Saat ingin membuatnya, jangan lupakan layout waterpark. Tapi jangan salah, layout berbeda dengan desain, lho, ya!
Layout waterpark sangat penting agar anda mengetahui apa saja yang akan ada di dalam taman air tersebut. Selain itu, dengan layout yang tepat, waterpark akan memastikan pengunjung aman dan nyaman.
Di sini kita akan bahas tiga jenis layout waterpark dasar yang bisa anda gunakan.
Baca Juga
Sebagai kontraktor kolam renang, Dimulti Pool juga menyediakan jasa pembuatan desain kolam renang, termasuk layouting dalam pembuatan waterpark.
Namun, selain layout waterpark, di sini kita juga akan bahas tips desain hingga bagimana membuat waterpark yang aman buat pengunjung.
Daftar Isi
Apa Itu Waterpark?
Jangan cepat-cepat beranjak dulu. Anda juga perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan waterpark sebelum menentukan desain seperti apa yang efektif.
Seperti namanya, waterpark adalah taman hiburan yang berisikan berbagai wahana bermain air. Karena berhubungan dengan air, maka ada banyak jenis kolam renang di dalamnya.
Berbagai kolam renang tersebut di antaranya kolam arus, kolam ombak, hingga kolam air panas.
Namun, tidak lengkap jika disebut dengan tamana tanpa ada wahana untuk bermain seperti berbagai jenis dan ukuran perosotan.
Pengertian Layout
Sebelum memulai, anda harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan layout.
Layout sendiri sangat familiar di telinga anak desain grafis. Dalam membuat kolam renang, kami juga memiliki desainer yang memahami tentang hal ini dan itu penting!
Layout adalah tata letak, rancangan atau susunan dari berbagai elemen yang sengaja ditempatkan dalam satu bidang.
Layout juga bisa disebut sebagai elemen dasar dari sebuah desain karena salah satu kunci dari keberhasilan sebuah desain adalah layout atau tata letak elemen desainnya.
Lalu, apa bedanya layout dengan desain?
Desain mencakup seluruh fasilitas, dengan semua pertimbangan yang dibahas pada pengembangan konsep.
Sementara itu, layout melibatkan pertimbangan setiap unit kecil atau ruang kerja di sebuah fasilitas.
Jenis Layout Waterpark
Sebelum membuat layout waterpark, ada baiknya anda menentukan terlebih dahulu wahana apa saja yang ingin anda letakkan di waterpark.
Layout kemudian dikembangkan di mana anda mulai menganalisis bagaimana pengunjung akan, perjalanan mereka dari satu wahana ke wahana lainnya dan dari pintu masuk ke pintu keluar, dan seterusnya.
Dengan begitu, dalam menentukan layout waterpark, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah ruang gerak para pengunjung.
1. Spine
Layout waterpark ini terdiri dari satu jalur utama yang lebar dan membentang di tengah area waterpark. Jalur ini menghubungkan semua wahana dalam garis lurus di kedua sisi jalur.
Anda bisa membuat berbagai cabang jalur untuk menuju wahana. Meski begitu, dengan layout seperti ini, sebagian besar fasilitas besar terletak di jalur utama yang berada di tengah.
2. Radial
Ini adalah tata letak seperti roda dengan inti pusat dan beberapa jalur yang bercabang ke arah wahana. Hal ini memungkinkan aliran multi-arah dan crossover dalam sirkulasi pengunjung.
3. Loop
Seperti layout spine, tipe ini terdiri dari satu jalur. Namun, dalam kasus ini, jalur tersebut membentuk sebuah lingkaran atau sirkuit yang pada akhirnya membawa pengunjung kembali ke titik di mana mereka memulai.
Tips Desain Waterpark
Setelah mengetahui bagaimana layout waterpark yang aman, kini saatnya anda buat desain. Begini tips yang kami sarankan.
1. Infrastruktur Bawah Tanah
Anda bingung dimana letak ruang mesin waterpark? Coba lihat di beberapa akses seperti terowongan yang ada di area tersebut. Biasanya, ruang mesin ada di sepanjang jalan ini.
Banyak waterpark menggabungkan terowongan bawah tanah dan area servis untuk sebagai akses sekaligus memudahkan pemeliharaan mesin waterpark.
Ini benar-benar akan memudahkan perawatan. Namun, hal ini membutuhkan perencanaan dan penggalian yang cermat.
2. Konstruksi Tingkat Permukaan
Berbagai wahana, jenis kolam renang, dan jalan setapak biasanya dibangun di permukaan tanah.
