Membuat Kolam Plunge Pool, Ini Ukuran Hingga Fitur yang Bisa Digunakan

Fakhri Adzhar

Ini menentukan ukuran kolam plunge pool yang tepat.

Kalau anda punya lahan yang terbatas tapi ingin punya kolam renang, salah satunya adalah membuat kolam plunge pool.

Sudah bisa diprediksi bukan bagaimana ukuran kolam renang ini? Yup, betul. Ini adalah kolam ukuran mini yang sekilas terlihat seperti bak mandi.

Tenang saja, disini kami akan berikan rekomendasi ukuran yang tepat dan ideal dari salah satu jenis kolam renang ini agar anda bisa merasakan manfaatnya secara optimal.

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika membuatnya. Jadi, pastikan baca artikel ini sampai habis.

Pengertian Kolam Plunge Pool

Kolam renang plunge pool adalah kolam renang kecil yang hemat ruang dan cocok untuk lahan terbatas. 

Pada initnya, ini adalah jenis kolam renang yang sama pada umumnya. Namun, nampak kedalamannya “tidak ideal” jika dibandingkan dengan ukurannya.

Namun, ini sengaja dibuat karena memang fungsinya untuk berendam.

Fungsi

Seperti disebutkan sebelumnya, ini adalah kolam renang yang digunakan untuk berendam, merilis stres setelah seharian beraktivitas.

Namun, anda bisa berjalan-jalan mengelilingi kolam renang ini tanpa harus capek karena ukurannya yang kecil untuk mendapatkan manfaat olahraga.

Jangan salah, aktivitas berjalan ini juga akan bermanfaat buat tubuh, terutama untuk melatih otot-otot yang tegang.

Selain itu, jika kedalamannya dibuat lebih dalam, anda bisa berlatih menyelam di sini. Karena ukurannya kecil, anda tidak perlu khawatir tidak bisa menjangkau pinggiran kolam untuk “menyelamatkan diri”.

Karakteristik

Kolam plunge pool memiliki beberapa karakteristik yang khas. Berikut beberapa di antaranya:

1. Ukuran

Kolam plunge pool lebih kecil dari kolam biasa dan memiliki fungsi yang berbeda. Kolam renang tipe plunge juga memiliki kedalaman yang seragam sehingga nyaman untuk berjalan di dalamnya dan juga menenggelamkan diri jika diinginkan.

2. Tujuan Pembuatan

Kolam plunge Pool dirancang untuk bersantai, bukan untuk berenang, menyelam, atau aktivitas air yang intens. Anda juga bisa menambahkan pemanas untuk relaksasi di dalamnya.

3. Desain

Kolam plunge pool bisa dibuat dengan berbagai bentuk, diantaranya melingkar, persegi panjang, atau oval.

Banyak pengguna yang memiliki kursi yang dibangun di samping. Kolam ini juga dapat memiliki fitur lain seperti tangga, pencahayaan, dan jet atau varijet.

4. Kolam Plunge Pool vs Kolam Renang Biasa

Kolam renang plunge lebih kecil dari kolam renang biasa dengan kedalaman yang seragam untuk berjalan dan bersantai.

Sementara itu, kolam renang biasa punya ukuran cukup besar. Biasanya dengan kedalaman yang lebih landai yang lebih cocok untuk permainan dan aktivitas lain. Jika cukup dalam, bisa untuk menyelam.

Ukuran Kolam Plunge Pool

Ketika berbicara tentang ukuran terbaik, tidak ada jawaban yang tepat karena semuanya tergantung pada kebutuhan spesifik anda.

Meski begitu, berdasarkan pengalaman kami, ukuran kolam plunge pool yang paling populer adalah 5 m x 3 m dan 6 m x 3 m.

Untuk kedalamannya, anda bisa memilih dua jenis, yakni yang rata atau konsisten (datar) serta kedalaman variasi (ada yang dangkal dan dalam).

Menentukan kedalaman kolam plunge pool tergantung pada panjang kolam. Untuk kedalaman variasi, kolam yang lebih panjang bisa memiliki kedalaman yang lebih dalam.

Sebagai contoh, kolam plunge pool dengan panjang 6 m dapat memiliki kedalaman hingga 1,85 m di ujung terdalam, sedangkan kolam rendam dengan panjang 4 m memiliki kedalaman 1,29 m.

