenai dinding basement akal mempengaruhi cat. Jika terlalu lama bahkan bisa merembes hingga tingkat struktur.
Kalau sudah begitu, bukan hanya merusak, namun juga bahaya bagi keselamatan anda sekeluarga. Struktur bangunan rumah yang rusak membuatnya tak mampu menampung beban di atasnya.
Tips Membuat Kolam Renang Basement
Biar lebih mudah dipahami, kami akan berikan bebrapa tips yang bisa dilakukan ketika membuat kolam renang basement.
1. Gunakan Lapisan Finsihing yang Bagus
Ada banyak lapisan finishing kolam renang yang bisa anda gunakan. Namun, karena ini merupakan kolam renang indoor yang punya potensi kebocoran lebih tinggi, sebaiknya gunakan yang terbaik.
Di Dimulti Pool, kami selaku menyarankan menggunakan mozaik sebagai lapisan finishing kolam renang. Ini jauh lebih tahan lama dan tidak mudah retak seperti keramik.
2. Berikan Pencahayaan yang Baik
Pencahayaan yang baik akan membuat kolam renang lebih indah. Namun yang lebih penitng, kolam renang basement anda akan jauh lebih aman.
3. Berikan Ruang Tambahan
Ini akan digunakan untuk penyaringan, dehumidifier dan unit penanganan udara serta pemanas. Selain itu, juga bisa untuk penyimpanan perlatan perawatan kolam renang.
4. Posisi Akses Masuk Tangga Konstruksi
Jika anda menggunakan tangga konstruksi, sebaiknya jangan diposisikan berhadapan dengan inlet fitting. Air akan menumpuk di tangga dan distribusi chemical perawatan tidak akan merata.
Kesimpulan
Jika anda mempertimbangkan untuk memasang kolam renang di basement, pastikan untuk berkonsultasi dengan kontraktor kolam renang profesional dan berpengalaman yang tidak akan mengambil jalan pintas.
Kontraktor akan tahu seberapa jauh untuk menggali dengan aman dan apakah langit-langit perlu dinaikkan atau tidak untuk menyelesaikan proyek tersebut.
Ikuti tips yang kami berikan di atas agar proyek pembuatan kolam renang basement di rumah anda berjalan lancar dengan hasil yang memuaskan.