Sistem drainase yang tepat sangat penting untuk mencegah banjir dan memastikan keselamatan pengunjung.Karena itu, desain di sini benar-benar harus diperhatikan.
3. Struktur di Atas Tanah
Beberapa wahana waterpark, seperti seluncuran air yang ditinggikan, menara observasi, dan bangunan pendukung, dibangun di atas permukaan tanah.
Seorang desainer atau arsitektur waterpark dari kontraktor kolam renang profesional pastinya harus memastikan integritas dan keamanan struktur sebagai prioritas.
4. Aksesibilitas
Terakhir, anda benar-benar harus memastikan aksesibilitas antar wahana di waterpark benar-benar aman dan nyaman digunakan setiap kelompok pengunjung.
Mengelola ketinggian akses ini juga akan memastikan keamanan anak kecil sekaligus penyandang disabilitas.
Anda bisa mendesainnya dengan jalur yang landai, menambahkan beberapa lift di beberapa titik, serta akomodasi lainnya.
Tips Pembuatan Waterpark
Sekarang anda sudah benar-benar bisa memulai konstruksi waterpark setelah mengetahui abgiaman layout waterpark dan desain yang sesuai.
1. Desain Wahana untuk Kelompok Usia Tertentu
Waterpark secara umum didesain sebagai taman rekreasi keluarga. Mulai dari anak kecil hingga kakek nenek bisa menikmati bermain air di sini.
Namun, anda perlu mempetimbangkan membuat beberapa wahana yang cocok untuk kelompok usia tertentu.
Misalnya, anda bisa membuat kolam ombak dengan target market untuk remaja dan orang dewasa, taman air dengan ember tumpah untuk anak-anak, dan kolam air hangat untuk orang tua.
2. Pastikan Semua Wahana Terpantau Penjaga
Di setiap wahana waterpark membutuhkan minimal satu orang penjaga. Yang paling penting, setiap wahana harus terlihat oleh mereka, begitupun sebaliknya.
Misalnya, banyak tikungan dan terowongan di kolam arus membutuhkan lebih banyak staf. Seluncuran yang berakhir di kolam memiliki lebih banyak staf daripada seluncuran yang habis.
3. Jangan Lupa Buat Tempat Istirahat
Bermain di waterpark memang sangat menyenangkan. Terkadang kita malah tidak kenal waktu dan pastinya sangat melelahkan.
Karena itu, jangan lupa buat tempat istirahat yang mumpuni yang bisa dimanfaatkan berbagai kategori pengunjung.
4. Sisakan Ruang untuk Pembangunan
Sebagai seorang pengusaha, tentunya kita ingin bisnis kita terus tumbuh. Karena itu, sisakan lahan untuk pengembangan di masa depan.
Mengapa ini penting? Yang pertama adalah terkait perencanaan bisnis. Tak perlu ingin mencakup semua pasar. Target pasar spesifik yang bisa membuat bisnis waterpark anda terus bertumbuh.
Rekomendasi Wahana di Waterpark
Setelah menentukan tata letak atau layout waterpark, kami juga akan memberikan beberapa rekomendasi wahana yang bisa anda pasang.
1. Kolam Arus
Ini adalah wahana yang menyenangkan yang bisa digunakan baik orang dewasa maupun anak kecil. Kolam ini terdiri dari satu jalur yang melingkar dengan air yang mengalir.
Air yang mengalir layaknya arus ini berkat peran jet pompa yang dipasang di beberapa titik kolam tersebut.
2. Kolam Ombak
Ini juga jadi salah satu wahana yang paling banyak dikunjungi. Anda bisa merasakan sensasi layaknya terombang-ambing di pantai.
Jangan lupa sertakan ban supaya pengalaman berada di wahana ini maki menyenangkan!
3. Water Slide
Seperti namanya, ini adalah wahana yang tidak fokus pada aktivitas di kolam renang, melainkan pada perosotannya.
Sebuah seluncuran besar akan dipasang. Ujung seluncuran tersebut mengarah ke kolam renang. Karena anda kana meluncur dengan kecepatan tinggi, pastikan ukuran kolam juga memadai.
4. Taman Air
Terakhir ada taman air yang cocok buat anak-anak. Da berbagai jenis fitur di sini seperti perosotan, ember tumpah, dan lainnya.
Penutup
Itulah penjelasan tentang layout waterpark serta rekomendasi dan tips yang bisa anda lakukan ketika membuat wahana ini.
Yang perlu diingat, anda perlu menggunakan jasa kontraktor kolam renang yang berpengalaman membuat wahana waterpark seperti Dimulti Pool.
Jika anda ingin menggunakan jasa kami, segera hubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.