Ukuran kolam renang yang anda pilih akan tergantung pada ruang yang tersedia dan juga cara menggunakannya.

Jika anda ingin anak-anak dapat melompat masuk, maka perlu memilih kolam renang dengan kedalaman yang lebih dalam.

Namun, untuk bermain permainan seperti bola voli atau permainan kejar-kejaran, kolam renang dengan kedalaman yang rata adalah pilihan yang tepat.

Perawatan yang Benar

Karena ukurannya yang lebih kecil, proses perawatan kolam renang plunge pool lebih effortless, mulai dari tenaga yang dikeluarkan hingga waktu yang dihabiskan.

Agar lebih jelas, berikut ini apa saja yang perlu anda lakukan untuk melakukan perawatan kolam renang plunge pool. 

1. Pembersihan Kotoran

Perawatan kolam renang plunge pool yang pertama adalah pembersihan mencakup menyaring kotoran yang ada di permukaan kolam renang serta melakukan vakum dan menyikat dinding kolam renang. 

Ambil kotoran yang menggenang di permukaan air kolam renang menggunakan leaf skimmer. Kotoran ini bisa jadi penyebab pertumbuhan ganggang hijau dan timbulnya noda. 

Selanjutnya lakukan vacuum kolam renang. Ini diperlukan untuk menyedot kotoran yang sudah tenggelam ke dasar kolam. 

Jika ada noda membandel di dinding kolam renang, anda bisa menyikatnya menggunakan pool brush. Jika kotoran tenggelam setelah disikat, lakukan vacuum lagi. 

2. Penggunaan Chemical

Chemical utama dalam perawatan kolam renang, yakni kaporit (klorin) masih jadi garda terdepan dalam perawatan kolam renang plunge pool ini. 

Berikan kaporit seminggu sekali dengan takaran yang disesuaikan dengan volume kolam renang anda. 

Selanjutnya, anda bisa menggunakan PAC untuk mengendapkan kotoran jika kolam renang mulai berwarna hijau. 

Anda bisa memberikan terusi untuk menciptakan efek air kolam renang berwarna biru yang menyegarkan sekaligus mencegah pertumbuhan ganggang hijau. 

Untuk menurunkan dan menaikkan pH, gunakan HCL dan Soda Ash yang sejauh ini jadi chemical paling efektif digunakan di kolam renang. 

3. Pengujian Kadar Air

Terakhir, jangan lupa uji kadar air kolam renang. Penggunaan chemical yang kami sebutkan di atas harus diatur dalam tingkat ideal untuk memastikan perenang aman dan nyaman. 

Dua parameter utama yang perlu dicek adalah kadar Klorin dalam kaporit serta kadar pH. Klorin kalau bisa tidak lebih dari 150 ppm. Sementara pH ideal air kolam renang berkisar 7,2 hingga 7,8. 

Klorin yang terlalu tinggi bisa membuat iritasi kulit dan sesak napas. Sementara jika terlalu rendah, fungsinya untuk mencegah pertumbuhan ganggang hijau akan berkurang. 

Sementara pH fungsinya menjaga agar air kolam renang nyaman digunakan. Jika terlalu rendah, bisa menyebabkan sakit mata. Sementara terlalu tinggi bisa membuat sesak napas dan mudah jadi tempat pertumbuhan mikroorganisme. 

4. Jaga Ketinggian Air

Yang perlu anda ketahui adalah setiap air kolam renang akan mengalami penguapan, terutama jika berada di luar ruangan.

Matahari akan mengangkat air dari kolam renang dan akan menurunkannya kembali sebagai hujan.

Karena itu, sudah bisa dipastikan air kolam renang pasti berkurang, terutama jika anda berada di lokasi yang iklimnya cukup panas.

Di sisi lain, fungsi plunge pool untuk berendam di tengah teriknya cuaca matahari tersebut bisa terganggu jika ketinggian air tidak memadai.

Jika air berkurang 10 hingga 20 cm saja, anda perlu sedikit berjongkok ketika masuk ke dalam kolam renang plunge pool. Selain tidak efektif, ini akan membuat kaki anda pegal.

Karena itu, kami sarankan anda memasang alat pendeteksi ketinggian air dan jaga tetap ideal.

Jika terjadi pengurangan ketinggian air karena penguapan atau setelah melakukan backwash dan rinse, segera isi airnya kembali.

Jangan lupa untuk memeriksa kadar air kolam renang plunge pool dan seimbangkan kembali jika terjadi perubahan (biasanya pasti berubah).

Fitur Tambahan

Ukuran yang mungil bukan berarti kolam plunge pool bakal sepi. Ada beberapa fitur yang bisa anda integrasikan ke dalam sistem kolam renang ini.

1. Pemanas

Kolam renang kecil biasanya dibuat untuk beberapa orang untuk duduk dan bersantai. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai kolam air panas di musim dingin jika terhubung ke pemanas kolam.

Karena ukurannya yang lebih kecil, akan jauh lebih murah untuk memanaskannya hingga mencapai suhu yang diinginkan daripada kolam renang biasa.

2. Jet Spa

Masih kurang menggunakan pemanas? anda bisa menambahkan fitur jet spa atau varijet dengan sistem pemanas.

Jet spa menciptakan aliran air yang menenangkan dan terapeutik, yang dapat memberikan efek pijatan yang menenangkan pada tubuh.

Tekanan lembut dari jet dapat membantu meringankan ketegangan otot, melancarkan peredaran darah, dan mengurangi stres, sehingga membuat pengalaman berendam di kolam renang Anda menjadi lebih menyegarkan.

3. Swim Jet

Keterbatasan ukuran bukan berarti anda tidak bisa berenang di kolam Plunge Pool. Salah satu cara mengatasi kekurangan ini adalah menggunakan swim jet.

Seperti namanya, swim jet akan mengalirkan air dengan tekanan yang besar yang cukup untuk mendorong tubuh anda.

Dengan berenang melawan arus swim jet, anda bisa merasakan manfaat berenang seperti pada kolam renang biasa.

4. Fitur Air

Anda dapat menggunakan aksesoris di kolam plunge pool seperti yang terdapat di kolam renang biasa seperti air mancur dan seluncuran air.

Karena adanya aksesoris tambahan, kolam ini akan memiliki biaya yang lebih tinggi ketika membuatnya. Jadi, pertimbangkan baik-baik.

Selain itu, semakin banyak aksesoris, maka membutuhkan lebih banyak bahan kimia untuk perawatannya.

Fitur dan Fasilitas Plunge Indoor

Karena ukuran kolam renang ini kecil biasanya juga lebih cocok diletakkan di dalam ruangan.

Namun ada beberapa fitur yang bisa anda pertimbangkan selain yang disebutkan di poin di dtas untuk ditambahkan.

1. Area Bilas

Kami selalu menyarankan membuat area bilas di kolam renang indoor. Ini untuk menjaga kebersihkan kolam itu sendiri.

Dengan membuat area bilas, anda bisa meminimalisir masalah dan resiko membuat kolam renang indoor. Untuk mengatasi kelembaban saja sudah pusing, jangan ditambah yang lain.

2. Akses Masuk

Untuk memudahkan keluar dan masuk ke kolam, anda juga bisa menambahkan akses masuk di kolam plunge pool seperti tangga stainless steel.

Anda pasti bertanya, apa gunanya tangga di kolam kecil seperti ini?

Perlu diingat, air adalah lingkungan yang jarang kita singgahi. Jadi, tubuh kita tetap akan beradaptasi ketika masuk ke dalamnya. Dan dalam proses adaptasi tersebut, hal apapun bisa terjadi, termasuk kram dan sebagainya.

Adanya tangga kolam bisa membantu meminimalisir bahaya yang lebih parah dengan kejadian tersebut.

3. Pencahayaan

Pencahayaan akan terus masuk dalam fitur yang wajib ada di berbagai jenis kolam renang indoor, termasuk di kolam plunge pool indoor.

Keamanan adalah alasan utama menggunakan fitur ini. Selain itu, berendam gelap-gelapan kami pikir bukan ide yang baik.

Plunge Pool vs Kolam Renang Biasa

Untuk menentukan mana jenis kolam renang yang terbaik diantara keduanya, setidaknya ada empat parameter yang perlu dipertimbangkan.

Keempatnya antara lain tergantung dengan kebutuhan spesifik anda, berapa perkiraan banyak orang yang akan menggunakan, ketersediaan lahan, serta budget yang anda anggarkan.

Masalah budget, yang perlu diingat adalah semakin besar kolam renang maka semakin mahal. Selain itu, banyaknya fitur yang digunakan juga akan mempengaruhi pengeluaran anda.

Yang terpenting, karena dua jenis ini berbeda, tergantung bagaimana cara anda memanfaatkan kolam renang tersebut. Jadi, pilih dengan bijak.

Plunge Pool vs Lap Pool

Sebenarnya, dua jenis kolam renang ini sangat berbeda, mulai dari ukuran hingga kegunaannya. Jadi, ini akan tergantung pada preferensi anda.

Sama seperti perbandingan dengan kolam renang biasa, untuk menentukan mana jenis kolam renang yang terbaik diantara plunge dan Lap Pool, setidaknya ada empat parameter yang perlu dipertimbangkan.

Keempatnya antara lain tergantung dengan kebutuhan spesifik anda, berapa perkiraan banyak orang yang akan menggunakan, ketersediaan lahan, serta budget yang anda anggarkan.

Plunge Pool vs Jacuzzi

Karena plunge dan Jacuzzi adalah dua jenis kolam renang kecil dan punya banyak kemiripan, kita akan bahas sedikit panjang perbandingan keduanya dalam poin ini.

1. Kedalaman & Ukuran

Salah satu perbedaan plunge pool vs jacuzzi yang utama adalah kedalaman dan ukurannya.  Plunge pool lebih dalam dari Jacuzzi karena memang diperuntukkan untuk bergerak dan berendam.

Kedalaman rata-rata plunge pool berkisar antara 1,2 m hingga 1,8, sama seperti kolam renang standar rumahan. Sementara itu, kedalaman jacuzzi rata-rata berkisar antara 0,7 m hingga 1 m.

Plunge pool juga lebih besar daripada jacuzzi karena dapat menampung lebih banyak orang sekaligus.

Ukuran rata-rata plunge pool berkisar antara 4m x 2m hingga 7m x 4m. Sedangkan ukuran rata-rata jacuzzi berkisar antara 2 m x 2 m hingga 2,5m x 2,5m.

2. Suhu Air

Perbedaan utama lainnya antara plunge pool dan jacuzzi adalah suhu airnya. Plunge pool memiliki air yang lebih dingin daripada jacuzzi karena tidak dipanaskan oleh sumber eksternal.

Mereka mengandalkan faktor alami seperti sinar matahari, keteduhan, angin, dan suhu lingkungan untuk menentukan suhu airnya.

Suhu air rata-rata plunge pool berkisar antara 15°C hingga 25°C, suhu yang sama pada kolam renang umumnya. Sedangkan suhu air rata-rata jacuzzi berkisar antara 37°C hingga 40°C.

Plunge pool memiliki suhu air yang lebih rendah daripada kolam air panas karena plunge pool lebih ditujukan untuk mendinginkan tubuh daripada menghangatkan tubuh.

3. Manfaat Kesehatan

Baik Plunge Pool maupun Jacuzzi memiliki beberapa manfaat kesehatan, tetapi keduanya berbeda dalam hal efeknya pada tubuh.

Plunge Pool memiliki air yang lebih dingin daripada kolam air panas, yang dapat menstimulasi sirkulasi darah, mengurangi stres, memberikan olahraga ringan, dan membantu pemulihan cedera.

Kolam ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh dengan memaparkannya pada tekanan dingin.

Namun, jenis kolam renang ini tidak cocok untuk orang dengan kondisi jantung atau tekanan darah tinggi, karena dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba dan peningkatan detak jantung yang cepat.

Jacuzzi memiliki air yang lebih hangat, dan sudah menjadi rahasia umum bahwa hal ini dapat mengendurkan otot, meringankan rasa sakit, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kualitas tidur.

Kolam ini juga dapat memberikan hidroterapi dengan menggunakan jet untuk memijat area tubuh tertentu.

Namun, Jacuzzi tidak dianjurkan untuk orang dengan infeksi atau kondisi kulit, karena dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dan memperburuk gejala.

Jacuzzi juga tidak disarankan untuk wanita hamil atau penderita diabetes, karena dapat meningkatkan suhu tubuh dan mempengaruhi kadar gula darah.

4. Lokasi Pembuatan

Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih antara plunge pool dan Jacuzzi adalah di mana anda ingin membuatnya.

Plunge Pool biasanya lebih besar dari kolam air panas. Kolam ini juga membutuhkan pondasi yang kuat dan sambungan pipa, serta penggalian, seperti kolam pada umumnya.

Pun begitu dengan Jacuzzi. Namun, jenis kolam renang ini lebih kecil sehingga anda bisa lebih leluasa sola ketersediaan lahan.

5. Perawatan

Karena Jacuzzi menggunakan pemanas dan varijet, tentunya membutuhkan perhatian lebih soal perawatannya.

Sementara itu, plunge pool membutuhkan lebih sedikit perawatan daripada kolam air panas karena memiliki fitur yang lebih sederhana dan lebih sedikit komponen yang dapat rusak atau tidak berfungsi.

Jenis kolam renang ini hanya membutuhkan pembersihan, penambahan chemical seperti kaporit untuk sanitasi, dan pengujian kadar air secara berkala untuk menjaga air tetap jernih dan aman.

Penutup

Kolam Plunge Pool memang punya ukuran yang jauh lebih kecil ketimbang kolam renang. Namun, anda bisa memanfaatkan ukuran kolam yang mungil untuk mendapat berbagai manfaat.

Dengan menilai ruang yang tersedia dengan cermat, memahami kebutuhan, dan mengeksplorasi pilihan berbagai fitur, anda bisa memilih ukuran kolam plunge pool yang tepat.

Yang jelas, pembuatannya harus dilakukan oleh kontraktor kolam renang profesional yang berpengalaman seperti Dimulti Pool agar hasilnya maksimal.

Jadi, jika anda ingin membuat kolam plunge pool, jangan ragu menghubungi kami di Nomor WhatsApp 0811 1380 5662 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

FAQ

Hal-hal yang sering ditanyakan terkait Kolam Plunge Pool

Berapa Harga Pembuatan Kolam Plunge Pool?

Di Dimulti Pool, untuk pembuatan kolam renang jenis apapun dibedakan berdasarkan jenis sirkulasi yang digunakan, yakni semi overflow dan full overflow.

Untuk Sistem Sirkulasi Full Overflow harganya 3,95jt/m2. Sementera semi overflow, harganya 3,5jt/m2. Harga ini sudah termasuk pembuatan gutter kolam renang, namun belum termasuk pembuatan ruang mesin dan ruang balancing tank. Untuk kolam skimmer, harganya 2,9jt/m2.

Apakah Kolam Plunge Pool Perlu Divacuum?

Karena sebenanrnya ini adalah kolam renang konvensional yang diperkecil, perawatannya sama saja seperti kolam pada umumnya, termasuk diperlukan vacuum.

Dimana Lokasi Pembuatan yang Ideal?

Karena ukurannya yang kecil, anda bisa meletakkan kolam renang ini dimanapun, baik di luar maupun dalam ruangan. Bahkan bisa juga di rooftop jika kondisi bangunan memungkinkan.

Apakah Kolam Plunge Pool Bisa Jadi Jacuzzi?

Sebenarnya secara fungsi dan fitur, dua kolam renang ini berbeda. Namun, jika anda mau mengubah kolam plunge pool jadi jacuzzi bisa saja. Yang diperlukan adalah penambahan pemanas dan varijet serta langkan duduk jika dibutuhkan.

Masih punya pertanyaan?

Jika masih memiliki pertanyaan seputar Kolam Plunge Pool, silahkan tinggalkan komentar atau klik tombol di bawah ini untuk menghubungi kami.
Contact Us

Popular Post

obat kolam renang

Chemical

Mengenal Obat Kolam Renang: Jenis, Kegunaan, dan Harga

Kali ini kita akan membahas sesuatu yang masih berhubungan dengan kolam renang, yaitu obat kolam renang. Simak penjelasannya.

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Panduan Perawatan

Cara Ampuh Mengatasi Air Kolam Renang Yang Berwarna Hijau

Air merupakan salah satu komponen yang terpenting dalam kolam renang. Tanpa adanya air, kolam renang tentu tidak akan bisa digunakan ...

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Panduan Pembuatan

Pengoperasian Filter Kolam Renang Yang Baik dan Benar

Baik atau tidaknya kualitas air pada suatu kolam renang tidak terlepas dari performa filter yang dipakai oleh kolam renang itu ...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.